
Bola.net - Rumor perpecahan kembali mendera Barcelona. Lionel Messi kembali dikabarkan terlibat perseteruan dengan pelatih Luis Enrique.
Kabar bahwa Messi berseberangan dengan Enrique sebenarnya sudah beredar beberapa waktu silam. Messi bahkan sempat terlihat menolak perintah Enrique untuk diganti dalam sebuah pertandingan.
Kini Messi dikabarkan sudah benar-benar muak dengan gaya Enrique yang totaliter di ruang ganti Barca. Cadena Cope menyebut bahwa Messi sudah menemui para petinggi klub untuk mengeluhkan metode Enrique yang bak diktator.
El Mundo Deportivo juga menyebut bahwa Messi terlibat perseteruan dengan Enrique dalam latihan resmi pertama Barca pada 2015 ini. Dalam sebuah latihan game, Enrique menjadi wasit. Messi merasa dilanggar namun Enrique tidak mengabulkannya. Keduanya kemudian terlibat adu mulut yang cukup lama.
Setelah kekalahan dari Real Sociedad, situasi internal tim Barca semakin tidak kondusif. AS menyebut Messi kini mulai memikirkan dengan serius jika Chelsea, Manchester City atau PSG datang memberikan tawaran.
Jika Messi benar-benar pergi, maka Barca akan mendapat pukulan ganda. Selain kehilangan pemain terbaik, Barca juga tidak akan bisa menggantikannya karena terbelenggu embargo transfer FIFA yang baru akan selesai pada 2016 nanti. [initial]
(as/hsw)
Kabar bahwa Messi berseberangan dengan Enrique sebenarnya sudah beredar beberapa waktu silam. Messi bahkan sempat terlihat menolak perintah Enrique untuk diganti dalam sebuah pertandingan.
Kini Messi dikabarkan sudah benar-benar muak dengan gaya Enrique yang totaliter di ruang ganti Barca. Cadena Cope menyebut bahwa Messi sudah menemui para petinggi klub untuk mengeluhkan metode Enrique yang bak diktator.
El Mundo Deportivo juga menyebut bahwa Messi terlibat perseteruan dengan Enrique dalam latihan resmi pertama Barca pada 2015 ini. Dalam sebuah latihan game, Enrique menjadi wasit. Messi merasa dilanggar namun Enrique tidak mengabulkannya. Keduanya kemudian terlibat adu mulut yang cukup lama.
Setelah kekalahan dari Real Sociedad, situasi internal tim Barca semakin tidak kondusif. AS menyebut Messi kini mulai memikirkan dengan serius jika Chelsea, Manchester City atau PSG datang memberikan tawaran.
Jika Messi benar-benar pergi, maka Barca akan mendapat pukulan ganda. Selain kehilangan pemain terbaik, Barca juga tidak akan bisa menggantikannya karena terbelenggu embargo transfer FIFA yang baru akan selesai pada 2016 nanti. [initial]
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Spanyol 6 Juni 2026 16:05Lamine Yamal Raih Pemain Terbaik La Liga 2025/2026
LATEST UPDATE
-
Liga Inggris 6 Juni 2026 19:25Federico Chiesa Buka Peluang Tinggalkan Liverpool
-
Liga Inggris 6 Juni 2026 19:02Transfer Ederson ke Manchester United 100 Persen Selesai
BERITA LAINNYA
-
spanyol 6 Juni 2026 16:05Lamine Yamal Raih Pemain Terbaik La Liga 2025/2026
-
spanyol 6 Juni 2026 16:00Agen Jurgen Klopp Buka Suara soal Rumor ke Real Madrid
SOROT
-
Liputan6 6 Juni 2026 20:10CFD Rasuna Said Kembali Hadir Besok, Simak Keseruannya
-
Liputan6 6 Juni 2026 16:47DPO Anak Punk yang Tusuk Pedagang di Lampung Akhirnya Ditangkap
-
Liputan6 6 Juni 2026 15:31Kementerian ATR/BPN Kejar Sertifikasi 100 Persen Tanah Wakaf di 2028
MOST VIEWED
Jose Mourinho Sudah Susun Rencana di Real Madrid, Lima Posisi Jadi Target Utama
Misteri Target Rp3,14 Triliun Real Madrid: Bukan Kane, Bukan Haaland, Siapa?
Revolusi Real Madrid: Rencana Besar Setelah Musim Bencana
Setelah Konate dan Dumfries, Jose Mourinho Bidik Bek Arsenal untuk Lengkapi Revolusi Lini Pertahanan Real Madrid
HIGHLIGHT
Chelsea Era Baru: 5 Bintang yang Bisa Bersinar di ...
Masa Depan Marcus Rashford Menggantung! 5 Klub Ini...
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tingga...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...

















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7423398/original/034099100_1780200717-CFD_Rasuna_Said.jpeg)
![[Kolom Pakar] Prof Tjandra Yoga Aditama: Gunakan Momentum untuk Penilaian Dampak Kesehatan MBG [Kolom Pakar] Prof Tjandra Yoga Aditama: Gunakan Momentum untuk Penilaian Dampak Kesehatan MBG](https://cdn0-production-images-kly.akamaized.net/tITdedV3H-UtIN8YQVCvyxd8MBc=/673x379/smart/filters:quality(75):strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5084734/original/085391600_1736341642-20250108-Tjandra_Yoga_Aditama-ANG_6.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/826784/original/062893300_1426130957-illustration111.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7908606/original/011431000_1780739237-1001334760.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7906760/original/020408400_1780737353-Tenda_jemaah_haji_di_dekat_Jamarat__Mina__Makkah__Arab_Saudi.__Asnida_Riani_Liputan6.com_Media_Center_Haji_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5185504/original/083767400_1744433482-WhatsApp_Image_2025-04-12_at_09.58.00.jpeg)

