FOLLOW US:


Tuduh Wasit, Luis Suarez Terancam Hukuman Tambahan

09-02-2017 09:22

 | Luis Suarez

Tuduh Wasit, Luis Suarez Terancam Hukuman Tambahan
Luis Suarez. © AFP

Bola.net - Barcelona harus memeras keringat habis-habisan untuk mencapai final Copa del Rey 2016-17. Di partai semifinal, Barca dipaksa bermain sampai batas kemampuan mereka oleh Atletico Madrid.

Dalam pertandingan leg pertama, Barcelona mampu meraih kemenangan 2-1 di Vicente Calderon. Dalam pertandingan leg kedua yang dilangsungkan di Camp Nou, Barca mampu menahan imbang Atleti dengan skor 1-1.

Hasil imbang tersebut tidak didapat dengan mudah. Barcelona harus kehilangan dua pemain mereka akibat kartu merah yang dilayangkan wasit Gil Manzano. Sergi Roberto dan Luiz Suarez yang mengumpulkan dua kartu kuning dan satu kartu merah dalam laga itu akan absen di laga final melawan Alaves pada 27 Mei mendatang.

Luis Suarez mempermasalahkan kartu kuning kedua yang diterimanya itu. Ia bahkan merasa tidak melakukan pelanggaran apa pun dalam duel udara dengan Koke yang berakibat kartu kuning kedua itu. Suarez bahkan menyebut wasit memang sudah punya niat ingin mengusirnya keluar. Berikut video insiden kartu merah itu:

Pihak Barcelona juga sudah menegaskan dukungan mereka kepada Suarez. Barca menuruti permintaan Suarez untuk melakukan banding atas kartu kuning kedua Suarez itu, bersamaan dengan kartu kuning Sergio Busquets.

Namun laporan AS menyebut banding Suarez ini akan sulit dikabulkan oleh RFEF. Suarez justru terancam mendapatkan hukuman tambahan karena menolak keluar lapangan setelah mendapatkan kartu merah. Selain itu, ucapan Suarez yang menuduh wasit sengaja dan ingin mengusirnya dari lapangan.

"Saya cuma bisa tertawa melihat kartu kuning kedua itu. Yang saya lakukan bahkan bukan pelanggaran. Tapi kita semua sudah tahu apa yang terjadi di sini. Sepertinya kartu merah itu memang diinginkan oleh wasit," cetus Suarez.

Ucapan itu nampaknya mengusik korps wasit Spanyol. Menurut Lusport, Komite Wasit Spanyol akan melaporkan ucapan Suarez itu kepada panel disiplin RFEF dalam waktu dekat.