
Bola.net - - Winger Real Madrid, Gareth Bale, merasa profesi pemain sepak bola membuat dia kehilangan banyak kebebasan. Semua serba diatur. Bukan hanya di lapangan, tapi juga di luar. Mirip dengan program robot.
Gareth Bale saat ini sedang berada dalam situasi yang sulit bersama dengan Real Madrid. Pemain berusia 29 tahun itu tidak mampu menjalani musim 2018/19 dengan cukup bagus. Performanya menurun dan disebut akan dilepas.
Begitu juga dengan rutinitas di luar lapangan. Gareth Bale sering disebut tidak mampu bergaul dengan baik dengan pemain Real Madrid lain. Dia lebih sering menyendiri. Salah satunya karena kendala bahasa.
Simak alasan mengapa Gareth Bale berkata pada pemain sepak bola seperti robot di bawah ini ya Bolaneters.
Seperti Robot
Menjadi pemain sepak bola pada saat ini memang tidak mudah. Perkembangan taktik makin rumit dan setiap pemain dituntut untuk melakukan gerakan dengan sangat detail baik sebagai sebuah tim atau individu.
Selain itu, pemain juga dituntut punya jadwal yang ketat. Kapan harus tidur, berlatih, bertanding dan menghadiri acara klub. Tidak sampai di situ, asupan gizi yang masuk ke tubuh juga harus mendapat perhatian khusus.
"Jadi, kita seperti robot saja. Kita diberitahu di mana harus bergerak, kapan haru ke sana, jam berapa kita harus makan, jam berapa kita harus ke pelatih," buka Gareth Bale dikutip dari BT Sports.
"Anda harus mendapatkan kembali hidup, karena sebagai atlet profesional, terutama di lingkungan tim, Anda tidak bisa memilih jadwal Anda. Mungkin Anda bisa bermain golf atau tenis," imbuh pemain berusia 29 tahun tersebut.
Harus Berkorban
Meskipun mengeluhkan kehidupan yang serba diatur, Gareth Bale menilai itu adalah bagian dari profesi yang ditekuni. Mantan pemain Tottenham merasa segala macam aturan itu adalah resiko yang harus diambil jika ingin menjadi pemain sepak bola.
"Anda tidak bisa memilih apa yang ingin Anda lakukan. Tapi, pada poin yang lain, karir sebagai pemain sepak bola sangat singkat sehingga terkadang Anda harus mengorbankan itu. Ada yang merasa itu sepadan dan ada yang tidak," tandas Gareth Bale.
Terlepas dari aktivitas yang sangat mengikat, pemain sepak bola, terutama yang berada di level atas, dihargai sangat mahal. Gareth Bale misalnya, dia mendapatkan 600 ribu pound dalam satu pekan atau setara dengan Rp 1,1 milar.
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Spanyol 6 Juni 2026 16:05Lamine Yamal Raih Pemain Terbaik La Liga 2025/2026
LATEST UPDATE
-
Voli 7 Juni 2026 11:51Hasil Lengkap Pertandingan AVC Women's Volleyball Cup 2026
BERITA LAINNYA
-
spanyol 6 Juni 2026 16:05Lamine Yamal Raih Pemain Terbaik La Liga 2025/2026
-
spanyol 6 Juni 2026 16:00Agen Jurgen Klopp Buka Suara soal Rumor ke Real Madrid
SOROT
-
Liputan6 7 Juni 2026 12:55Momen Prabowo Makan Siang Bersama Siswa Sekolah Rakyat Bali
-
Liputan6 7 Juni 2026 11:25
Prabowo Kunjungi Sekolah Rakyat Menengah Pertama di Tabanan Bali
-
Liputan6 6 Juni 2026 20:10CFD Rasuna Said Kembali Hadir Besok, Simak Keseruannya
MOST VIEWED
Setelah Konate dan Dumfries, Jose Mourinho Bidik Bek Arsenal untuk Lengkapi Revolusi Lini Pertahanan Real Madrid
Revolusi Real Madrid: Rencana Besar Setelah Musim Bencana
Gelandang Barcelona 95 Persen ke Monaco, Transfer bakal Rampung Pekan Ini
Real Madrid Segera Resmikan Dumfries, tapi Belum Selesai Belanja: 3 Nama Ini Layak Jadi Prioritas
HIGHLIGHT
Chelsea Era Baru: 5 Bintang yang Bisa Bersinar di ...
Masa Depan Marcus Rashford Menggantung! 5 Klub Ini...
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tingga...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...

















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7974337/original/065800100_1780811112-Prabowo_Makan.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7970363/original/076578100_1780806991-eleanor.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7423398/original/034099100_1780200717-CFD_Rasuna_Said.jpeg)
![[Kolom Pakar] Prof Tjandra Yoga Aditama: Gunakan Momentum untuk Penilaian Dampak Kesehatan MBG [Kolom Pakar] Prof Tjandra Yoga Aditama: Gunakan Momentum untuk Penilaian Dampak Kesehatan MBG](https://cdn0-production-images-kly.akamaized.net/tITdedV3H-UtIN8YQVCvyxd8MBc=/673x379/smart/filters:quality(75):strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5084734/original/085391600_1736341642-20250108-Tjandra_Yoga_Aditama-ANG_6.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/826784/original/062893300_1426130957-illustration111.jpg)
