FOLLOW US:


Sepak Bola Spanyol Siapkan Hingga Rp9 Triliun untuk Bantu Klub Hadapi Krisis Finansial

26-03-2020 08:30

 | Richard Andreas

Sepak Bola Spanyol Siapkan Hingga Rp9 Triliun untuk Bantu Klub Hadapi Krisis Finansial
La Liga © La Liga

Bola.net - Federasi sepak bola Spanyol (RFEF) telah menyiapkan dana sebesar 500 juta euro atau sekitar 9 triliun rupiah yang bisa dipinjam oleh klub-klub Spanyol. Dana ini disiapkan untuk membantu klub-klub kecil yang menghadapi masalah finansial di tengah pandemi virus corona.

Dana itu disediakan untuk klub-klub La Liga dan klub Segunda Division. RFEF ingin membantu keberlangsungan klub dan memastikan mereka bisa membayar gaji para pemain.

Tidak hanya itu, RFEF juga menyiapkan sekitar 4 juta euro untuk klub-klub non-profesional serta menawarkan bantuan psikologis dan psikoterapi untuk membantu menjaga kesehatan masyarakat.

Sang presiden, Luis Rubiales, kepada Sky Sports berkata: "Semoga kita semua bisa kembali ke situasi normal di semua area."

Baca komentar Rubiales selengkapnya di bawah ini ya, Bolaneters!

1 dari 2

Kerja Keras Terbatas

Rubiales menegaskan bahwa pihaknya bekerja keras untuk memberikan bantuan terbaik dari wilayahnya sendiri. Dia tahu federasi sepak bola punya kekuatan yang tidak bisa dipandang remeh, yang bisa digunakan untuk membantu masyarakat luas.

"Kami bekerja keras dari teritori federasi untuk menyelesaikan banyak masalah. Kata-kata yang ingin saya tegaskan adalah persatuan, harapan, ketegasan, dan disiplin untuk para korban, pihak berwenang, dan masyarakat secara keseluruhan," sambung Rubiales.

"Bersama-sama, kita akan mengalahkan virus ini."

2 dari 2

Ditunda

Beberapa waktu lalu, sepak bola Spanyol diputuskan untuk ditunda sampai waktu yang belum ditentukan. Keputusan ekstrem ini diambil setelah angka kematian akibat Covid-19 melonjak drastis di Spanyol.

Penghentian sementara ini bisa melahirkan sejumlah masalah, yang utama adalah masalah finansial yang sudah coba diselesaikan RFEF. Selain itu, pihak La Liga pun masih akan mencari cara untuk menuntaskan musim, meski mungkin harus molor sampai akhir tahun.

La Liga dihentikan ketika Barcelona berada di puncak klasemen sementara, Real Madrid di peringkat kedua. Artinya, La Liga tidak bisa menghentikan musim begitu saja dalam kondisi dua tim kuat itu sedang bersaing ketat di puncak klasemen.

Sumber: Sky Sports