Hasil Investigasi FIFA Bikin Geger! FAM Palsukan Dokumen Keturunan Kakek-Nenek 7 Pemain Naturalisasi Ilegal Malaysia, Tidak Lahir di Negeri Jiran

Bola.net - FIFA mengumumkan hasil investigasi lengkap terkait dugaan pemalsuan dokumen naturalisasi tujuh pemain Timnas Malaysia, Senin (6/10) malam WIB. Temuan ini menjadi puncak penyelidikan panjang yang dimulai sejak laporan awal pada Juni lalu.
Investigasi ini dimulai setelah laporan resmi yang masuk pada 11 Juni 2025, sehari setelah laga Malaysia melawan Vietnam di Kualifikasi Piala Asia 2027. Dalam pertandingan itu, Malaysia menang 4-0 dan dua dari pemain naturalisasi tersebut bahkan mencetak gol.
FIFA kemudian menelusuri seluruh dokumen naturalisasi yang diajukan FAM untuk tujuh pemain asing. Hasilnya, semua sertifikat kelahiran leluhur yang dijadikan dasar pewarganegaraan ternyata telah dimanipulasi dengan menulis tempat lahir palsu di Malaysia.
Dari laporan resmi Komite Disiplin FIFA, pemain pertama adalah Gabriel Felipe Arrocha atau Gabriel Palmero. Dalam dokumen versi FAM, neneknya Maria Belen Concepción Martín disebut lahir di Malaka, Malaysia. Namun fakta sebenarnya, ia lahir di Santa Cruz de la Palma, Spanyol.
Pemain Lainnya

Pemain kedua, Facundo Tomás Garcés, didaftarkan menggunakan data kakeknya Carlos Rogelio Fernandez yang konon lahir di Penang, Malaysia. Setelah diverifikasi, FIFA menemukan dokumen asli yang menunjukkan kelahiran di Villa María Selva, Santa Fe de la Cruz, Argentina.
Kasus serupa juga terjadi pada Rodrigo Julián Holgado, di mana kakeknya Omar Eli Holgado Gardon disebut lahir di George Town, Malaysia versi dokumen FAM. Investigasi membuktikan lokasi sebenarnya adalah Caseros, Buenos Aires, Argentina.
Nama berikutnya adalah Imanol Javier Machuca. Dalam berkas naturalisasinya, neneknya Concepción Agueda Alaniz tercatat lahir di Penang, Malaysia. Dokumen asli yang ditemukan FIFA menyatakan kelahirannya terjadi di Roldán, Argentina.
Pemain kelima, João Vítor Brandão Figueiredo, menggunakan data neneknya Nair de Oliveira yang disebut lahir di Johor, Malaysia. Namun, catatan sipil resmi Brasil menunjukkan kelahirannya berasal dari Abre Campo, Brasil.
Pemain Lainnya

Sementara itu, Jon Irazabal Iraurgi terhubung dengan dokumen kakeknya Gregorio Irazabal y Lamiquiz yang dipalsukan sebagai kelahiran Kuching, Sarawak, Malaysia. Dalam dokumen asli, Gregorio ternyata lahir di Villa de Guernica y Luno, Provinsi Viscaya, Spanyol.
Kasus terakhir menjerat Héctor Alejandro Hevel Serrano, yang menggunakan data Hendrik Jan Hevel. Dalam berkas FAM, sang kakek disebut berasal dari Malacca Straits Settlements, Malaysia, padahal bukti autentik menunjukkan kelahiran di The Hague, Belanda.
FIFA menyatakan bahwa seluruh dokumen yang diserahkan FAM dalam tujuh berkas kasus (FPSD-18682, 18683, 19517, 19518, 19519, 19520, 19521) telah dipalsukan. Lembaga tersebut menyimpulkan bahwa FAM dan para pemain sengaja menggunakan dokumen palsu untuk menghindari aturan eligibilitas agar dapat memperkuat Timnas Malaysia.
Sebagai konsekuensi, FAM dijatuhi denda sebesar CHF 350.000 (Rp7,3 miliar). Tujuh pemain yang terlibat juga dikenai sanksi masing-masing CHF 2.000 (Rp41 juta) serta larangan bermain di kompetisi internasional selama 12 bulan.
FIFA menutup laporannya dengan menyatakan bahwa keputusan ini diambil berdasarkan bukti kuat dan dinyatakan bersifat final. FAM telah merespons hasil investigasi itu dengan membuat pernyataan.
Daftar Lengkap Kakek-Nenek 7 Pemain Naturalisasi Ilegal Malaysia Versi Investigasi FIFA

