
Bola.net - Dua kartu merah mewarnai laga antara Real Betis vs Barcelona di pekan ke-23 La Liga, Senin (10/2/2020) dini hari WIB. Namun, ada pula indikasi bahwa harusnya ada tiga kartu merah. Satu lagi untuk Sergi Roberto.
Laga antara Real Betis menjamu Barcelona digelar di Stadion Betino Villamarin. Pertandingan berjalan seru, baik dari sisi permainan, terciptanya gol hingga tensi tinggi di atas lapangan.
Real Betis sempat dua kali unggul lebih dulu atas Barcelona. Dua gol Los Verdiblancos dicetak dari tendangan penalti Canales pada menit ke-6 dan tendangan keras Nabil Fekir pada menit ke-26.
Namun, Barcelona mampu membalas dan akhirnya tampil sebagai pemenang duel ini. Tim arahan pelatih Quique Setien ini mencetak tiga gol lewat Frenkie de Jong, Sergio Busquets, dan Clement Lenglet. Ketiga gol terjadi lewat umpan Lionel Messi.
Sergi Roberto Harusnya Kartu Merah?

Sergi Roberto melakukan pelanggaran yang buruk pada menit 38. Pemain didikan La Masia tersebut melanggar Carles Alena dengan kasar dengan tekel memakai dua kaki. Namun, dia luput dari hukuman wasit.
"Harusnya mereka mendapatkan dua kartu, pelanggaran yang buruk. Harusnya dia diusir sebelum babak pertama," ucap pakar wasit Spanyol, Juan Andujar Oliver, dikutip dari Marca.
Sebelum melakukan pelanggaran kasar pada Alena, Sergi Roberto sudah lebih dulu mendapat kartu kuning. Wasit Jose Sanchez mengacungkan kartu kuning pada pemain dengan nomor punggung 20 tersebut pada menit ke-29.
Jose Sanchez sendiri mengeluarkan dua kartu merah pada duel Real Betis lawan Barcelona. Pada menit ke-76, dia mengusir Nabil Fekir. Lalu, tiga menit berselang, dia memberi kartu kuning kedua pada Clement Lenglet.
Harusnya Barcelona Dapat Penalti?

Andujar Oliver kemudian menyoroti insiden yang terjadi di akhir laga, tepatnya pada menit 90+3. Andujar Oliver menilai ada pelanggaran dari Marc Barta kepada Lionel Messi di dalam kotak penalti.
"Luar biasa, dia [wasit] tidak memberi penalti padanya," ucap Andujar Oliver.
Pihak Real Betis juga sempat protes keras pada gol ketiga Barcelona yang dicetak Clement Lenglet. Sebab, pemain belakang asal Prancis itu diduga mendorong pemain Betis saat melakukan duel udara sebelum menyundul bola masuk ke gawang.
"Saya pikir wasit sudah benar untuk memberikan gol pada Barcelona. Dia [Lenglet] memenangkan lompatan dan membuat kedudukan menjadi 3-2," kata Andujar Oliver.
Sumber: Marca
Baca Ini Juga:
Advertisement
Berita Terkait
LATEST UPDATE
-
Piala Dunia 4 Juni 2026 17:02Prediksi Haiti vs Peru 6 Juni 2026
-
Piala Dunia 4 Juni 2026 17:01Prediksi Paraguay vs Nikaragua 6 Juni 2026
BERITA LAINNYA
SOROT
-
Liputan6 4 Juni 2026 16:25Menteri PPPA: Kekerasan Seksual Tak Boleh Diselesaikan Secara Damai
-
Liputan6 4 Juni 2026 16:18IHSG Hari Ini Ditutup Merosot 1,7%
MOST VIEWED
Analisis: Kenapa Barcelona Memilih Anthony Gordon daripada Marcus Rashford?
Here We Go! Real Madrid Pastikan Transfer Denzel Dumfries, Suksesor Ideal Dani Carvajal Akhirnya Ditemukan
Real Madrid Bergerak Cepat, Florentino Perez Amankan Ibrahima Konate dari Liverpool
Jose Mourinho Sudah Susun Rencana di Real Madrid, Lima Posisi Jadi Target Utama
HIGHLIGHT
Chelsea Era Baru: 5 Bintang yang Bisa Bersinar di ...
Masa Depan Marcus Rashford Menggantung! 5 Klub Ini...
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tingga...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...

















:strip_icc()/kly-media-production/medias/7734498/original/009442500_1780540376-9.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/7734490/original/066688800_1780540374-3.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/7734496/original/082984800_1780540375-8.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/7756286/original/007046100_1780565357-IMG_1792.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5100144/original/046094800_1737233574-IMG_20250118_211401.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4277611/original/083761300_1672400408-Penutupan_Perdagangan_Bursa_Efek_Indonesia_2022-Angga.jpg)

