
Bola.net - Manajer Barcelona, Hansi Flick, akhirnya menanggapi pengakuan kontroversial Xavi Hernandez soal proses pemecatannya. Flick memilih bersikap diplomatis untuk meredam gejolak internal klub yang sedang memanas.
Situasi ini memuncak setelah Xavi membeberkan bahwa Flick sempat meminta maaf secara pribadi kepadanya. Xavi mengklaim manajemen Barcelona melarang Flick bicara jujur saat proses negosiasi berlangsung di belakang punggungnya.
Menjelang laga krusial Liga Champions melawan Newcastle United, Flick dihujani pertanyaan tajam mengenai pengakuan pendahulunya itu. Namun, pelatih asal Jerman ini tampak sangat tenang dalam menghadapi cecaran awak media.
Flick menegaskan bahwa dirinya tidak ingin terseret dalam pusaran drama yang melibatkan Joan Laporta. Ia lebih memilih menjaga profesionalitas dan fokus penuh pada performa tim di lapangan hijau.
Rahasia di Balik Pertemuan Pribadi

Hansi Flick tidak membantah adanya pertemuan personal dengan Xavi Hernandez saat dirinya baru tiba di Spanyol. Namun, ia secara tegas menolak untuk membedah isi pembicaraan tersebut ke ruang publik.
Bagi Flick, apa yang dibicarakan sesama kolega pelatih adalah hal yang sakral dan bersifat sangat rahasia. Ia tidak ingin momentum penting Barcelona di Eropa terganggu oleh urusan di luar teknis permainan.
"Saya tahu kebenarannya dan saya akan menyimpannya sendiri," ujar Hansi Flick.
"Saya tidak akan mengatakannya di sini," tegasnya.
Profesionalitas di Tengah Badai Politik
Hubungan antara Flick dan Xavi dipastikan tetap harmonis meski ada bayang-bayang ketegangan dengan pihak manajemen. Flick mengibaratkan percakapannya dengan Xavi seperti obrolan privat dengan anggota keluarga sendiri.
Ia merasa tidak perlu memberikan klarifikasi tambahan yang hanya akan menambah kegaduhan di media massa. Fokus utamanya saat ini hanyalah membawa Blaugrana meraih hasil maksimal di St James' Park.
"Dengan Xavi kami adalah kolega profesional dan kami memiliki hubungan baik," tuturnya.
"Saya mengunjunginya, kami bertemu saat saya tiba, tapi itu adalah sesuatu yang pribadi," jelas Hansi Flick.
Menepis Gangguan Pemilihan Presiden
Waktu munculnya wawancara Xavi dianggap sengaja untuk menggoyang elektabilitas Joan Laporta menjelang pemilihan presiden. Flick pun ditanya apakah waktu pernyataan Xavi tersebut merugikan stabilitas skuad yang sedang berjuang.
Alih-alih menyalahkan Xavi, mantan pelatih Bayern Munchen ini justru memberikan jawaban yang sangat netral. Ia menyerahkan sepenuhnya penilaian tersebut kepada sang ikon Catalan yang melontarkan pernyataan tersebut.
"Dialah yang harus mengatakannya, bukan saya," ucap Hansi Flick.
Flick seolah ingin menjaga jarak aman dari konflik kepentingan antara kubu Laporta dan para pesaingnya. Baginya, tugas utama pelatih adalah menjaga mentalitas pemain agar tetap militan di setiap pertandingan.
Sinergi Kuat dengan Deco dan La Masia
Di tengah isu perombakan manajemen, Flick justru memberikan pujian tinggi untuk kinerja Direktur Olahraga, Deco. Ia merasa sangat nyaman bekerja sama dengan Bojan Krkic dalam membangun fondasi masa depan klub.
Kolaborasi mereka tidak hanya fokus pada tim utama, tetapi juga memantau talenta muda dari La Masia. Nama-nama seperti Marc Casado dan Marc Bernal menjadi bukti nyata keberhasilan sinergi internal tersebut.
"Kami semua menjadi satu. Kami telah menciptakan sebuah tim untuk masa depan," pungkas Hansi Flick.
Advertisement
Berita Terkait
-
Tim Nasional 10 Juni 2026 09:06Elkan Baggott, Pejuang di Lini Belakang Timnas Indonesia
LATEST UPDATE
-
Tim Nasional 10 Juni 2026 09:06Elkan Baggott, Pejuang di Lini Belakang Timnas Indonesia
BERITA LAINNYA
SOROT
-
Liputan6 10 Juni 2026 09:32Hasil Survei DEN: Tiap Dapur MBG Libatkan 3 Pemasok UMKM Lokal
-
Liputan6 10 Juni 2026 08:41Office Boy pada Pusaran Kasus Korupsi Silmy Karim Cs dan Muara Enim
-
Liputan6 10 Juni 2026 08:04Fee Proyek yang Banyak Menjerat Kepala Daerah
-
Liputan6 10 Juni 2026 07:56Wamenlu: Penyerahan Surat Kepercayaan Dubes Tradisi Diplomatik
-
Liputan6 10 Juni 2026 06:51Unggahan Viral Buka Jalan Pengungkapan Kasus Anak di Sukabumi
MOST VIEWED
Langkah Senyap Joan Laporta Kirim Tangan Kanan ke Como Demi Amankan Cesc Fabregas
Koar-koar Florentino Perez Usai Menang Pemilu Real Madrid: Jose Mourinho is Back!
Diincar Real Madrid, Josko Gvardiol Mulai Tergoda Tinggalkan Man City
Real Madrid Masuk dalam Tahap Lanjut untuk Rekrut Gelandang Juara Dunia
HIGHLIGHT
Chelsea Era Baru: 5 Bintang yang Bisa Bersinar di ...
Masa Depan Marcus Rashford Menggantung! 5 Klub Ini...
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tingga...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...
















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5511551/original/045597200_1771912531-SPPG.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8069662/original/009527200_1780914673-5.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8147298/original/058961000_1781000251-6.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8194599/original/076894700_1781052604-Presiden_Prabowo_Terima_Surat_Kepercayaan_dari_9_Duta_Besar_Negara_Sahabat1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/826788/original/068129800_1538825965-002716100_1426131106-1842092shutterstock-175158260780x390__1_.jpg)