Gabriel Felipe Arrocha
- Nenek: Maria Belen Concepción Martín
- Dokumen FAM: Lahir di Malacca, Malaysia
- Dokumen Asli FIFA: Lahir di Santa Cruz de la Palma, Spanyol
Facundo Tomás Garcés
- Kakek: Carlos Rogelio Fernandez
- Dokumen FAM: Lahir di Penang, Malaysia
- Dokumen Asli FIFA: Lahir di Villa María Selva, Santa Fé de la Cruz, Argentina
Rodrigo Julián Holgado
- Kakek: Omar Eli Holgado Gardon
- Dokumen FAM: Lahir di George Town, Malaysia
- Dokumen Asli FIFA: Lahir di Caseros, Buenos Aires, Argentina
Imanol Javier Machuca
- Nenek: Concepción Agueda Alaniz
- Dokumen FAM: Lahir di Penang, Malaysia
- Dokumen Asli FIFA: Lahir di Roldán, Argentina
João Vítor Brandão Figueiredo
- Nenek: Nair de Oliveira
- Dokumen FAM: Lahir di Johore, Malaysia
- Dokumen Asli FIFA: Lahir di Abre Campo, Brasil
Jon Irazabal Iraurgi
- Kakek: Gregorio Irazabal y Lamiquiz
- Dokumen FAM: Lahir di Kuching, Sarawak, Malaysia
- Dokumen Asli FIFA: Lahir di Villa de Guernica y Luno, Viscaya, Spanyol
Héctor Alejandro Hevel Serrano
- Kakek: Hendrik Jan Hevel
- Dokumen FAM: Lahir di Malacca Straits Settlements, Malaysia
- Dokumen Asli FIFA: Lahir di The Hague, Belanda
(Bola.net/Fitri Apriani)
Baca Juga:
- Sisi Lain Patrick Kluivert: 4 Anaknya Semua jadi Pemain Bola, 3 di Antaranya Baru Saja Cetak Gol!
- Alhamdulillah! Timnas Indonesia Telah Full Team di Arab Saudi, 29 Pemain Bergabung
- Hangat dan Menggemaskan! Justin Hubner Tiba di Jeddah Sambil Gendong Kamari Anak Jennifer Coppen
- Perbandingan Prestasi Patrick Kluivert dan Herve Renard di Dunia Kepelatihan: Bak Bumi dan Langit
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Italia 9 Januari 2026 07:41Hasil Lengkap, Klasemen, Jadwal dan Top Skor Serie A 2025/2026
-
Liga Inggris 9 Januari 2026 07:05Hasil Lengkap, Klasemen, Jadwal dan Top Skor Premier League 2025/2026
-
Liga Inggris 9 Januari 2026 06:07Rapor Pemain Liverpool: Performa Solid Bikin Arsenal Kehilangan Taji
-
Liga Inggris 9 Januari 2026 05:30
LATEST UPDATE
-
Voli 9 Januari 2026 09:21 -
Liga Spanyol 9 Januari 2026 09:18 -
Bulu Tangkis 9 Januari 2026 08:58 -
Liga Italia 9 Januari 2026 08:55 -
Bulu Tangkis 9 Januari 2026 08:50 -
Liga Spanyol 9 Januari 2026 08:37
BERITA LAINNYA
-
tim nasional 8 Januari 2026 21:28 -
tim nasional 7 Januari 2026 18:39 -
tim nasional 7 Januari 2026 17:50 -
tim nasional 6 Januari 2026 22:13 -
tim nasional 6 Januari 2026 22:08 -
tim nasional 6 Januari 2026 20:42
MOST VIEWED
- Timnas Indonesia Dipastikan Tanpa Thom Haye dan Shayne Pattynama untuk FIFA Series Maret 2026, Ini Penyebabnya
- Gambaran Gaya Main Timnas Indonesia Era John Herdman: Menyerang, Passing Cepat, dan Andalkan Speed
- Menerka Gaya Bermain Timnas Indonesia di Bawah John Herdman: Andalkan Pressing Ketat dan Transisi Kilat
- Jadwal Lengkap Timnas Indonesia di Piala Asia Futsal 2026
HIGHLIGHT
- 3 Pemain yang Bisa Cabut dari Arsenal pada Bursa T...
- 6 Pemain yang Bisa Tinggalkan Man United pada Jend...
- 6 Calon Suksesor Pep Guardiola di Manchester City
- 4 Pelatih yang Bisa Diboyong Chelsea jika Enzo Mar...
- 10 Pemain dengan Gaji Termahal di Piala Afrika 202...
- 4 Opsi Transfer Darurat Manchester United Usai Bru...
- 10 Pemain Premier League yang Berpotensi Pindah pa...

















:strip_icc()/kly-media-production/medias/5443700/original/061568300_1765714214-Rano_Karno_1.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5467578/original/049374000_1767923191-AC_Milan_s_Matteo_Gabbia.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5467572/original/010560100_1767922526-Genoa_s_Nicolae_Stanciu__right__reacts_after_missing_a_chance_to_score_from_a_penalty_spot_during_the_Serie_A_soccer_match_between_AC_Milan_and_Genoa.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5467549/original/032120700_1767921748-AC_Milan_s_head_coach_Massimiliano_Allegri.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5467108/original/070332500_1767862844-WhatsApp_Image_2026-01-08_at_10.37.49.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5467501/original/050359800_1767909408-PSG_players_celebrate_after_the_French_Super_Cup.jpg)

