FOLLOW US:


Guti Hernandez Meniti Karir menjadi Pelatih Real Madrid

05-04-2019 11:51
Guti Hernandez Meniti Karir menjadi Pelatih Real Madrid
Guti © THFC

Bola.net - Sebelum akhirnya menunjuk Santiago Solari sebagai pelatih interim [kemudian jadi pelatih kepala dan dipecat], Real Madrid sempat disebut mendekati Guti. Dia akan diplot untuk jadi pengganti Julen Lopetegui.

Guti tentu bukan sosok yang biasa hingga bisa masuk dalam daftar calon pelatih Real Madrid. Dia punya jejak karir yang kuat di Real Madrid. Lebih dari pemain, Guti adalah legenda Real Madrid.

Real Madrid sudah dibela oleh Guti sejak di level junior. Dia kemudian masuk tim utama pada tahun 1995, meraih banyak gelar, menjadi kapten dan kemudian pindah. Guti berpisah dengan Madrid untuk pindah ke Besiktas.

Nah, Guti kini sedang menjalani karir sebagai pelatih dan bermimpi jadi pelatih Real Madrid di masa depan. Simak cerita lengkapnya di bawah ini ya Bolaneters.

1 dari 2

Mimpi jadi Pelatih Real Madrid

Guti pensiun dari karir sebagai pemain profesional pada tahun 2011, klub terakhir yang dibelanya adalah Besiktas. Dua tahun berselang, Guti jadi pelatih. Dia melatih Real Madrid junior. Tempat dia memulai karir sebagai pemain.

Pada tahun 2018, Guti mendapatkan sebuah tantangan baru. Dia menjadi asisten pelatih Besikta. Pria berusia 42 tahun tersebut menjadi tangan kanan Senol Gunes di Besiktas. Dari sini, Guti memulai mimpi menjadi pelatih Real Madrid.

"Tentu saja [saya ingin menjadi pelatih Real Madrid]," ucap Guti pada Marca.

"Saya selalu mengatakannya. Duduk di bench Real Madrid adalah mimpi besar saya, seperti saat menjadi pemain. Sangat penting bagi saya untuk berada di sana suatu hari nanti," sambung eks timnas Spanyol.

"Saya tahu, bahwa saya harus mencapai banyak hal untuk berada di sana, tapi saja juga melakukan hal sama sebagai pemain. Saya tidak takut dengan hal itu," tandas Guti.

2 dari 2

Tak Mau Buru-buru

Meskipun secara terbuka mengakui jika dia ingin menjadi pelatih Real Madrid, Guti juga tidak ingin buru-buru pulang ke Bernabeu. Dia menyadari masih ada banyak langkah yang perlu dia buat untuk mematangkan kemampuannya sebagai pelatih.

"Saya senang dengan langkah yang saya buat. Sekarang saya harus melewati satu tahap final, untuk menjadi pelatih kepala sebuah tim profesional. Saya menunggu ini, penuh semangat, dengan antusiasme yang besar dan saya harap itu akan terjadi pada musim panas ini," papar Guti.

"Saya harus beradaptasi dengan pemain yang sama miliki. Tapi, terkait gaya bermain yang saya inginkan, saya akan senang melihat pemain bergerak seperti apa yang dulu juga saya lakukan," tutup Guti.