
Bola.net - Raihan treble winners Barcelona musim ini terasa lebih istimewa bagi seorang Lionel Messi. Penyerang asal Argentina ini melihat kesuksesan Barca musim ini layaknya penghapus luka mereka tahun lalu.
Tahun lalu Barca mengakhiri musim tanpa raihan trofi. Kekecewaan bertambah bagi Messi setelah Argentina juga gagal menjadi juara dunia setelah takluk dari Jerman di partai final.
"Setelah melalui tahun yang sulit, kembali meraih kesuksesan rasanya spektakuler," ujar Messi diucapkannya pada perayaan treble winners Barca.
"Kami harus menikmati ini semua. Tak diragukan lagi kami akan terus menang, karena skuat ini antusias untuk memenangkan trofi," ucapnya seperti dilansir Goal International.
Kolaborasi Messi bersama dengan Luis Suarez dan Neymar memang menjadi kunci sukses Barca di musim ini. Meski tak mencetak gol di partai final, Messi tetap berkontribusi besar untuk membawa Barca menaklukkan Juventus dengan skor 3-1.
Kesuksesan musim ini juga mengantarkan Barcelona mencatatkan sejarah baru sebagai tim pertama yang berhasil meraih dua kali treble winners. Sementara bagi Luis Enrique, namanya masuk di jajaran pelatih elit yang pernah memenangkan treble seperti Jock Stein (Celtic, 1967), Stefan Kovacs (Ajax, 1972), Guus Hiddink (PSV Eindhoven, 1988), Alex Ferguson (Manchester United, 1999), Josep Guardiola (Barca, 2009), Jose Mourinho (Inter Milan, 2010) dan Jupp Heynckes (Bayern Munchen, 2013). [initial]
(goal/mac)
Tahun lalu Barca mengakhiri musim tanpa raihan trofi. Kekecewaan bertambah bagi Messi setelah Argentina juga gagal menjadi juara dunia setelah takluk dari Jerman di partai final.
"Setelah melalui tahun yang sulit, kembali meraih kesuksesan rasanya spektakuler," ujar Messi diucapkannya pada perayaan treble winners Barca.
"Kami harus menikmati ini semua. Tak diragukan lagi kami akan terus menang, karena skuat ini antusias untuk memenangkan trofi," ucapnya seperti dilansir Goal International.
Kolaborasi Messi bersama dengan Luis Suarez dan Neymar memang menjadi kunci sukses Barca di musim ini. Meski tak mencetak gol di partai final, Messi tetap berkontribusi besar untuk membawa Barca menaklukkan Juventus dengan skor 3-1.
Kesuksesan musim ini juga mengantarkan Barcelona mencatatkan sejarah baru sebagai tim pertama yang berhasil meraih dua kali treble winners. Sementara bagi Luis Enrique, namanya masuk di jajaran pelatih elit yang pernah memenangkan treble seperti Jock Stein (Celtic, 1967), Stefan Kovacs (Ajax, 1972), Guus Hiddink (PSV Eindhoven, 1988), Alex Ferguson (Manchester United, 1999), Josep Guardiola (Barca, 2009), Jose Mourinho (Inter Milan, 2010) dan Jupp Heynckes (Bayern Munchen, 2013). [initial]
Advertisement
Berita Terkait
LATEST UPDATE
BERITA LAINNYA
SOROT
-
Liputan6 5 Juni 2026 23:59Razia di Alexa Suites and Lounge, Polisi Sita Ratusan Vape Etomidate
-
Liputan6 5 Juni 2026 22:03Timnas Indonesia Sikat Oman, 4 Pemain Curi Perhatian
-
Liputan6 5 Juni 2026 21:35Amirul Hajj Dorong Budaya Haji Ramah Lingkungan: Bagian dari Ibadah
MOST VIEWED
Here We Go! Real Madrid Pastikan Transfer Denzel Dumfries, Suksesor Ideal Dani Carvajal Akhirnya Ditemukan
Jose Mourinho Sudah Susun Rencana di Real Madrid, Lima Posisi Jadi Target Utama
Barcelona Dikabarkan Capai Kesepakatan Lima Tahun dengan Julian Alvarez
Konate Baru Umumkan Tinggalkan Liverpool, Kini Sudah Capai Kesepakatan dengan Real Madrid
HIGHLIGHT
Chelsea Era Baru: 5 Bintang yang Bisa Bersinar di ...
Masa Depan Marcus Rashford Menggantung! 5 Klub Ini...
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tingga...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5405689/original/016785800_1762495362-daa8e71a-aea2-4d67-b5fa-242e6c7467b5.jpg)
:strip_icc():format(webp):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,573,20,0)/kly-media-production/medias/7845662/original/097107000_1780668046-20260605BL_Timnas_Indonesia_Vs_Oman_FIFA_Matchday_2026-03.jpg.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7851333/original/088695500_1780674474-352358.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/826788/original/068129800_1538825965-002716100_1426131106-1842092shutterstock-175158260780x390__1_.jpg)
:strip_icc():format(webp):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,573,20,0)/kly-media-production/medias/7847078/original/022355100_1780669520-20260605AA_Timnas_Indonesia_vs_Oman-04.JPG)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7847649/original/067096200_1780670141-Sampah_tertinggal_di_Muzdalifah_setelah_seluruh_jemaah_haji_Indonesia_diberangkatkan_ke_Mina__28_Mei_2026.__dok._Media_Center_Haji__.jpg)
