
Bola.net - Rumor soal pemain yang akan menjadi target naturalisasi kian liar. Bak bola salju, beredar nama-nama pemain yang bakal segera diberi kewarganegaraan Indonesia dan diplot memperkuat Timnas Indonesia.
Salah satu nama yang belakangan santer dikabarkan bakal dinaturalisasi adalah Antony Matheus dos Santos. Penggawa Manchester United ini menjadi nama mutakhir yang disebut menjadi target operasi senyap PSSI.
Kabar soal Antony ini pertama beredar di Tiktok. Kemudian, kabar ini menyebar ke sejumlah medium lainnya, termasuk Youtube. Belakangan, juga ada media arus utama yang menulis soal rumor bakal merapatnya pemain yang kerap dijuluki El Gasing, karena gaya bermainnya yang berputar-putar tersebut, ke Skuad Garuda.
Dalam pantauan Bola.net, terdapat sejumlah video soal Antony, yang beredar di Youtube, Instagram, maupun Tiktok, memotong video dari pengamat dan komentator sepak bola, Ronny Pangemanan. Pengamat yang kerap disapa Ropan ini sendiri memang kerap membagikan informasi soal timnas dan proyek naturalisasi PSSI.
Namun, akun-akun ini, secara arbitrer memotong video Ropan tersebut. Walhasil, informasi yang diberikan oleh mantan wartawan olahraga tersebut menjadi mislead dan keluar dari konteksnya.
Benarkah Antony 'El Gasing' menjadi target naturalisasi PSSI berikutnya? Simak artikel selengkapnya di bawah ini.
Cek Fakta Antony Keturunan Nganjuk

Dari penelusuran Bola.net, klaim bahwa Antony merupakan sosok keturunan Nganjuk tidak memiliki dasar. Pemain berusia 24 tahun tersebut memiliki justru memiliki darah Portugal.
Darah Portugal Antony mengalir dari kedua orang tuanya. Ibunya bernama Cremildra Prudencio Matheus. Sementara, ayahnya memiliki nama keluarga Dos Santos. Kedua orang ini lahir di Brasil. Namun, kakek-nenek Antony dari ayah dan ibunya semua berasal dari Portugal. Mereka kemudian bermigrasi ke Brasil.
Keluarga Antony sendiri menetap di Inferninho, sebuah favela di pinggiran kota Osasco, Sao Paulo. Inferninho berarti neraka kecil. Ini cukup menggambarkan situasi di lingkungan masa kecil Antony.
Jadi, klaim bahwa Antony memiliki keturunan Nganjuk sama sekali tidak berdasar.
Terganjal Aturan FIFA

Selain itu, ada satu hal lagi yang membuat proses naturalisasi Antony menjadi mustahil. Pemain bertinggi 174 sentimeter ini sudah sempat memperkuat Timnas Brasil. Bahkan, dalam penampilannya tersebut, ia sempat mencetak dua gol bagi Selecao.
Antony terakhir kali membela Brasil dalam ajang resmi adalah di Perempat Final Piala Dunia 2022. Dalam laga kontra Kroasia, 9 Desember 2022 tersebut, Brasil kalah dengan skor 3-5.
Dalam laga tersebut, usia Antony sudah lebih dari 22 tahun. Sementara, dalam Statuta FIFA edisi 2022 Pasal 9 Ayat 2 Poin C tentang Perpindahan Asosiasi, tertulis bahwa pemain yang pernah membela tim nasional di kompetisi resmi tak boleh lebih dari 21 tahun jika ingin pindah federasi.
Memang ada celah untuk menaturalisasi Antony, jika memang dipaksakan. Namun, PSSI tentu berhitung kerepotan yang akan mereka hadapi dalam proses naturalisasi tersebut.
Mereka hampir bisa dipastikan bakal berkaca dari berlarutnya proses pindah federasi Maarten Paes. Bahkan, sejauh ini, belum ada kepastian apakah Paes, yang sudah jadi WNI bisa bermain pada putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2024 mendatang.
Klarifikasi Ropan

