
Bola.net - Real Madrid resmi memasuki era baru setelah berpisah dengan Xabi Alonso menyusul kekalahan 2-3 dari Barcelona di final Piala Super Spanyol. Manajemen klub menunjuk Alvaro Arbeloa sebagai pelatih kepala, sosok yang lama berproses di akademi dan memahami kultur internal klub.
Perubahan di kursi pelatih membuka peluang perombakan taktik dan susunan pemain. Arbeloa disebut akan membawa pendekatan berbeda, dengan intensitas tinggi serta formasi yang lebih agresif.
Berdasarkan kecenderungan taktiknya, sistem 4-3-3 diprediksi menjadi fondasi utama. Dari lini belakang hingga depan, beberapa pemain diperkirakan mendapat peran baru yang krusial dalam rencana Arbeloa.
Fondasi Taktik Arbeloa dan Sistem 4-3-3

Alvaro Arbeloa membangun reputasinya sebagai pelatih melalui jenjang akademi Real Madrid sejak 2020. Ia dikenal konsisten menerapkan sistem 4-3-3 dengan tekanan tinggi dan permainan intens, baik saat menguasai bola maupun ketika bertahan.
Pendekatan ini disebut terinspirasi dari gaya sepak bola Jurgen Klopp di Liverpool, dengan penekanan pada gegenpressing. Artinya, Real Madrid akan lebih agresif merebut bola segera setelah kehilangan penguasaan.
Dalam skema ini, jarak antar lini menjadi kunci. Lini belakang harus berani bermain lebih tinggi, sementara gelandang dituntut punya stamina dan kecerdasan taktik untuk menjaga keseimbangan tim.
Perubahan ini juga berdampak pada pemilihan pemain. Arbeloa cenderung mengutamakan profil yang dinamis, mampu beradaptasi, dan siap bekerja keras sepanjang laga.
Lini Belakang: Stabilitas Courtois dan Adaptasi Bek Sayap

Di posisi penjaga gawang, Thibaut Courtois hampir tak tergantikan. Banyak pihak masih menilai kiper asal Belgia itu sebagai salah satu yang terbaik di dunia saat ini, dan perannya akan sangat vital dalam ambisi Real Madrid meraih trofi besar.
Sektor bek kanan diprediksi diisi Trent Alexander-Arnold. Meski sempat absen sejak Desember karena cedera, kemampuannya dalam distribusi bola jarak jauh dianggap aset besar untuk sistem Arbeloa yang menuntut progresi cepat dari belakang.
Di jantung pertahanan, Antonio Rudiger kemungkinan akan mendapat menit bermain lebih banyak menyusul cedera panjang Eder Militao. Ketika berada dalam kondisi bugar, Rudiger masih dianggap sebagai salah satu bek paling solid di Eropa.
Rudiger akan berduet dengan Dean Huijsen. Bek berusia 20 tahun itu punya hubungan baik dengan Alonso, namun tetap diharapkan mempertahankan tempatnya, terutama karena keterbatasan opsi bek tengah akibat cedera.
Sementara itu, sisi kiri pertahanan kemungkinan tetap dipercayakan kepada Alvaro Carreras. Meski Arbeloa belum pernah bekerja dengannya di akademi, Carreras diprediksi tetap menjadi pilihan utama.
Lini Tengah: Energi, Keseimbangan, dan Peran Baru Bellingham

Di posisi gelandang bertahan, Aurelien Tchouameni diperkirakan tetap menjadi andalan. Dalam sistem 4-3-3 yang cair, tugasnya melindungi lini belakang dan menjaga keseimbangan tim akan semakin krusial.
Federico Valverde berpotensi kembali ke posisi naturalnya sebagai gelandang tengah. Di era Alonso, ia kerap dimainkan sebagai bek kanan, namun gaya gegenpressing Arbeloa membutuhkan sosok box-to-box dengan daya jelajah tinggi seperti Valverde.
Jude Bellingham kemungkinan menjadi gelandang paling ofensif dalam trio ini. Meski secara struktur tetap bermain di lini tengah, ia akan diberi kebebasan bergerak lebih maju.
Sempat muncul spekulasi bahwa Bellingham tidak selalu sejalan dengan Alonso terkait perannya. Tantangan Arbeloa adalah memulihkan kenyamanan dan performa terbaik pemain berusia 22 tahun tersebut.
Lini Depan: Sayap Dinamis dan Peran Sentral Mbappe

