
Bola.net - - Gelandang Luka Modric membongkar alasan mengapa ia memilih untuk meninggalkan Tottenham Hotspur pada tahun 2012 yang lalu. Modric mengaku pindah untuk bisa bermain di level yang lebih tinggi lagi.
Modric bermain untuk Tottenham pada musim 2008/09 usai tampil bagus bersama Dinamo Zagrep. Saat itu, Tottenham membeli Modric dengan harga 21 juta euro. Harga tersebut kemudian dibayar dengan lebih mahal oleh Real Madrid.
Madrid membeli Modric dengan harga 30 juta euro. Sejak pindah pada tahun 2012 yang lalu, Modric selalu menjadi pilihan utama di lini tengah El Real.
"Setelah empat musim bersama dengan Tottenham, di mana saya mencapai puncak permainan, saya membutuhkan tantangan baru untuk bisa membawa karir saya ke level berikutnya," ucap Modric kepada Marca.
"Real Madrid adalah klub yang ideal bagi saya dan ketika saya mendengar Madrid tertarik pada saya, maka tidak ada pilihan lain selain menerimanya," sambungnya.
Luka Modric
Selama membela Madrid, Modric sudah mendapatkan banyak gelar juara. Termasuk tiga gelar juara Liga Champions pada musim 2016/2017, 2015/2016, 2013/2014.
Capaian tersebut tentu saja membuat Modric sangat terkesan. Selain raihan gelar, selama bermain di Madrid, pemain berusia 32 tahun juga selalu dibuat kagum dengan atmosfer yang tercipta di markas Real Madrid, Santiago Bernabeu.
"Bermain di Bernabeu itu selalu istimewa, ini adalah stadion terindah di dunia dimana saya pernah bermain dan saya harap bisa bertahan di sini selama bertahun-tahun lagi," tandas Modric.
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Inggris 5 Juni 2026 20:28RESMI: Andy Robertson Kini Berseragam Tottenham
LATEST UPDATE
BERITA LAINNYA
SOROT
-
Liputan6 6 Juni 2026 08:21Polisi Ungkap Sosok Terduga Pembakar 3 Santri di Lombok Tengah
-
Liputan6 6 Juni 2026 06:48Sony Sonjaya Mengaku Siap Buka-bukaan
-
Liputan6 5 Juni 2026 23:59Razia di Alexa Suites and Lounge, Polisi Sita Ratusan Vape Etomidate
MOST VIEWED
Jose Mourinho Sudah Susun Rencana di Real Madrid, Lima Posisi Jadi Target Utama
Misteri Target Rp3,14 Triliun Real Madrid: Bukan Kane, Bukan Haaland, Siapa?
Revolusi Real Madrid: Rencana Besar Setelah Musim Bencana
Setelah Konate dan Dumfries, Jose Mourinho Bidik Bek Arsenal untuk Lengkapi Revolusi Lini Pertahanan Real Madrid
HIGHLIGHT
Chelsea Era Baru: 5 Bintang yang Bisa Bersinar di ...
Masa Depan Marcus Rashford Menggantung! 5 Klub Ini...
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tingga...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...

















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7881098/original/029250500_1780708861-1005447955.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7709284/original/062279400_1780509884-WhatsApp_Image_2026-06-03_at_18.47.12__1_.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5307544/original/024849800_1754469684-IMG_0583.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7872833/original/053916500_1780699553-470c634f-3f89-4780-a027-04aca0019580.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7858391/original/037437500_1780682716-def4b704-7d56-4bfc-b6ae-001232c7bb58.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5405689/original/016785800_1762495362-daa8e71a-aea2-4d67-b5fa-242e6c7467b5.jpg)

