Kritik untuk Vinicius Junior: Perilakunya Menyimpang dari Nilai Historis Real Madrid

Kritik untuk Vinicius Junior: Perilakunya Menyimpang dari Nilai Historis Real Madrid
Bintang Real Madrid, Vinicius Junior (tiga dari kiri) menerima kartu kuning di laga Piala Super Spanyol 2026 melawan Atletico Madrid, 9 Januari 2026. (c) AP Photo/Altaf Qadri

Bola.net - Real Madrid kembali berada dalam perbincangan setelah penilaian keras datang dari mantan pelatih La Liga, Quique Sanchez Flores. Ia mengulas perilaku Vinicius Junior yang dinilai tidak lagi sejalan dengan nilai historis klub.

Pernyataan itu muncul dalam wawancara dengan sebuah media Spanyol. Fokus utamanya adalah perubahan sikap sang penyerang dalam dua musim terakhir.

Bagi Sanchez Flores, tanggung jawab sebagai bintang utama menuntut konsistensi sikap di dalam dan luar lapangan. Penilaiannya mengarah pada jarak antara potensi Vinicius dan standar perilaku klub.

1 dari 4 halaman

Kritik Terhadap Perilaku Vinicius Junior

Kritik Terhadap Perilaku Vinicius Junior

Vinicius Junior dan pelatih kepala Real Madrid Alvaro Arbeloa dalam laga kontra Albacete di babak 16 besar Copa del Rey, 15 Januari 2026 (c) AP Photo/Jose Breton

Sanchez Flores menilai Vinicius tidak menunjukkan representasi nilai klub dalam dua musim terakhir. Ia berkata, “Saya pikir dalam dua tahun terakhir, dia tidak mewakili nilai-nilai Real Madrid, dan dia sangat jauh dari potensi yang bisa ia capai.”

Penilaian tersebut berangkat dari pengamatan terhadap sikap dan respons Vinicius dalam situasi tekanan. Menurutnya, peran sebagai megabintang menuntut keteladanan yang konsisten.

Ia juga memahami kegelisahan yang muncul di tribun penonton. “Saya setuju dengan para penggemar yang menjadi sangat gelisah terhadap Vinicius,” ucapnya.

Pertandingan Selanjutnya
La Liga La Liga | 17 Januari 2026
Real Madrid Real Madrid
20:00 WIB
Levante Levante
2 dari 4 halaman

Momen Clasico dan Posisi Pelatih

Momen Clasico dan Posisi Pelatih

Pemain Real Madrid Vinicius Junior pada laga La Liga/Liga Spanyol antara Real Madrid vs Sevilla di Madrid, Spanyol, Sabtu, 20 Desember 2025 (c) AP Photo/Manu Fernandez

Sanchez Flores mengulas kembali pergantian Vinicius dalam laga Clasico di Santiago Bernabeu. Momen itu menjadi simbol renggangnya hubungan pemain dan pelatih kala itu, Xabi Alonso.

Menurutnya, keputusan di pinggir lapangan seharusnya diiringi ketegasan lanjutan. “Xabi seharusnya mengambil langkah yang diperlukan setelah pergantian itu,” katanya.

Ia menambahkan, “Klub memiliki pilihan untuk berpihak kepada pelatih atau pemain, dan mereka berpihak kepada pemain.” Penilaian ini menggambarkan arah kebijakan yang dinilai berdampak pada otoritas teknis.

3 dari 4 halaman

Dampak pada Alonso dan Tanggung Jawab Skuad

Dampak pada Alonso dan Tanggung Jawab Skuad

Pelatih Real Madrid, Xabi Alonso berjabat tangan dengan Vinicius Junior. (c) AP Photo/Pablo Garcia

Pemecatan Alonso tidak mengejutkan Sanchez Flores. Ia menilai keputusan itu bahkan menjadi jalan terbaik bagi sang pelatih karena tekanan yang terlihat jelas.

Ia berkata bahwa hal tersebut “tidak mengejutkannya” dan menjadi “yang terbaik bagi Xabi.” “Bahasa tubuhnya adalah bahasa tubuh pelatih yang kelelahan,” lanjutnya.

Di akhir, Sanchez Flores menyinggung peran Alvaro Arbeloa setelah kekalahan mengejutkan dari Albacete di Copa del Rey. Ia menilai laga itu lebih ditentukan oleh pemain, dengan tanggung jawab utama tetap berada pada skuad meski pelatih memegang kendali akhir.

Sumber: Madrid Universal