Sementara itu, Ropan, yang videonya dipotong oleh sejumlah akun penyebar kabar hoaks ini, juga mengeluarkan bantahan. Dalam kanal youtube, Bung Ropan, ia menilai bahwa kabar ini bohong belaka.
"Memang benar sekarang PSSI sedang mencari pemain di lini serang untuk di putaran ketiga (Kualifikasi Piala Dunia 2026 karena ini kan menjadi salah satu kelemahan. Namun, kalau soal Antony, saya pikir ini hoaks ya. Menurut saya tidak benar bahwa dia akan memperkuat Tim Indonesia," ucap Ropan.
"Saya sebenarnya nggak mau bicara soal Antony ini karena percuma untuk bicara soal Antony ini. Dia sudah bermain bersama tim senior Brasil. Mana bisa ia bermain buat Tim Nasional Indonesia?" tukasnya.
Klasemen Premier League
(Bola.net/Dendy Gandakusumah)
Baca Juga:
- Dua Penggawa Malut United Menyodok, Ini Starting XI Lokal 'Termahal' BRI Liga 1 2024/2025
- Matangkan Persiapan, Persik Kediri Gelar TC di Boyolali
- Kejutan! Geser Andritany Ardhiyasa, Rizky Ridho Jadi Kapten Persija di Piala Presiden 2024
- Zahaby Gholy, Pemain Terbaik Piala AFF U-16 Berumur 15 Tahun Debut dengan Persija di Piala Presiden 2024, Bagaimana Penilaian Carlos Pena?
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Inggris 9 Februari 2026 12:01 -
Liga Spanyol 9 Februari 2026 11:31Real Madrid Jinakkan Mestalla, Alvaro Carreras: Kami Datang untuk Menang!
-
Liga Inggris 9 Februari 2026 11:27Beruntungnya Manchester United Punya Pemain Seperti Bruno Fernandes
LATEST UPDATE
-
Liga Inggris 9 Februari 2026 12:44 -
Liga Italia 9 Februari 2026 12:36 -
Liga Inggris 9 Februari 2026 12:35 -
Liga Inggris 9 Februari 2026 12:14 -
Liga Inggris 9 Februari 2026 12:01 -
Liga Inggris 9 Februari 2026 11:49
BERITA LAINNYA
-
tim nasional 9 Februari 2026 09:43 -
tim nasional 9 Februari 2026 08:59 -
tim nasional 9 Februari 2026 00:44 -
tim nasional 8 Februari 2026 12:13 -
tim nasional 8 Februari 2026 12:04 -
tim nasional 8 Februari 2026 05:08
MOST VIEWED
- Live Streaming Final Futsal Indonesia vs Iran di Piala Asia Futsal 2026 Hari Sabtu, 7 Februari 2026
- Hasil Timnas Indonesia vs Iran: Pasukan Garuda Gagal Juara Piala Asia Futsal 2026
- Kelas! Usai Ditumbangkan King Indo, Timnas Futsal Jepang Berikan Penghormatan Pada Penonton di Indonesia Arena
- Tempat Menonton Final Futsal Indonesia vs Iran di Piala Asia Futsal 2026 Hari ini, Sabtu 7 Februari 2026: Tayang di Mana?
HIGHLIGHT
- 7 Klub yang Paling Berpeluang Merekrut Raheem Ster...
- 5 Pemain yang Berpotensi Pindah Klub di Hari Terak...
- Di Mana Mereka Sekarang? 5 Pemain yang Pernah Dire...
- 5 Kandidat Pelatih Real Madrid Musim Depan: Zidane...
- 5 Kekalahan Terburuk Real Madrid di Copa del Rey A...
- Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenio...
- 10 Pemain Premier League yang Berpotensi Pindah pa...















:strip_icc()/kly-media-production/medias/5483950/original/011566700_1769409077-IMG_6111.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5436067/original/018179800_1765160430-WhatsApp_Image_2025-12-07_at_13_23_29.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5496951/original/079494600_1770610802-Lokasi_penemuan_mayat_tanpa_kepala_di_Wajo.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5496940/original/054299000_1770610089-Tari_caping_kalo.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5496894/original/004038400_1770608786-Pengolahan_limbah_ternak_menjadi_energi_dan_pupuk_organik.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5488964/original/037901300_1769772315-Tumpukan_sampah_yang_berada_di_TPS_Jalan_Naming_Botin__Pancoran_Mas__Depok.jpg)