Di sisi kanan serangan, Arda Guler diprediksi kembali ke posisi sayap. Di bawah Alonso, ia kerap dimainkan lebih ke tengah, namun sistem Arbeloa membuka ruang baginya untuk mengeksplorasi sisi lapangan.
Persaingan di posisi ini cukup ketat, dengan Rodrygo dan Franco Mastantuono sebagai alternatif. Namun, performa Guler yang sedang menanjak membuatnya unggul untuk sementara.
Di sisi kiri, Vinicius Junior tetap menjadi figur sentral. Hubungannya dengan Alonso sempat disorot, termasuk laporan pada November yang menyebut sang pemain enggan membahas masa depannya selama relasi itu belum membaik.
Kini, Arbeloa memegang peran penting untuk mengembalikan Vinicius ke performa terbaiknya. Jika keduanya menemukan chemistry yang tepat, masa depan Vinicius di klub diyakini akan lebih jelas, termasuk peluang perpanjangan kontrak.
Sebagai ujung tombak, Kylian Mbappe menjadi pusat proyek Arbeloa. Mengelola ego pemain bintang adalah tantangan besar di Real Madrid, dan dukungan Mbappe akan sangat menentukan.
Meski performa tim naik turun, Mbappe tetap tampil tajam dengan catatan 29 gol dari 25 pertandingan. Jika Real Madrid berhasil meraih trofi musim ini, kontribusinya hampir pasti menjadi faktor penentu.
Perkiraan Starting XI Real Madrid Bersama Alvaro Arbeloa
Perkiraan starting XI Real Madrid dalam debut Alvaro Arbeloa (c) Bola/buildlineup
Kiper: Thibaut Courtois
Belakang: Trent Alexander-Arnold, Antonio Rudiger, Dean Huijsen, Alvaro Carreras
Tengah: Aurelien Tchouameni, Federico Valverde, Jude Bellingham
Depan: Arda Guler, Vinicius Junior, Kylian Mbappe
Jangan sampai ketinggalan infonya
- Terungkap, Kylian Mbappe Ambil Risiko Besar Demi Selamatkan Xabi Alonso di Real Madrid
- Jude Bellingham Murka Bantah Isu Retaknya Hubungan dengan Xabi Alonso
- Alvaro Arbeloa Buka Era Baru di Real Madrid, Sebut-Sebut Nama Jose Mourinho
- Xabi Alonso Out, Jurgen Klopp Tertarik Untuk Arsiteki Real Madrid
- Prediksi Albacete vs Real Madrid 15 Januari 2026
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Champions 16 Maret 2026 18:15 -
Liga Champions 16 Maret 2026 16:23Jadwal Liga Champions Pekan Ini Live di MOJI, 18-19 Maret 2026
LATEST UPDATE
-
Liga Champions 16 Maret 2026 19:00 -
Otomotif 16 Maret 2026 18:38 -
Liga Champions 16 Maret 2026 18:15 -
Liga Champions 16 Maret 2026 17:30 -
Liga Italia 16 Maret 2026 16:55 -
Liga Inggris 16 Maret 2026 16:38
MOST VIEWED
- Hasil Barcelona vs Sevilla: Raphinha Mengamuk, Barca Pesta Gol dan Jaga Jarak Dengan Madrid
- Joan Laporta Kembali Pimpin Barcelona: Raih 68% Suara dalam Pemilu Klub
- Dari La Masia untuk Barcelona: Ketika Lamine Yamal dan Fermin Lopez Jadi Mesin Gol Baru
- Rapor Pemain Real Madrid Ketika Hajar Elche: Valverde Onfire, Arda Guler Spektakuler
HIGHLIGHT
- Michael Carrick Buka Sinyal Transfer, Ini 8 Winger...
- Rodrygo Masuk Daftar, Ini Starting XI Pemain yang ...
- Chelsea Terancam Jual Superstar, 5 Nama Besar yang...
- 7 Bintang Dunia yang Bisa Gabung MLS di 2026, Term...
- 5 Perebutan Transfer Panas Man Utd vs Man City: Si...
- Juara Bukan Jaminan Aman: 5 Manajer yang Dipecat S...
- 3 Alasan Malick Diouf Layak Jadi Target MU di 2026...

















:strip_icc()/kly-media-production/medias/5528157/original/050245500_1773244314-IMG-20260311-WA0037.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4297255/original/095129700_1674198688-ilustrasi_tabrakan.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5481615/original/091930400_1769139822-3.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5530426/original/072938600_1773423217-IMG-20260313-WA0120.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5527889/original/018940700_1773217038-KPK_Tanjung.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5532678/original/035316300_1773666203-20241222_120129.jpg)
