FOLLOW US:


Pengakuan Josep Guardiola: Real Madrid Bantu Saya Jadi Pelatih Lebih Baik

01-08-2020 16:52

 | Asad Arifin

Pengakuan Josep Guardiola: Real Madrid Bantu Saya Jadi Pelatih Lebih Baik
Pelatih Manchester City, Josep Guardiola. © AP Photo

Bola.net - Josep Guardiola punya reputasi sebagai salah satu pelatih terbaik di dunia. Manajer Manchester City itu mengakui jika dia bisa mencapai level saat ini karena 'bantuan' dari Real Madrid.

Guardiola mencapai prestasi yang luar biasa sebagai pelatih. Saat memulai sebagai pelatih Barcelona, dia memberi banyak gelar. Dari Copa del Rey hingga Liga Champions diraihnya.

Setelah itu, dia bertugas sebagai juru taktik Bayern Munchen. Walau tak ada gelar Liga Champions yang dibawa ke Allianz Arena, Guardiola mampu mendominasi Bundesliga bersama Die Roten.

Setelah itu, giliran Manchester City yang merasakan sentuhan magis Guardiola. The Citizen meraih kejayaan di Premier League dan kini menjadi salah satu kekuatan besar di Eropa.

1 dari 2

Berkat Real Madrid

Real Madrid rupanya memiliki andil penting di balik karir gemilang Pep Guardiola sebagai pelatih. Pasalnya, Guardiola selalu punya motivasi untuk meraih gelar lebih dari yang sudah diraih Real Madrid.

"Real Madrid tim yang sangat kuat, dalam segala hal, dan mereka telah membantu saya menjadi pelatih yang lebih baik," kata Guardiola kepada DAZN, dikutip dari Marca.

"Keduanya, bersama Jose Mourinho dan Manuel Pellegrini, dengan semua pelatih yang mereka miliki," sambungnya.

Barcelona punya rivalitas sengit dengan Real Madrid. Guardiola larut dalam rivalitas itu. Namun, ketika Los Blancos meraih capaian lebih baik, dia mengakui bahwa mereka memang layak.

"Mereka juara tiga kali Liga Champions berturut-turut, meraih dua gelar liga dari Barcelona ketika Barcelona dominan pada dekade ini di La Liga. Saya sangat senang bahwa hal-hal berjalan baik untuk mereka," katanya.

2 dari 2

Liga Champions

Manchester City akan berjumpa Real Madrid di leg kedua babak 16 Besar Liga Champions, 8 Agustus 2020 di Stadium Etihad. Man City unggul agregat dengan skor 2-1. Lalu, apa kata Guardiola jelang duel ini?

"Anda bertanya bagaimana perasaanmu ketika akan memenangkan sesuatu yang belum dimenangkan," kata Guardiola.

Liga Champions memang menjadi target utama Man City di bawah kendali Guardiola. Andai nantinya gagal meraih gelar juara, maka pria 49 tahun tidak keberatan jika dia cap gagal sebagai manajer Man City.

"Jika saya tidak memenangkannya, apakah saya akan gagal? Yah, saya akan gagal, tetapi yang penting adalah mencoba," tutup Guardiola.

Sumber: Marca