
Bola.net - Defender Barcelona, Jeremy Mathieu mempertanyakan sejumlah keputusan taktikal yang dilakukan oleh pelatih Luis Enrique dalam laga kontra Real Madrid akhir pekan lalu (25/10). Mathieu mengaku terkejut saat diminta turun sebagai bek kiri dalam pertandingan yang berakhir dengan kekalahan Barca 1-3 tersebut. Mathieu digeser untuk mengisi posisi Jordi Alba, sementara sektor bek tengah ditempati oleh Javier Mascherano dan Gerard Pique.
Selain itu, pemain asal Prancis ini juga merasa Luis Suarez tak maksimal menjalani debutnya karena ditempatkan di posisi yang kurang ideal. Pemain asal Uruguay tersebut ditempatkan Enrique untuk mengisi posisi penyerang kanan dalam laga kompetitif pertama setelah menjalani skorsing empat bulan dari FIFA.
"Saya terkejut saat diminta turun sebagai bek kiri, namun semuanya adalah hak dari pelatih," ungkap Mathieu seperti dilansir Football Espana.
"Saya juga berpikir sangat disayangkan Luis Suarez harus bermain di sayap, dia adalah pemain yang terlahir sebagai penyerang tengah. Kami sebenarnya bermain bagus dalam laga itu, namun tak siap menghadapi serangan balik yang merupakan kekuatan utama Madrid."
Barca sempat unggul terlebih dahulu lewat gol Neymar di awal laga, sebelum Cristiano Ronaldo sukses mengeksekusi penalti dan menyamakan kedudukan. Di babak kedua, Madrid mampu menentukan kemenangan lewat gol dari Pepe dan Karim Benzema.[initial]
(fe/mri)
Selain itu, pemain asal Prancis ini juga merasa Luis Suarez tak maksimal menjalani debutnya karena ditempatkan di posisi yang kurang ideal. Pemain asal Uruguay tersebut ditempatkan Enrique untuk mengisi posisi penyerang kanan dalam laga kompetitif pertama setelah menjalani skorsing empat bulan dari FIFA.
"Saya terkejut saat diminta turun sebagai bek kiri, namun semuanya adalah hak dari pelatih," ungkap Mathieu seperti dilansir Football Espana.
"Saya juga berpikir sangat disayangkan Luis Suarez harus bermain di sayap, dia adalah pemain yang terlahir sebagai penyerang tengah. Kami sebenarnya bermain bagus dalam laga itu, namun tak siap menghadapi serangan balik yang merupakan kekuatan utama Madrid."
Barca sempat unggul terlebih dahulu lewat gol Neymar di awal laga, sebelum Cristiano Ronaldo sukses mengeksekusi penalti dan menyamakan kedudukan. Di babak kedua, Madrid mampu menentukan kemenangan lewat gol dari Pepe dan Karim Benzema.[initial]
Baca Juga
- Capello: Mudah Jatuh, Neymar Menyebalkan
- Sumbang Penalti Untuk Madrid, Pique Dibela Enrique
- Soal Gol Pepe, Pique Akui Barca Lemah di Udara
- Pique: Saya Tak Bisa 'Hilangkan' Tangan Saya
- Suarez: Saya Dituduh Rasis dan Tukang Diving Tanpa Bukti
- Bravo: Saya Bukan Kiper Nomor Satu Barca
- Saat Masih 18 Tahun, Messi Pernah Tolak Tawaran Masif Inter Milan
- De Boer Bandingkan Messi-Neymar dengan Bale-Ronaldo
- Messi: Saya dan Neymar Bersenang-Senang di Lapangan
- Bartra: Kita Baru Lihat Versi Luar Biasa Dari Barca
- Akui Panggil Evra 'Negro', Suarez Ngotot Tak Rasis
Advertisement
Berita Terkait
LATEST UPDATE
BERITA LAINNYA
SOROT
-
Liputan6 5 Juni 2026 23:59Razia di Alexa Suites and Lounge, Polisi Sita Ratusan Vape Etomidate
-
Liputan6 5 Juni 2026 22:03Timnas Indonesia Sikat Oman, 4 Pemain Curi Perhatian
-
Liputan6 5 Juni 2026 21:35Amirul Hajj Dorong Budaya Haji Ramah Lingkungan: Bagian dari Ibadah
MOST VIEWED
Here We Go! Real Madrid Pastikan Transfer Denzel Dumfries, Suksesor Ideal Dani Carvajal Akhirnya Ditemukan
Jose Mourinho Sudah Susun Rencana di Real Madrid, Lima Posisi Jadi Target Utama
Barcelona Dikabarkan Capai Kesepakatan Lima Tahun dengan Julian Alvarez
Konate Baru Umumkan Tinggalkan Liverpool, Kini Sudah Capai Kesepakatan dengan Real Madrid
HIGHLIGHT
Chelsea Era Baru: 5 Bintang yang Bisa Bersinar di ...
Masa Depan Marcus Rashford Menggantung! 5 Klub Ini...
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tingga...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5405689/original/016785800_1762495362-daa8e71a-aea2-4d67-b5fa-242e6c7467b5.jpg)
:strip_icc():format(webp):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,573,20,0)/kly-media-production/medias/7845662/original/097107000_1780668046-20260605BL_Timnas_Indonesia_Vs_Oman_FIFA_Matchday_2026-03.jpg.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7851333/original/088695500_1780674474-352358.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/826788/original/068129800_1538825965-002716100_1426131106-1842092shutterstock-175158260780x390__1_.jpg)
:strip_icc():format(webp):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,573,20,0)/kly-media-production/medias/7847078/original/022355100_1780669520-20260605AA_Timnas_Indonesia_vs_Oman-04.JPG)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7847649/original/067096200_1780670141-Sampah_tertinggal_di_Muzdalifah_setelah_seluruh_jemaah_haji_Indonesia_diberangkatkan_ke_Mina__28_Mei_2026.__dok._Media_Center_Haji__.jpg)
