FOLLOW US:


Bambang Nurdiansyah: Ricky Yacobi Paket Komplet sebagai Seorang Bomber

21-11-2020 15:58

 | Gia Yuda Pradana

Bambang Nurdiansyah: Ricky Yacobi Paket Komplet sebagai Seorang Bomber
Bambang Nurdiansyah © PSIS Semarang Official

Bola.net - Kepergian Ricky Yacobi untuk selama-lamanya membuat Bambang Nurdiansyah merasa kehilangan. Keduanya pernah bermain bersama di Timnas Indonesia pada pertengahan 80-an hingga awal 90-an.

Banur, sapaan akrab Bambang Nurdiansyah, merupakan senior Ricky di Timnas Indonesia. Ia sudah memperkuat Merah Putih sejak 1980, sementara juniornya itu baru bergabung lima tahun setelahnya.

Bermain bersama di Timnas Indonesia dalam kurun waktu 1985-1990an, Banur tentunya tahu betul kualitas Ricky. Ia bahkan tak segan-segan menyebut rekannya itu sebagai salah satu striker yang punya kemampuan komplet.

"Saya rasa sebagai seorang penyerang dia adalah paket komplit yang dimiliki oleh Timnas Indonesia pada saat itu," ujar Banur, saat dihubungi wartawan, Sabtu (21/11/2020).

Selama membela Timnas Indonesia, Ricky berhasil mengantarkan Merah Putih ke babak semi final Asian Games 1986 Korea Selatan. Ia juga membantu Merah Putih meraih medali emas SEA Games 1987 Indonesia.

Baca halaman berikutnya ya Bolaneters.

1 dari 1

Cerita Lain

Cerita Lain
Ricky Yacobi © Bola.com/Adreanus Titus

Tak hanya menjadi rekan satu tim, Banur dan Ricky juga pernah saling berhadapan. Untuk level klub, Ricky tercatat memperkuat tiga tim sepanjang karirnya yaitu PSMS Medan pada 1978-1985, lalu Arseto Solo pada 1986-1991, dan tim Jepang Matsushita FC pada 1988.

Sementara dalam kurun waktu tersebut, banyak klub yang dibela Banur. Di antaranya, Arseto Solo (1978-1982), Tunas Inti (1982-1983), Yanita Utama (1983-1985), Krama Yudha Tiga Berlian (1985-1986), dan Pelita Jaya (1986-1992).

"Selama bermain, saya pernah menjadi lawan dan kawan untuknya. Bahkan ketika bermain untuk Timnas Indonesia saya pernah satu kamar dengan dia," tutur Banur.

"Masih banyak hal yang tidak bisa saya ceritakan saat bersama dia. Tapi yang saya tahu dia sangat perhatian dengan sepak bola Indonesia," imbuh mantan pelatih Persija Jakarta ini.

Adapun, Ricky meninggal dunia pada hari ini, Sabtu (21/11/2020), di usia ke-57 tahun. Ia menghembuskan nafas terakhirnya di Rumah Sakit TNI Angkatan Laut Dr. Mintohardjo, Jakarta Pusat, setelah mengalami serangan jantung saat bermain sepak bola di Lapangan ABC, Senayan.

(Bola.net/Fitri Apriani)