
Bola.net - Toni Kroos adalah pemain yang sangat penting di Real Madrid. Namanya tak mendapat banyak sorotan seperti Sergio Ramos atau Karim Benzema, tetapi dia punya kontribusi yang sangat besar.
Bergabung dengan Real Madrid pada 2014 lalu, Toni Kroos segera menjadi pilihan utama di lini tengah. Real Madrid 'hanya' perlu membayar 25 juta ke Bayern Munchen untuk membeli Toni Kroos.
Toni Kroos datang ke Bernabeu dengan status juara Piala Piala Dunia 2014. Mantan pemain Bayer Leverkusen pun segera menjadi bagian sukses dari Real Madrid. Dia ikut memenangkan tiga gelar Liga Champions beruntun di Madrid.
Ada banyak cerita unik di balik pemain 30 tahun. Toni Kroos adalah pribadi yang sederhana dan itu terlihat dari sepatunya. Toni Kroos memakai sepatu dengan model yang sama walau karirnya makin gemilang.
Simak fakta-fakta menarik soal Toni Kroos di bawah ini ya Bolaneters.
1. Punya Rekor di Piala Dunia Klub FIFA

Banyak rekan setim Toni Kroos di Real Madrid telah memenangi gelar Piala Dunia Klub FIFA sebanyak empat kali dari gelar Liga Champions yang diraih oleh Los Blancos dalam lima tahun, pemain Jerman ini memiliki medali ekstra.
Sebelum pindah ke Real Madrid pada 2014, Kroos memenangkan treble bersama Bayern Munich pada 2012/13 dan berhasil memenangkan Piala Dunia Klub pada akhir tahun itu, yang merupakan gelar pertama dari lima keberhasilannya dalam kompetisi tersebut.
2. Bersihkan Sepatunya Sendiri

Toni Kroos memiliki selera sederhana untuk sepatu bolanya, dimana ia lebih suka sepatu warna putih dibanding pilihan yang lebih berwarna.
Dia bahkan menjaga kebersihan sepatu sendiri dan menolak bantuan staf klub untuk membersihkan sepatunya.
3. Penggemar Berat Robbie Williams

Toni Kroos adalah penggemar berat superstar pop Inggris Robbie Williams, terbukti dari beberapa unggahannya di Twitter dimana ia mengucapkan selamat ulang tahun kepada Williams.
Selama bertahun-tahun, mereka menjalin sebuah persahabatan, bahkan pernah bertemu dan bertukar hadiah.
4. Pemain 'Jerman Timur' yang Memenangkan Piala Dunia

Toni Kroos adalah satu-satunya pemain yang lahir di lokasi yang dulunya adalah wilayah Jerman Timur yang memenangkan Piala Dunia 2014 di Brasil.
Kroos – yang tumbuh di Griefswald, sekitar 80 kilometer dari perbatasan Polandia – memegang penghargaan sebagai satu-satunya pemain yang lahir di DDR (Republik Demokrasi Jerman) yang memenangkan penghargaan terbesar sepak bola internasional. Gelar Die Mannschaft lainnya (1954, 1974, 1990) dimenangkan oleh Jerman Barat sebelum reunifikasi pada akhir 1990.
5. Darah Sepak Bola Mengalir dalam Keluarganya

Adik Toni Kroos, Felix Kroos, juga seorang pemain sepak bola profesional. Felix saat ini bermain untuk klub Bundesliga, Union Berlin dan bermain di posisi gelandang seperti kakaknya.
Darah sepak bola mengalir dalam keluarganya; ayahnya, Roland, adalah seorang pelatih dan melatih Toni ketika dia bermain di Hansa Rostock.
Sumber: La Liga
Advertisement
Berita Terkait
LATEST UPDATE
-
Liga Inggris 20 Januari 2026 17:45 -
Liga Champions 20 Januari 2026 17:41 -
Bola Indonesia 20 Januari 2026 17:29 -
Liga Inggris 20 Januari 2026 17:11 -
Liga Inggris 20 Januari 2026 17:03 -
Liga Champions 20 Januari 2026 17:00
MOST VIEWED
- Hasil Real Sociedad vs Barcelona: Berakhirnya Rentetan Kemenangan Blaugrana
- Kritik untuk Vinicius Junior: Perilakunya Menyimpang dari Nilai Historis Real Madrid
- Xabi Alonso Dipecat Real Madrid, Klub Bundesliga Bergerak Mendekati
- Taktik Arbeloa Hadirkan Solusi untuk Masalah Lama di Lini Tengah Real Madrid
HIGHLIGHT
- 8 Mantan Anak Buah Ole Gunnar Solskjaer yang Masih...
- 8 Pemain Strasbourg yang Wajib Dipertimbangkan Che...
- Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir ...
- 4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelat...
- 4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester Unit...
- Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenio...
- 10 Pemain Premier League yang Berpotensi Pindah pa...
















:strip_icc()/kly-media-production/medias/5446325/original/025310000_1765878759-_SUC__The_Founder5_II_-_Unfinished_Business_-_14122025_-_6D_-_1128.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5478552/original/017456800_1768904588-Potongan_video_proses_pencarian_korban_pesawat_jatuh.png)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4873066/original/047832700_1719213109-Screenshot_20240624_123333_YouTube.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5478486/original/020318500_1768903480-WhatsApp_Image_2026-01-20_at_16.53.09.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5478382/original/073050900_1768899671-000_1BH95K.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5478423/original/1377-Wakil_Menteri_Kelautan_dan_Perikanan_Laksamana_TNI__Purn__Didit_Herdiawan_menemui_keluarga_tiga_pegawai_Kementerian_Kelautan_dan_Perikanan__KKP__yang_menjadi_korban_kecelakaan_pesawat_IAT_ATR.jpg)

