
Bola.net - Kemenangan Manchester City 2-1 atas Liverpool di Anfield kembali memunculkan perdebatan soal keputusan wasit. Insiden pada masa injury time menjadi pusat perhatian setelah gol City dianulir dan kartu merah dikeluarkan.
Situasi tersebut terjadi ketika Liverpool berusaha mengejar ketertinggalan. Upaya itu berujung pada keputusan VAR yang berdampak langsung pada akhir pertandingan.
Pelatih Manchester City Pep Guardiola menilai keputusan tersebut tidak mencerminkan akal sehat. Ia berpendapat gol seharusnya disahkan dan Liverpool tetap bermain dengan 11 pemain.
Insiden Injury Time dan Keputusan VAR

Momen krusial terjadi saat Dominik Szoboszlai beradu cepat dengan Erling Haaland mengejar bola panjang dari Rayan Cherki. Saat itu, kiper Liverpool Alisson Becker berada di setengah lapangan City.
Bola kemudian menggelinding masuk ke gawang Liverpool. City sempat merayakan gol ketiga sebelum VAR turun tangan.
Wasit menganulir gol tersebut dan memberikan kartu merah kepada Szoboszlai karena dianggap melanggar Haaland dan mencegahnya menjangkau bola. Keputusan inilah yang dipersoalkan Guardiola.
Guardiola: Gol Harusnya Sah

Guardiola menilai keputusan itu mengabaikan konteks permainan. Ia menyebut banyak pelanggaran serupa yang biasanya dibiarkan berlanjut.
“Ya, ini soal akal sehat, bukan? Kami memenangkan pertandingan dan Szoboszlai tidak bisa bermain. Saya tahu dia menarik pemain kami, tapi berapa banyak tarikan yang terjadi dalam satu pertandingan yang oleh wasit dibiarkan terus, terus, terus?”
Menurut Guardiola, gol tersebut seharusnya disahkan agar pertandingan berakhir 3-1 tanpa kartu merah. Ia menilai keputusan itu akan lebih adil bagi semua pihak.
“Di negara ini, di liga ini, selama ini saya selalu seperti itu, karena saya harus bermain lebih banyak. Jadi berikan saja golnya, 3-1, supaya dia bisa bermain dan kami senang.”
Dampak Klasemen dan Catatan Anfield
Kemenangan ini menjaga jarak City dengan pemuncak klasemen Arsenal tetap enam poin. Sementara itu, Liverpool gagal menjaga jarak dengan Manchester United dan Chelsea, yang meraih kemenangan sehari sebelumnya.
Bagi Guardiola, hasil ini juga memiliki arti personal. Ini menjadi kemenangan pertamanya di Anfield dengan kehadiran penonton.
“Sangat sulit. Anfield adalah Anfield, tradisi, sejarah, dan suporternya. Di sini selalu terasa lebih sempit dan rapat, dan lapangannya tidak seperti Etihad Stadium. Pemain yang mereka miliki dan segalanya," tutup Pep.
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Inggris 9 Februari 2026 13:43Kekalahan dari Man City Ekspos Rekor Buruk Liverpool yang Satu Ini
-
Liga Inggris 9 Februari 2026 12:44Hati-Hati Arsenal, Guardiola Tegaskan Man City Akan Terus Mengejar!
LATEST UPDATE
-
Liga Inggris 9 Februari 2026 13:43 -
Liga Inggris 9 Februari 2026 13:13 -
Tenis 9 Februari 2026 13:00 -
Otomotif 9 Februari 2026 12:54 -
Liga Inggris 9 Februari 2026 12:44 -
Liga Italia 9 Februari 2026 12:36
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
- 7 Klub yang Paling Berpeluang Merekrut Raheem Ster...
- 5 Pemain yang Berpotensi Pindah Klub di Hari Terak...
- Di Mana Mereka Sekarang? 5 Pemain yang Pernah Dire...
- 5 Kandidat Pelatih Real Madrid Musim Depan: Zidane...
- 5 Kekalahan Terburuk Real Madrid di Copa del Rey A...
- Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenio...
- 10 Pemain Premier League yang Berpotensi Pindah pa...














:strip_icc()/kly-media-production/medias/5497172/original/007861700_1770619554-Perahu_sound_horeg_terbalik_di_sungai.png)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5497156/original/016692100_1770618363-Prabowo_Taklimat.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5497143/original/043656600_1770617910-Screenshot_2026-02-09_at_13.15.42.png)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5497080/original/087573700_1770615484-063_2260607968.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5497064/original/032230600_1770615312-foto_udara_tambang_tepi_sungai.__Istimewa_.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5490804/original/045534500_1770025785-4.jpg)

