
Bola.net - Bek naturalisasi Timnas Indonesia Shayne Pattynama mengakui persaingan memperebutkan pos bek kiri sangat ketat namun ia merasa itu adalah hal yang bagus.
Shayne Pattynama adalah pemain naturalisasi pertama yang memperkuat Timnas Indonesia di sektor bek kiri. Seiring berjalannya waktu, pemain keturunan Indonesia-Belanda itu pun akhirnya mendapatkan lebih banyak pesaing.
Pada periode awal, Shayne hanya harus bersaing dengan beberapa pemain di pos bek kiri seperti Pratama Arhan, Edo Febriansyah, hingga Yance Sayuri. Namun, setelah itu, muncul lebih banyak pemain naturalisasi yang datang.
Nama-nama tersebut yakni Nathan Tjoe-A-On, Calvin Verdonk, hingga Dean James. Dengan demikian, persaingan di area pertahanan kiri skuad Merah Putih semakin ketat. Dalam setahun terakhir, posisi ini hanya diperebutkan dua pemain saja yakni James dan Verdonk.
Kualitas Tim Jadi Lebih Baik

Shayne Pattynama memang akhirnya harus tersingkir akibat persaingan tersebut. Namun, pemain berusia 27 tahun itu ternyata tetap memiliki sikap yang bijak. Menurut dia, persaingan tinggi di pos bek kiri memang akan berdampak positif.
Setiap pemain akan berusaha untuk mengeluarkan kemampuan terbaiknya agar mendapatkan kepercayaan pelatih. Sehingga, ini bisa membentuk suasana kompetitif dan berefek baik kepada kualitas Timnas Indonesia.
“Kami memiliki banyak pemain berkualitas. Saya pikir ini adalah hal yang bagus karena itu membuat kami jadi lebih kompetitif. Kualitas tim juga menjadi lebih baik,” ujar Shayne dikutip dari kanal YouTube Sport77.
Siap Belajar dari Calvin Verdonk

Shayne mengakui, satu di antara pemain yang cukup menarik di posisi ini ialah Calvin Verdonk. Di era Shin Tae-yong maupun Patrick Kluivert, Verdonk memang lebih banyak mendapatkan kepercayaan untuk mengisi pos bek kiri maupun wingback kiri.
Menurut Shayne Pattynama, Verdonk merupakan sosok pemain yang berkualitas. Ketika harus duduk di bangku cadangan, dia bahkan sering belajar dari bek Lille OSC itu.
“Jika kamu melihat, misalnya, Calvin Verdonk bermain, dia adalah pemain yang sangat bagus. Sebagai pemain, kamu bisa belajar dari itu juga. Ketika saya melihatnya bermain, saya akan melihat dan tentu saja mencoba belajar darinya,” kata dia.
Harapkan Persaingan di Pos Lain

Shayne berharap, persaingan ketat di Timnas Indonesia tidak hanya terjadi di pos bek kiri saja. Sebab, jika kompetisi ini tersaji di setiap lini, skuad Merah Putih tentu bakal memiliki kualitas skuad yang mumpuni.
“Saya pikir, sangat bagus untuk memiliki persaingan itu dengan pemain-pemain bagus di setiap posisi. Sehingga kualitas latihan dan kualitas tim akan menjadi lebih baik sepanjang waktu. Jadi, ya itu hal yang baik menurut saya,” kata dia.
Sumber: YouTube Sport77
Disadur dari: Bola.com/Radifa Arsa/Rizki Hidayat
Published: 20/02/2026
Baca Juga:
- Hasil Lille vs Red Star Belgrade: Calvin Verdonk Duduk Manis di Bangku Cadangan, Tuan Rumah Telan Kekalahan
- Terjun ke FIFA Series 2026, Ini 4 Amunisi Baru yang Bisa Dicoba John Herdman di Timnas Indonesia
- FIFA Series 2026: Pelatih Bulgaria Sebut Sepak Bola Layaknya Agama di Indonesia
- Patrick Kluivert Blak-blakan dengan Media Belanda, Ternyata Masih Ingin Melatih Timnas Indonesia: Saya Menyimpan Rasa Cinta
- Jelang FIFA Series, Cerita Pelatih Bulgaria Pernah 3 Tahun di Indonesia: Sepak Bola Adalah Agama, 5 Ribu Orang Bisa Datang ke Latihan
- Sendirian di Panggung Elite Asia: Sandy Walsh jadi Satu-satunya Wakil Indonesia di 16 Besar ACL Elite
Advertisement
Berita Terkait
-
Tim Nasional 21 Februari 2026 05:50Kualitas Pemain Lokal Timnas Indonesia Bikin Kagum Shayne Pattynama: Sangat Bagus!
LATEST UPDATE
-
Liga Inggris 21 Februari 2026 07:29 -
Tim Nasional 21 Februari 2026 05:59 -
Tim Nasional 21 Februari 2026 05:50 -
Tim Nasional 21 Februari 2026 05:44 -
Liga Italia 21 Februari 2026 05:18 -
Bundesliga 21 Februari 2026 04:26
BERITA LAINNYA
-
tim nasional 21 Februari 2026 05:59 -
tim nasional 21 Februari 2026 05:50 -
tim nasional 20 Februari 2026 03:55 -
tim nasional 20 Februari 2026 03:28 -
tim nasional 19 Februari 2026 12:55 -
tim nasional 18 Februari 2026 21:04
MOST VIEWED
- Terjun ke FIFA Series 2026, Ini 4 Amunisi Baru yang Bisa Dicoba John Herdman di Timnas Indonesia
- Sendirian di Panggung Elite Asia: Sandy Walsh jadi Satu-satunya Wakil Indonesia di 16 Besar ACL Elite
- Jelang FIFA Series, Cerita Pelatih Bulgaria Pernah 3 Tahun di Indonesia: Sepak Bola Adalah Agama, 5 Ribu Orang Bisa Datang ke Latihan
- Kilas Balik Drama Penutup Era Sumardji Sebagai Manajer Timnas Indonesia: Dari Emas SEA Games hingga Sanksi Berat FIFA
HIGHLIGHT
- 7 Klub Tujuan Cristian Romero Jika Hengkang dari T...
- Starting XI Pemain Gratisan Siap Direkrut: Dari Se...
- 7 Pemain Italia di Manchester United: Akankah Sand...
- 5 Kandidat Pelatih Real Madrid Musim Depan: Zidane...
- 5 Kekalahan Terburuk Real Madrid di Copa del Rey A...
- Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenio...
- 10 Pemain Premier League yang Berpotensi Pindah pa...












:strip_icc()/kly-media-production/medias/5446352/original/057757300_1765879580-Liverpool_s_Dominik_Szoboszlai_is_tackled_by_Inter_Milan_s_Alessandro_Bastoni.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5508868/original/022463100_1771630421-Prabowo_Bertemu_CEO.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5379847/original/008231100_1760397382-Prabowo_dan_Trump_di_KTT_Perdamaian_untu_Gaza.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5508809/original/036818300_1771604061-unnamed__28_.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4263103/original/002442900_1671164554-ilustrasi_bayi.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5508796/original/004578600_1771600299-247987.jpg)
