3 Hal Wajib Diwaspadai Timnas Indonesia dari Bulgaria: Punya Duet Bek Liga Italia dan Belum 100 Persen Walau Menang 10-2

Bola.net - Timnas Bulgaria akan jadi lawan berat bagi Timnas Indonesia pada laga final FIFA Series, Senin (30/3) malam WIB. Duel yang digelar di Stadion Gelora Bung Karno itu akan benar-benar menguji kemampuan para pemain dan tim pelatih.
Indonesia melaju ke final setelah menang 4-0 atas St. Kitts and Nevis pada babak semifinal. Tidak ada perlawanan yang berarti dari negara asal Kepulauan Karibia tersebut bagi skuad arahan pelatih John Herdman.
Namun, Bulgaria berada pada level berbeda jika dibanding St. Kitts and Nevis. Tolok ukurnya banyak, salah satunya ranking FIFA. Pasukan pelatih Aleksandar Dimitrov kini berada pada posisi ke-85 di ranking FIFA.
Bukan hanya lebih tinggi dari St. Kitts and Nevis, peringkat FIFA mereka juga di atas Indonesia. Berdasarkan pada rilis terakhir FIFA, Indonesia berada di peringkat ke-121. Tertinggal cukup jauh dibanding Bulgaria.
Selain ranking FIFA yang lebih tinggi, ada beberapa faktor teknis yang membuat Bulgaria akan jadi lawan berat bagi Indonesia. Faktor itu wajib diwaspadai jika Indonesia ingin menang. Faktor apa saja?
Simak ulasan lengkapnya di bawah ini ya Bolaneters.
Duet Liga Italia di Lini Belakang

Bulgaria punya banyak pemain yang berlaga di liga-liga negara lain di Eropa. Bahkan, ada yang bermain di Arab Saudi untuk klub Al Taawoun. Ada juga Hristiyan Petrov yang bermain untuk klub Belanda, SC Heerenveen.
Di antara pemain abroad di skuad Bulgaria, ada dua yang kini bermain untuk klub Italia. Mereka adalah Rosen Bozhinov yang membela Pisa dan Petko Hriskov yang tercatat sebagai pemain Spezia. Keduanya berposisi bek tengah.
Seperti diketahui, karakter sepak bola Italia adalah keuletan dalam bertahan. Kondisi itu yang membuat Jay Idzes berkembang sebagai bek tangguh. Hal yang sama berlaku pada Rosen Bozhinov dan Petko Hriskov.
Kolektivitas jadi Kekuatan Utama

Bulgaria unggul segalanya pada duel lawan Kep. Solomon. Meskipun begitu, mereka tak terlihat meremehkan lawan sama sekali. Bulgaria bermain dengan kolektivitas tim yang solid.
Bulgaria bermain dengan sistem dan tidak mengandalkan aksi individu pemain. Sangat jarang pemain Bulgaria melakukan dribel untuk waktu yang lama dan mencoba melewati pemain Kep. Solomon.
Solidnya organisasi Bulgaria akan menjadi ujian bagi Indonesia. Bulgaria akan jadi lawan yang berbeda dibanding St. Kitts and Nevis yang menyerang lewat umpan jauh dan kualitas individu pemain depan yang mudah dipatahkan.
Belum 100 Persan saat Lawan Kep. Solomon

Bulgaria tampil sangat dominan pada laga lawan Kep. Solomon. Mereka mencetak 10 gol dan punya banyak peluang lain. Padahal, pada duel itu, Bulgaria belum tampil 100 persen.
Beberapa pemain utama masih disimpan oleh pelatih Aleksandar Dimitrov. Penyerang utama Vladimir Nikolov baru dimainkan pada babak kedua dan langsung mencetak tiga gol alias hattrick.
Gelandang berbakat Nikola Iliev juga baru dimainkan pada babak kedua. Bahkan, Petko Hristov tidak dimainkan sama sekali. Sementara, Rosen Bozhinov jadi pemain pengganti dan memberi dampak yang besar.
Baca Ini Juga:
- 4 Rotasi yang Bisa Dilakukan John Herdman pada Duel Indonesia vs Bulgaria: Mauro Zijlstra Main Sejak Menit Awal?
- Menang Telak Tapi Belum Sempurna! Ini PR John Herdman Usai Debut Impresif Timnas Indonesia
- Jangan Terlena Pesta Gol Lawan St. Kitts and Nevis! Bulgaria Jadi Ujian Sebenarnya Era John Herdman di Timnas Indonesia
- Menerka Peran Ole Romeny di Laga Lawan Bulgaria: Berpeluang Jadi Otak Serangan Timnas Indonesia Lagi?
- Dari Peter Withe ke John Herdman: Harapan Baru Pelatih Inggris Agar Timnas Indonesia Kembali Menyala
- 3 Sentuhan Eropa John Herdman yang Ubah Wajah Timnas Indonesia: Latihan Lebih Taktikal, Pakai TV
Advertisement
Berita Terkait
LATEST UPDATE
-
Piala Dunia 29 Juni 2026 04:41Akhir dari Perjalanan Bersejarah Afrika Selatan
-
Piala Dunia 29 Juni 2026 04:31Kanada Tunggu Belanda atau Maroko di Babak 16 Besar Piala Dunia 2026
-
Piala Dunia 29 Juni 2026 04:16Man of the Match Afrika Selatan vs Kanada: Stephen Eustaquio
BERITA LAINNYA
SOROT
-
Liputan6 29 Juni 2026 06:04MK Putus 29 Gugatan Hari Ini, Ada UU Pilkada
-
Liputan6 29 Juni 2026 05:53Menteri PPPA Minta Masyarakat Tak Hakimi Korban Penyekapan di Bandung
-
Liputan6 29 Juni 2026 05:36
Komnas Perempuan Minta Maaf soal Penyekapan di Bandung
-
Liputan6 28 Juni 2026 22:15Polisi Tetapkan 4 Tersangka Demo Ricuh di Gedung Grahadi
-
Liputan6 28 Juni 2026 21:14Dua Granat Nanas Bekas Perang Dunia II Dimusnahkan di Jayapura
-
Liputan6 28 Juni 2026 20:00Lubang 30 Cm Renggut Nyawa Balita di Tebet
HIGHLIGHT
6 Calon Pengganti Marc Cucurella di Chelsea, Ada B...
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di ...
Dari Pele hingga Gilberto Mora, Inilah 10 Pemain T...
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraol...
4 Bek Top yang Jadi Target Real Madrid pada Bursa ...
Man United atau Fenerbahce? 5 Klub yang Bisa Jadi ...
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya

















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2837308/original/024471100_1561462449-20190625-Jelang-Sidang-Pembacaan-Putusan_-Penjagaan-Gedung-MK-Diperketat9.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5570024/original/021831800_1777476486-dd45f2a2-220f-45fb-8923-ab0c5a0faf67.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8546248/original/055983900_1782487868-WhatsApp_Image_2026-06-26_at_22.25.19.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8645976/original/027247500_1782656078-1000809845.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8643992/original/016495900_1782651635-814cd2ed-2cd3-4383-b9a5-82ecd9f6ba7f.jpeg)
