FOLLOW US:


Jelang Hadapi Laos, Timnas Indonesia U-18 Harus Bereskan Dua PR Ini

11-08-2019 20:48

 | Ari Prayoga

Jelang Hadapi Laos, Timnas Indonesia U-18 Harus Bereskan Dua PR Ini
Timnas Indonesia U-18 di Piala AFF U-18 © Dok. PSSI

Bola.net - Pelatih Timnas Indonesia U-18, Fakhri Husaini menyebut bahwa tim asuhannya masih memiliki dua pekerjaan rumah yang harus dibereskan meski sudah melakoni tiga laga di Piala AFF U-18 2019.

Timnas Indonesia U-18 meraih tiga kemenangan beruntun di babak penyisihan Grup A. Catatan tersebut membuat Garuda Nusantara kukuh di puncak klasemen sementara dengan raihan sembilan poin.

Indonesia tercatat tampil produktif dengan mencetak 17 gol dari tiga laga. Catatan kebobolan mereka pun terbilang sedikit yakni dua kali.

Fakhri menilai, Timnas Indonesia U-18 seharusnya tidak kebobolan dua gol itu. Kurangnya faktor komunikasi dan disiplin dalam bertahan diyakini menjadi 2 hal yang harus dibenahi anak asuhnya.

"Kemasukan dua gol sejauh ini saya rasa karena kurangnya komunikasi dan disiplin dalam bertahan antarapemain belakang dan kiper. Ini pelajaran untuk mereka, terutama untuk pemain yang baru diturunkan serta kiper," kata Fakhri Husaini seperti dikutip situs resmi PSSI.

"Saya juga katakan ke pemain untuk terus fokus dan konsentrasi sepanjang pertandingan. Jangan merasa nyaman karena sudah mencetak gol banyak lebih dulu," tegas Fakhri.

Pada laga selanjutnya, Timnas Indonesia U-18 akan menghadapi Laos, Senin (12/8/2019). Laga ini sangat krusial buat kedua tim yang berambisi mengamankan tiket semifinal Piala AFF 2019.

1 dari 1

Kemungkinan Rotasi

Padatnya jadwal antarpertandingan di Piala AFF 2019 membuat pelatih Fakhri Husaini perlu memutar otak. Fakhri menilai, dirinya kemungkinan akan mengambil langkah rotasi pemain untuk pertandingan melawan Laos.

"Hanya saja rotasi mungkin di sini diperlukan. Dengan lebih dahulu melihat kondisi terakhir pemain. Itu salah satu cara kami untuk menyiasati jadwal padat di Piala AFF ini," ujar Fakhri Husaini.

Sumber: Bola.com/Zulfirdaus Harahap-ditulis pada 11 Agustus 2019
Penulis: Ari R Prayoga