FOLLOW US:


Gareth Bale, Batal Fantastis karena Gagal Fokus

06-01-2020 04:00

 | Richard Andreas

Gareth Bale, Batal Fantastis karena Gagal Fokus
Winger Real Madrid asal Wales, Gareth Bale © AP Photo

Bola.net - Gareth Bale belum juga memenuhi tugasnya sebagai penerus Cristiano Ronaldo. Bale terkadang bisa tampil luar biasa dan jadi penentu kemenangan Real Madrid, tapi pada kesempatan lain dia tampil buruk.

Bale sempat masuk daftar jual Madrid musim panas lalu, tapi pada akhirnya dia tetap bertahan dan kembali dipercaya Zinedine Zidane. Meski kemampuannya luar biasa, Bale terkadang kalah bersaing dengan pemain muda seperti Rodrygo Goes dan Vinicius Junior.

Kesulitan Bale ini dikomentari oleh mantan pelatih Los Blancos, Fabio Capello. Menurutnya, Bale yang sekarang sudah tidak lagi memprioritaskan sepak bola. Ada hal-hal lain yang mengganggu fokus Bale.

Apa kata Capello? Baca selengkapnya di bawah ini ya, Bolaneters!

1 dari 2

Potensial, tapi...

Menurut Capello, Bale adalah salah satu pemain yang menyia-nyiakan bakatnya begitu saja. Bale seharusnya bisa jadi pemain terbaik, menyamai level Ronaldo, tapi kesempatan itu sirna karena ulahnya sendiri.

"Bale berpotensi jadi pemain fantastis. Kesan saya adalah sepak bola tidak lagi jadi prioritasnya dalam hidup," ujar Capello kepada Mail via Goal internasional.

"Bagi saya, Bale tampak seperti pemain yang tidak fokus -- saya sangat menyukai dia, dia kuat dan cepat, sempurna untuk sepak bola modern."

"Namun, jika Anda ingin jadi juara saat ini, Anda harus memberikan 100 persen perhatian dan hanya fokus pada kehidupan olahraga Anda," imbuhhnya.

2 dari 2

Sempat Kesulitan

Kegagalan Bale itu tentu berdampak buruk pada Madrid. Usai ditinggal Ronaldo, El Real sempat terpuruk begitu dalam dan baru bisa bangkit dewasa ini berkat sentuhan Zinedine Zidane.

"Cristiano fundamental bagi setiap tim [yang pernah dia bela]," sambung Capello yang pernah menangani Madrid dua kali.

"Real Madrid menderita usai kepergiannya dan meski Benzema mengisi posisi tersebut, mereka kehilangan pemimpin mental dan teknis," pungkasnya.

Biar begitu, dewasa ini Madrid mulai mentas dari kesulitan tersebut dengan kerja sama tim, tidak hanya satu bintang.

Sumber: Goal