
Bola.net - Pertemuan antara Barcelona dan Real Madrid selalu mencuri perhatian penikmat sepak bola dunia. Laga ini disebut-sebut sebagai laga terbesar di dunia sepak bola, paling tidak pernah begitu.
Sabtu (24/10/2020) malam WIB nanti, El Clasico pertama La Liga 2020/21 ini akan tersaji di Camp Nou. Kali ini Barcelona yang menjamu Madrid terlebih dahulu, sayangnya digelar tanpa penonton.
Meski begitu, Clasico tetap Clasico. Barca dan Madrid sudah bertemu lebih dari 200 kali sepanjang sejarah mereka. Untuk laga resmi di , keduanya sama-sama mengoleksi 96 kemenangan.
Pertanyaannya, sejak kapan duel dua tim ini begitu sengit? Dan sejak mulai disebut El Clasico?
Mengapa disebut El Clasico?
Mengutip Marca, label "El Clasico" sebenarnya terbilang baru, yakni mulai dikenal di awal abad ke-21.
Intinya adalah soal duel dua tim paling sukses dala sejarah La Liga. Istilah "Clasico" sengaja dibikin untuk kepentingan promosi, yang lebih dikenal dunia dari tahun ke tahun.
Faktanya, kedua tim ini baru terlibat pertarungan sengit sejak tahun 1950-an. Sebelumnya mereka punya rivalitas tangguh masing-masing: Real Madrid dengan Atletico Madrid, dan Barcelona dengan Espanyol.
El Clasico bukanlah derby berdasarkan letak geografis, tapi dalam 20 tahun terakhir berkembang begitu panas. Ada banyak intrik, adu superstar, dan skor-skor yang mengejutkan.
Rivalitas berlapis
Yang unik dari El Clasico adalah tingginya rivalitas. Tidak hanya dua klub yang beradu, pealtih dan para pemain kedua tim pun sering dibenturkan.
Sebut saja duel Jose Mourinho vs Pep Guardiola beberapa tahun lalu, atau yang paling kentara duel Cristiano Ronaldo vs Lionel Messi.
Rivalitas ini pun tidak terbatas di La Liga, beberapa kaali pernah tesaji di Liga Champions, yang membuat segalanya semakin panas.
El Clasico kali ini pun sama pentingnya, sama panasnya. Kira-kira siapa yang bakal keluar sebagai pemenang, Bolaneters?
Sumber: Marca
Baca ini juga ya!
- El Clasico: Tentang Barcelona Tenggelamkan Real Madrid, atau Madrid yang Bangkit Melawan
- Lima Pencetak Gol Terbanyak pada El Clasico, Messi Kalahkan Cristiano Ronaldo
- Real Madrid Tanpa Sergio Ramos di El Clasico?
- Duel Antarlini Barcelona vs Real Madrid di El Clasico, Siapa yang Terbaik?
- Termasuk Mantan Pelatih Timnas Indonesia, 5 Pemain ini Pernah Membela Real Madrid dan Barcelona
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Inggris 7 Juni 2026 07:30Michael Carrick Patah Hati! Mantan Anak Asuhnya Ogah Gabung MU!
-
Tim Nasional 7 Juni 2026 07:00Prediksi Timnas Indonesia U-19 vs Vietnam U-19 7 Juni 2026
-
Liga Inggris 7 Juni 2026 06:00Lewis Hall Mahal, MU Kejar Bek Lincah Barcelona Ini
LATEST UPDATE
BERITA LAINNYA
-
spanyol 6 Juni 2026 16:05Lamine Yamal Raih Pemain Terbaik La Liga 2025/2026
-
spanyol 6 Juni 2026 16:00Agen Jurgen Klopp Buka Suara soal Rumor ke Real Madrid
SOROT
-
Liputan6 6 Juni 2026 20:10CFD Rasuna Said Kembali Hadir Besok, Simak Keseruannya
-
Liputan6 6 Juni 2026 16:47DPO Anak Punk yang Tusuk Pedagang di Lampung Akhirnya Ditangkap
-
Liputan6 6 Juni 2026 15:31Kementerian ATR/BPN Kejar Sertifikasi 100 Persen Tanah Wakaf di 2028
MOST VIEWED
Setelah Konate dan Dumfries, Jose Mourinho Bidik Bek Arsenal untuk Lengkapi Revolusi Lini Pertahanan Real Madrid
Revolusi Real Madrid: Rencana Besar Setelah Musim Bencana
Gelandang Barcelona 95 Persen ke Monaco, Transfer bakal Rampung Pekan Ini
Real Madrid Segera Resmikan Dumfries, tapi Belum Selesai Belanja: 3 Nama Ini Layak Jadi Prioritas
HIGHLIGHT
Chelsea Era Baru: 5 Bintang yang Bisa Bersinar di ...
Masa Depan Marcus Rashford Menggantung! 5 Klub Ini...
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tingga...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...

















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7423398/original/034099100_1780200717-CFD_Rasuna_Said.jpeg)
![[Kolom Pakar] Prof Tjandra Yoga Aditama: Gunakan Momentum untuk Penilaian Dampak Kesehatan MBG [Kolom Pakar] Prof Tjandra Yoga Aditama: Gunakan Momentum untuk Penilaian Dampak Kesehatan MBG](https://cdn0-production-images-kly.akamaized.net/tITdedV3H-UtIN8YQVCvyxd8MBc=/673x379/smart/filters:quality(75):strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5084734/original/085391600_1736341642-20250108-Tjandra_Yoga_Aditama-ANG_6.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/826784/original/062893300_1426130957-illustration111.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7908606/original/011431000_1780739237-1001334760.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7906760/original/020408400_1780737353-Tenda_jemaah_haji_di_dekat_Jamarat__Mina__Makkah__Arab_Saudi.__Asnida_Riani_Liputan6.com_Media_Center_Haji_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5185504/original/083767400_1744433482-WhatsApp_Image_2025-04-12_at_09.58.00.jpeg)
