5 Fakta Menarik Usai Duel Timnas Indonesia U-23 Vs Thailand di Babak Semifinal SEA Games 2021

Serafin Unus Pasi | 19 Mei 2022 21:13
Ekspresi kekecewaan Timnas Indonesia U-23 usai dikalahkan Thailand U-23 di Semifinal SEA Games 2021, Kamis (19/5/2022) (c) Bola.net/Ikhwan Yanuar

Bola.net - Timnas Indonesia U-23 harus menelan kekalahan dalam pertandingan babak semifinal SEA Games 2022 melawan Thailand. Praktis, target medali emas yang dicanangkan PSSI gagal terpenuhi.

Dalam pertandingan yang berlangsung di Thien Truong Stadium, Nam Dinh, Vietnam, Kamis (19/5), Timnas Indonesia U-23 kalah 0-1. Hasil minor ini didapat setelah Thailand mampu mencetak gol pada awal perpanjangan waktu.

Tim asuhan Alexandre Polking itu menjebol gawang Timnas Indonesia U-23 lewat Weerathep Pomphan pada menit ke-96. Gol berasal dari assist Benjamin Davis.

Di sisa waktu babak extra time, pasukan Shin Tae-yong tidak mampu menyamakan kedudukan. Thailand pun melenggang ke partai final yang dijadwalkan digelar pada 22 Mei 2022.

Berikut beberapa fakta menarik yang muncul usai pertandingan Timnas Indonesia U-23 versus Thailand:

1 dari 5 halaman

Memperpanjang Paceklik Emas

Kekalahan ini memperpanjang paceklik medali emas Timnas Indonesia U-23 di SEA Games. Kali terakhir pasukan Merah-Putih meraihnya pada edisi 1991.

Itu berarti, sudah 31 tahun Timnas Indonesia U-23 tidak mampu mengulang prestasi tersebut. Sungguh perjalanan waktu yang teramat lama, padahal SEA Games diselenggarakan tiap dua tahun sekali.

2 dari 5 halaman

Gol Pemain Senior

Penentu kemenangan Thailand atas Timnas Indonesia U-23 adalah Weerathep Pomphan. Gelandang bertahan itu mencetak gol pada menit ke-96.

Weerathep Pomphan merupakan salah satu pemain senior yang dimasukkan ke dalam skuad Thailand di SEA Games. Pada 19 September nanti, ia akan berusia 26 tahun.

3 dari 5 halaman

Kemenangan Ke-18

Buat Thailand, kemenangan atas Timnas Indonesia U-23 tadi merupakan yang ke-18 sepanjang pertemuan di SEA Games. Total, kedua negara sudah bentrok sebanyak 23 kali di ajang multi event tersebut.

Catatan itu tentu menegaskan dominasi Thailand atas Timnas Indonesia U-23 di SEA Games. Perhitungan pertemuan kedua negara itu tercatat sejak SEA Games 1977.

4 dari 5 halaman

Rekor Kartu Merah

Tiga kartu merah yang didapatkan Timnas Indonesia U-23 dalam pertandingan tadi merupakan rekor tersendiri. Sepanjang sejarah penyelenggaraan SEA Games, baru kali ini laga semifinal diwarnai tiga kartu merah buat satu tim.

Tiga kartu merah untuk Timnas Indonesia U-23 semuanya diberikan saat perpanjangan waktu. Masing-masing buat Firza Andika (120'+3), Rachmat Irianto (120'+4), dan Ricky Kambuaya (120'+5).

5 dari 5 halaman

Shin Tae-yong Belum Ada Prestasi

Sejak menangani Timnas Indonesia mulai 2019, Shin Tae-yong belum mampu memberi prestasi maksimal di level Asia Tenggara. Ukurannya adalah Piala AFF dan SEA Games.

Di Piala AFF 2020, Timnas Indonesia yang lolos ke final harus menelan kekalahan dari Vietnam. Kemudian di SEA Games kali ini, Shin Tae-yong gagal mengantarkan Skuad Garuda Muda ke final, yang berarti tidak mampu meraih medali emas.

(Bola.net/Fitri Apriani)

Berita Terkait

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR