5 Alumni Edisi 2020 yang Masih Jadi Pilar Utama Timnas Indonesia di Piala AFF 2022

Ari Prayoga | 2 September 2022 11:38
Para pemain merayakan gol Dimas Drajad pada laga Indonesia vs Nepal di Kualifikasi Piala Asia 2023 (c) PSSI

Bola.net - Timnas Indonesia kembali akan bersaing memperebutkan supremasi sepak bola Asia Tenggara pada ajang Piala AFF 2022. Skuad Garuda dihuni banyak pemain muda.

Timnas Indonesia tergabung di Grup A Piala AFF 2022 bersama Thailand, Filipina, Kamboja, dan Brunei Darussalam atau Timor Leste.

Piala AFF 2022 menjadi momentum buat Timnas Indonesia mengakhiri dahaga puasa gelar. Para pemain yang bakal diandalkan saat ini sudah semakin matang dan siap memberikan penampilan gemilang buat skuad Merah Putih.

Lantas, siapa saja pemain alumni Piala AFF 2020 yang masih dibutuhkan Timnas Indonesia pada edisi 2022? Berikut ini lima pemain kreatif yang bakal jadi motor serangan skuad Merah Putih versi Bola.net.

1 dari 5 halaman

Evan Dimas

Gelandang Timnas Indonesia menerima penghargaan Tim Fair Play AFF 2020. (c) AP Photo

Evan Dimas merupakan pemain kesayangan Shin Tae-yong di lini tengah Timnas Indonesia. Shin Tae-yong bahkan menjadikannya sebagai kapten Timnas Indonesia.

Evan Dimas memiliki peran penting di lini tengah Timnas Indonesia. Pemain Arema FC itu mampu menghubungkan lini tengah dan depan saat membangun serangan.

Kontribusi besar itulah yang membuat Shin Tae-yong sering menjadikan Evan Dimas sebagai starter di Timnas Indonesia. Evan tercatat sudah tampil sebanyak 950 menit di Timnas Indonesia asuhan Shin Tae-yong.

2 dari 5 halaman

Ricky Kambuaya

Aksi gelandang Timnas Indonesia, Ricky Kambuaya, pada leg kedua final Piala AFF 2020 melawan Thailand, Sabtu (1/1/2022) malam WIB (c) AP Photo

Ricky Kambuaya merupakan pemain penting di Timnas Indonesia sejak diasuh pelatih Shin Tae-yong. Pemain Persib Bandung itu menjadi motor serangan di lini tengah.

Ricky Kambuaya sering membantu serangan dengan kemampuan yang dimilikinya. Pemain berusia 26 tahun itu mampu mengalirkan bola dengan baik di lapangan tengah.

Selain itu, Ricky juga punya kualitas individu dalam mendribel dan melepas tembakan. Itulah yang menjadi alasan Shin Tae-yong sering mengandalkannya dalam laga Tim Garuda.

3 dari 5 halaman

Irfan Jaya

Irfan Jaya (tengah) merayakan golnya di laga Timnas Indonesia vs Singapura di leg kedua semifinal Piala AFF 2020 di National Stadium, Sabtu (25/12/2021) malam WIB. (c) AP Photo

Irfan Jaya merupakan senjata andalan Timnas Indonesia di sektor sayap pada Piala AFF 2020. Irfan Jaya sukses membuat repot pemain lawan pada turnamen tersebut.

Irfan Jaya bahkan menjadi pemain paling tajam milik Timnas Indonesia di ajang tersebut. Irfan Jaya berhasil menyumbang tiga gol.

Padahal, pelatih Shin Tae-yong memainkannya di posisi sayap. Kemungkinan besar Irfan Jaya masih dibutuhkan pada Piala AFF 2022.

4 dari 5 halaman

Witan Sulaeman

Aksi Witan Sulaeman (kedua dari kanan) di laga leg pertama final Piala AFF 2020 antara Timnas Indonesia vs Thailand di National Stadium, Singapura, Rabu (29/12/2021) malam WIB. (c) AP Photo

Witan Sulaeman punya peran krusial di lini tengah Timnas Indonesia pada edisi 2020. Witan sukses membuat lini tengah Timnas Garuda disegani.

Witan Sulaeman merupakan gelandang sayap yang punya kemampuan komplet. Selain dibekali skill individu, Witan juga punya kecepatan dan kelincahan.

Kemudian yang terpenting adalah Witan bisa dijadikan opsi pemecah kebuntuan. Pada edisi sebelumnya, Witan tercatat sukses menyumbang dua gol untuk Timnas Indonesia.

5 dari 5 halaman

Egy Maulana Vikri

Aksi Egy Maulana (kiri) di laga leg pertama final Piala AFF 2020 antara Timnas Indonesia vs Thailand di National Stadium, Singapura, Rabu (29/12/2021) malam WIB. (c) AP Photo

Timnas Indonesia masih membutuhkan jasa Egy Maulana Vikri pada Piala AFF 2022. Pada edisi sebelumnya, Egy punya peran penting dalam membantu skuad Merah Putih ke final.

Egy ketika itu turut mencetak dua gol sepanjang turnamen. Namun, PSSI punya tugas berat untuk memanggil Egy pada Piala AFF 2022.

Seperti diketahui, Piala AFF bukan agenda FIFA dan belum tentu Zlate Moravce mau melepas Egy. Apalagi turnamen tersebut digelar pada Desember 2022.

Disadur dari: Bola.com (Muhammad Adiyaksa, Wiwig Prayugi) 2 September 2022

Berita Terkait

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR