Jelang Hadapi Qatar di Piala Asia U-17 2026, ini PR yang Harus Dituntaskan Timnas Indonesia U-17: Asah Lini Serang

Jelang Hadapi Qatar di Piala Asia U-17 2026, ini PR yang Harus Dituntaskan Timnas Indonesia U-17: Asah Lini Serang
Skuad Timnas Indonesia U-17 merayakan kemenangan atas China di Piala Asia U-17, Selasa (5/5/2026) (c) Dok. PSSI

Bola.net - Timnas Indonesia U-17 harus berbenah sebelum menghadapi Timnas Qatar U-17 di laga kedua Grup B Piala Asia U-17 2026 di Lapangan A King Abdullah Sports City Training Stadium, Jeddah, Sabtu (09/05/2026) malam WIB.

Timnas Indonesia U-17 sebelumnya memang berhasil menang atas Timnas China U-17 di laga perdana. Namun ada beberapa hal yang masih harus dibenahi oleh pelatih Garuda Muda, Kurniawan Dwi Yulianto.

Dalam laga itu, skuad Garuda Muda tak bisa menghentikan dominasi lawan yang terus-menerus menggempur pertahanan. Beruntung ketajaman para pemain China U-17 tidak begitu maksimal, sehingga mereka gagal memecah kebuntuan.

Dari laga ini, anak asuh Kurniawan Dwi Yulianto harus bisa belajar untuk memperbaiki beberapa kekurangan yang terlihat dari catatan statistik, terutama jelang duel kontra Qatar U-17. Berikut ulasannya.

Benahi Akurasi Umpan

Benahi Akurasi Umpan

Duel Timnas Indonesia U-17 vs Vietnam di Piala AFF U-17 2026, Minggu (19/4/2026). (c) Bola.net/M. Iqbal Ichsan

Timnas Indonesia U-17 sulit untuk bisa mengatasi dominasi lawan karena memiliki akurasi operan yang memprihatinkan. Dari segi jumlah, skuad Garuda Muda hanya bisa melepaskan total 259, berbanding 375 milik China U-17.

Dari seluruh umpan itu, skuad Garuda Muda hanya bisa mengukir akurasi mencapai 61,8 persen, sedangkan China bisa mencapai 76,5 persen. Selain catatan distribusi ini, Timnas Indonesia U-17 juga lemah dalam umpan silang.

Dari total tiga crossing yang diciptakan sepanjang laga, tingkat akurasinya 0 persen. Artinya, tidak ada umpan silang yang berhasil dicatatkan para pemain. Padahal, China sanggup melepaskan hingga 41 crossing, dengan akurasi mencapai 24,4 persen.

Sulit Menangi Duel Perebutan Bola

Sulit Menangi Duel Perebutan Bola

Duel Timnas Indonesia U-17 vs Vietnam di Piala AFF U-17 2026, Minggu (19/4/2026). (c) Bola.net/M. Iqbal Ichsan

Selain itu, Garuda Muda juga harus memiliki agresivitas yang lebih tinggi untuk bisa memenangkan setiap duel pada laga berikutnya. Sebab, pada laga sebelumnya, ini menjadi catatan tersendiri.

Tingkat keberhasilan Timnas Indonesia U-17 dalam memenangi duel hanya mencapai 44,2 persen, sedangkan China bisa mencapai 55,8 persen. Yang patut mendapat perhatian, skuad Garuda Muda ternyata sangat lemah dalam duel udara.

Pasalnya, anak asuh Kurniawan hanya bisa mengukir kemenangan duel udara sebesar 32,1 persen, sangat jomplang dengan China U-17 yang bisa menghasilkan kemenangan duel di udara sebesar 67,9 persen.

Kesulitan Ciptakan Peluang

Kesulitan Ciptakan Peluang

Pelatih Timnas Indonesia U-17, Kurniawan Dwi Yulianto, usai laga lawan Vietnam U-17, Minggu (19/4/2026). (c) Bola.net/M. Iqbal Ichsan

Timnas Indonesia U-17 sebetulnya bisa dibilang sangat minim menghadirkan ancaman di area pertahanan lawan. Sebab, sepanjang 2x45 menit, Matthew Baker dan kawan-kawan hanya bisa melepaskan enam tembakan, berbanding 19 shots milik lawan.

Namun, ternyata hanya ada satu tembakan saja yang mengarah ke gawang alias menjadi shot on target. Dan satu-satunya tembakan tersebut merupakan sepakan Keanu Sanjaya yang menghasilkan gol pada menit ke-87.

Sementara itu, tiga tembakan lainnya yang dilepaskan Garuda Muda bisa diblok oleh lawan, sedangkan dua lainnya tidak mengarah ke gawang alias menjadi shot off target. Dengan catatan ini, Garuda Muda mengukir 16,7 persen akurasi tembakan.

Disadur dari: Bola.com/Radifa Arsa/Benediktus Gerendo Pradigdo
Published: 07/05/2026