
Bola.net - Stadion Andi Mattalatta atau yang juga dikenal dengan nama Stadion Mattoangin, Makassar, Sulawesi Selatan, dinyatakan belum layak sebagai tempat pertandingan uji coba dan pemusatan latihan Timnas Indonesia U-23.
Penegasan tersebut disampaikan Direktur High Performance Unit (HPU) Badan Tim Nasional (BTN), Demis Djamoeddin menyusul hasil rapat tim HPU BTN setelah melakukan peninjauan langsung ke stadion yang berkapasitas 30 ribu penonton yang dibangun untuk penyelenggaraan PON ke-4 tahun 1957 silam.
"Kami sudah paparkan hasil inspeksi Sabtu lalu, kepada BTN Senin siang tadi. Keputusannya, stadion ini belum layak untuk TC Timnas di bulan Mei ini," ungkap Demis.
Demis menyebut ada dua faktor utama yang menyebabkan Mattongin belum layak. Hal pertama adalah lampu stadion. Selain hanya memiliki 600 lux, diakui oleh pengelola stadion jika beberapa bola lampu ada yang dalam kondisi putus atau mati. Sedangkan hal lainnya adalah masalah kualitas lapangan.
"Timnas harus main malam, karena kami ada kerjasama penayangan di televisi dengan jam tayang prime time. Kualitas lapangan juga membutuhkan perbaikan yang serius. Tidak cukup cuma disiram. Tapi dibongkar, dipasir, dan diratakan," jelasnya.
Yayasan Olahraga Sulawesi Selatan (YOSS) sebagai pihak pengelola stadion mengaku tidak bisa meningkatkan kapasitas lampu, termasuk mengganti yang mati dalam waktu singkat. Hal tersebut, dikatakan Ketua YOSS, Andi Ilhamsyah Mattalatta, kepada Demis Djamaoeddin saat melakukan inspeksi lapangan pada Sabtu lalu.
Dengan demikian, BTN akhirnya memutuskan untuk tidak memenuhi undangan Asprov PSSI Sulsel agar Timnas U-23 bermain di stadion bersejarah tersebut.
"Pak Ilham butuh waktu untuk melakukan perbaikan seperti disyaratkan BTN. Tidak bisa dalam waktu singkat. Soal stadion tempat uji coba akan segera diputuskan BTN setelah fix lawan mainnya," pungkasnya. (esa/pra)
Penegasan tersebut disampaikan Direktur High Performance Unit (HPU) Badan Tim Nasional (BTN), Demis Djamoeddin menyusul hasil rapat tim HPU BTN setelah melakukan peninjauan langsung ke stadion yang berkapasitas 30 ribu penonton yang dibangun untuk penyelenggaraan PON ke-4 tahun 1957 silam.
"Kami sudah paparkan hasil inspeksi Sabtu lalu, kepada BTN Senin siang tadi. Keputusannya, stadion ini belum layak untuk TC Timnas di bulan Mei ini," ungkap Demis.
Demis menyebut ada dua faktor utama yang menyebabkan Mattongin belum layak. Hal pertama adalah lampu stadion. Selain hanya memiliki 600 lux, diakui oleh pengelola stadion jika beberapa bola lampu ada yang dalam kondisi putus atau mati. Sedangkan hal lainnya adalah masalah kualitas lapangan.
"Timnas harus main malam, karena kami ada kerjasama penayangan di televisi dengan jam tayang prime time. Kualitas lapangan juga membutuhkan perbaikan yang serius. Tidak cukup cuma disiram. Tapi dibongkar, dipasir, dan diratakan," jelasnya.
Yayasan Olahraga Sulawesi Selatan (YOSS) sebagai pihak pengelola stadion mengaku tidak bisa meningkatkan kapasitas lampu, termasuk mengganti yang mati dalam waktu singkat. Hal tersebut, dikatakan Ketua YOSS, Andi Ilhamsyah Mattalatta, kepada Demis Djamaoeddin saat melakukan inspeksi lapangan pada Sabtu lalu.
Dengan demikian, BTN akhirnya memutuskan untuk tidak memenuhi undangan Asprov PSSI Sulsel agar Timnas U-23 bermain di stadion bersejarah tersebut.
"Pak Ilham butuh waktu untuk melakukan perbaikan seperti disyaratkan BTN. Tidak bisa dalam waktu singkat. Soal stadion tempat uji coba akan segera diputuskan BTN setelah fix lawan mainnya," pungkasnya. (esa/pra)
Advertisement
Berita Terkait
-
Tim Nasional 17 Desember 2025 10:43Jadwal dan Agenda Timnas Indonesia 2026: Ada FIFA Series dan Piala AFF
-
Tim Nasional 16 Desember 2025 20:32Timnas Indonesia U-22 Gagal Total di SEA Games 2025, PSSI Pecat Indra Sjafri
LATEST UPDATE
-
Bola Indonesia 21 Januari 2026 18:32 -
Tim Nasional 21 Januari 2026 18:27 -
Bola Indonesia 21 Januari 2026 18:00 -
Liga Champions 21 Januari 2026 17:45 -
Liga Champions 21 Januari 2026 17:45 -
Bola Indonesia 21 Januari 2026 17:23
BERITA LAINNYA
-
tim nasional 21 Januari 2026 18:27 -
tim nasional 21 Januari 2026 11:40 -
tim nasional 20 Januari 2026 22:26 -
tim nasional 20 Januari 2026 16:39 -
tim nasional 20 Januari 2026 14:49 -
tim nasional 20 Januari 2026 09:13
MOST VIEWED
- Bek Premier League Blak-blakan soal Kans Membela Timnas Indonesia: Sangat Senang Mereka Ingin Saya, tapi...
- Yang Unik dari Piala AFF 2026: Durasi Turnamen Rasa Piala Dunia, Padahal Cuma 10 Tim
- Kabar 4 Pemain Timnas Indonesia di Thailand: Asnawi Mangkualam Kena Kartu Merah Lagi, Pratama Arhan Comeback
- Ajax Pastikan Jordi Cruyff Tetap Jadi Penasihat Teknis di PSSI Walau Sudah Teken Kontrak Sebagai Direktur Teknik
HIGHLIGHT
- 8 Mantan Anak Buah Ole Gunnar Solskjaer yang Masih...
- 8 Pemain Strasbourg yang Wajib Dipertimbangkan Che...
- Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir ...
- 4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelat...
- 4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester Unit...
- Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenio...
- 10 Pemain Premier League yang Berpotensi Pindah pa...















:strip_icc()/kly-media-production/medias/5479400/original/088382900_1768977432-IMG_6942.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5479848/original/099263500_1768993318-Wakil_Bupati_Pati_Chandra.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4843315/original/041301600_1716764000-20240526_123544.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5453730/original/031694300_1766490130-Menteri_Perumahan_dan_Kawasan_Permukiman__PKP___Maruarar_Sirait-23_Desember_2025a.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/2324058/original/029514300_1533785565-508390.jpg)
