
Bola.net - Barcelona menutup tahun 2025 dengan pesan kuat lewat kemenangan 2-0 di kandang Villarreal. Hasil ini bukan sekadar tambahan tiga poin, melainkan pengukuhan posisi puncak klasemen La Liga/Liga Spanyol.
Barcelona datang ke La Ceramica dengan beban rekor tuan rumah yang hampir sempurna sepanjang musim. Akan tetapi, pendekatan tenang dan terukur membuat laga berjalan sesuai rencana tim tamu.
Barcelona tidak hanya menang, tetapi juga mematahkan rangkaian statistik impresif yang telah bertahan berbulan-bulan. Namun, yang paling menonjol adalah cara kemenangan itu diraih tanpa kehilangan kendali permainan.
Rekor Kandang Villarreal Runtuh

Untuk pertama kalinya sejak 5 April, Villarreal gagal mencetak gol di depan pendukungnya sendiri. Sejak hasil imbang tanpa gol melawan Athletic Bilbao, tim asuhan Marcelino selalu menemukan jalan ke gawang lawan di kandang.
Rangkaian tersebut berlangsung dalam 13 pertandingan kandang beruntun. Dalam periode itu, Villarreal menghasilkan 33 gol dengan rata-rata 2,5 gol per laga.
Pertahanan rapat tim tamu menjadi faktor kunci yang memutus laju tersebut. Organisasi dan disiplin membuat Villarreal kesulitan menciptakan peluang bersih sepanjang pertandingan.
Kekalahan ini juga mengakhiri rekor tak terkalahkan Villarreal di La Ceramica. Catatan itu bertahan 14 laga kandang lintas dua musim.
Enam pertandingan terjadi di penghujung musim lalu dan delapan lainnya pada awal musim ini. Rentang tersebut membuat stadion mereka berubah menjadi benteng yang sulit ditembus.
Terakhir kali Villarreal kalah di kandang terjadi pada 15 Maret. Saat itu, Real Madrid pulang dengan kemenangan tipis 2-1.
Sejak kekalahan tersebut, Villarreal selalu tampil dominan di depan publik sendiri. Musim ini, mereka bahkan mencatat tujuh kemenangan kandang sebelum laga ini.
Pernyataan Kuat Barcelona di Akhir Tahun

Barcelona masuk ke pertandingan dengan kesadaran penuh akan konteks statistik tersebut. Pendekatan pragmatis dipadukan dengan kontrol tempo membuat tekanan publik tuan rumah meredup.
Keunggulan dua gol diraih tanpa harus bermain terburu-buru. Efisiensi menjadi pembeda di laga dengan intensitas tinggi ini.
Kemenangan ini memperlihatkan kematangan kolektif skuad asuhan Hansi Flick. Akan tetapi, yang lebih penting adalah konsistensi dalam menerjemahkan rencana ke lapangan.
Posisi puncak klasemen menutup kalender kompetisi dengan nuansa positif. Kepercayaan diri meningkat jelang paruh musim berikutnya.
Kemampuan meredam salah satu rekor kandang terkuat La Liga memberi sinyal serius kepada pesaing. Namun, tantangan menjaga standar performa tetap menanti.
Akhir tahun ini terasa ideal bagi tim tamu yang datang dengan kepribadian kuat. La Ceramica yang selama sembilan bulan tak tersentuh akhirnya menemukan batasnya.
Sumber: Barca Universal
Klasemen
Baca Artikel-artikel Menarik Lainnya:
- Lennart Karl, Wonderkid Bayern yang Membuat Real Madrid Sesali Keputusan Lama
- Real Madrid: Sebuah Pelajaran Brutal (yang Terlambat) dari Endrick untuk Xabi Alonso
- Real Madrid: Alasan di Balik Penurunan Performa Dean Huijsen
- Sandaran Utama Xabi Alonso di Real Madrid Itu Bukan Bellingham atau Vinicius
- Nomor 1! Real Madrid Kantongi Rp3 Triliun dari Hak Siar La Liga 2024/25
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Spanyol 6 Februari 2026 09:53Baru Menjabat, Eksperimen Alvaro Arbeloa Bikin Petinggi Real Madrid Gerah
-
Asia 6 Februari 2026 07:36Cristiano Ronaldo Lanjutkan Mogok Main, Absen Lagi Saat Al Nassr Hadapi Al Ittihad
-
Liga Italia 6 Februari 2026 07:11Luciano Spalletti Enggan Bahas Penalti Saat Juventus Disingkirkan Atalanta
-
Liga Italia 6 Februari 2026 06:16Luciano Spalletti Akui Juventus Salah Ambil Keputusan Saat Kalah dari Atalanta
LATEST UPDATE
-
Liga Inggris 6 Februari 2026 10:24 -
Bola Indonesia 6 Februari 2026 10:14 -
Liga Inggris 6 Februari 2026 10:14 -
Liga Inggris 6 Februari 2026 10:03 -
Liga Spanyol 6 Februari 2026 09:53 -
Otomotif 6 Februari 2026 09:18
MOST VIEWED
- Hasil Albacete vs Barcelona: Yamal Nyekor dan Rashford Beri Assist, Barca Melaju ke Semifinal Copa del Rey
- Enzo Fernandez Ingin Pergi dari Chelsea dan Bermimpi ke Real Madrid
- Mbappe Disebut Malas Lari di Real Madrid, Pelatih Prancis: Jangan Harap Dia Mau Lari 11 Km!
- Prediksi Albacete vs Barcelona 4 Februari 2026
HIGHLIGHT
- 6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United
- 7 Bintang Muda yang Mencuri Perhatian di Liga Cham...
- 5 Klub Potensial untuk Xabi Alonso Setelah Pergi d...
- 5 Kandidat Pelatih Real Madrid Musim Depan: Zidane...
- 5 Kekalahan Terburuk Real Madrid di Copa del Rey A...
- Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenio...
- 10 Pemain Premier League yang Berpotensi Pindah pa...
















:strip_icc()/kly-media-production/medias/5221047/original/030014900_1747299185-IMG-20250515-WA0086.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5482115/original/006639700_1769160494-1000071416.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5489535/original/091538000_1769894592-Barcelona_s_Lamine_Yamal__left__fights_for_the_ball_with_Elche_s_John_Donald.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5362116/original/078955500_1758833146-AP25268711535465.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5494788/original/093306700_1770342029-Komisi_I_DPR_Prabowo.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5494724/original/099508900_1770310582-WhatsApp_Image_2026-02-05_at_23.13.03.jpeg)

