
Bola.net - Uji coba kembali bakal digelar Timnas Indonesia jelang tampil di Piala AFF 2020 mendatang. Kali ini, Indonesia akan menjajal kekuatan Myanmar di Antalya, Turki, Kamis (25/11/2021) mendatang. Ini adalah uji coba kedua setelah sebelumnya Timnas melawan Afghanistan yang berakhir dengan kekalahan.
Timnas Indonesia tentu sudah melupakan kekalahan dari Afghanistan dan memetik banyak pelajaran dalam pertandingan tersebut. Beragam evaluasi dimatangkan agar skuad Timnas Indonesia mendapat hasil maksimal di Piala AFF 2020 nanti.
Pertarungan antara Timnas Indonesia kontra Myanmar tidak hanya akan menjadi panggung bagi para penggawa andalan tim Garuda untuk mengatasi Myanmar yang dikenal sebagai tim kuda hitam. Namun, duel tersebut juga ajang adu taktik bagi pelatih masing-masing.
Shin Tae-yong sebagai pelatih Timnas Indonesia akan beradu taktik dengan Antoine Hey sebagai nahkoda tim Myanmar. Strategi masing-masing pelatih akan sangat berpengaruh pada performa tim di atas lapangan nanti.
Shin Tae-yong kembali menjadi tumpuan utama Timnas Indonesia dalam meramu strategi jitu. Shin Tae-yong dipercaya membangun Timnas Indonesia yang tangguh, termasuk membesut Timnas U-19 dan U-23.
Dirinya punya bekal positif setelah mengantarkan Timnas Indonesia senior menyingkirkan Chinese Taipei di play-off Kualifikasi Piala Asia 2023. Kini dirinya kembali diharapkan membawa sesuatu yang spesial.
Menjawab Tantangan

Pada laga uji coba melawan Myanmar, Timnas Indonesia tak akan diperkuat oleh tiga pemain. Mereka adalah Egy Maulana Vikri, Elkan Baggott, dan Witan Sulaeman.
Ketiganya sudah kembali ke klub masing-masing. Egy kembali ke Slovakia untuk membela FK Senica, Elkan Baggott pulang ke Inggris untuk bermain bersama Ipswich Town, dan Witan balik ke Polandia untuk membela Lechia Gdanks.
Sebelumnya, ketiga pemain tersebut bermain saat Timnas Indonesia kalah 0-1 dari Afghanistan (16/11/2021). Tantangan berat akan dihadapi skuad Garuda tanpa ketiga pemain tersebut pada laga uji coba terakhir melawan Myanmar jelang Piala AFF 2020.
Tentu hal ini akan menjadi tantangan tersendiri bagi pelatih asal Korsel itu dalam memaksimalkan potensi seluruh pemain yang ada. Shin Tae-yong yakin anak asuhnya bisa meraih kemenangan melawan Myanmar karena telah menunjukkan penampilan gemilang dan semangat juang tinggi saat melawan Afghanistan.
"Untuk pertandingan berikutnya melawan Myanmar, kami harus mendapatkan kemenangan. Memang tim ini semakin membaik. Sampai akhir pertandingan mereka terus berjuang. Jadi, semakin meyakinkan buat pertandingan selanjutnya melawan Myanmar," kata Shin Tae-yong belum lama ini.
Kemudian Shin Tae-yong sempat mengungkapkan penyebab kekalahan timnya di uji coba sebelumnya. Dia menyebut para pemain masih jet lag, tidak menjalankan taktik dengan baik, dan sering melakukan kesalahan operan.
Tentunya tidak ada alasan serupa bagi Fachrudin Aryanto dan kawan-kawan untuk tampil ngotot menghadapi Myanmar. Terlebih skuad Timnas Indonesia sudah sekitar dua pekan berada di Turki untuk adaptasi dan berlatih.
Potensi Timnas Myanmar
Sementara di kubu Timnas Myanmar akan dipimpin oleh Antoine Hey, yang merupakan sosok pelatih asal Jerman. Ia sudah diapuk sebagai juru taktik Myanmar sejak tahun 2018.
Memulai karier kepelatihannya sejak tahun 2003 lalu, Hey lebih banyak menimba ilmu dan pengalaman di Afrika. Setidaknya, ada lima negara di Benua Hitam yang pernah merasakan sentuhan Hey, mereka adalah Lesotho, Gambia, Liberia, Kenya, dan Rwanda.
Antoine Hey, telah memanggil para pemain yang akan dibawanya untuk melakukan pemusatan latihan di Turki sekaligus menjalani laga uji coba dengan Timnas Indonesia. Myanmar hanya membawa 19 pemain ke Turki.
Berbeda dengan Afghanistan, pemain-pemain Myanmar seluruhnya merupakan pemain yang berkarier di liga domestik mereka sendiri. Selain itu ada beberapa pemain yang akan menjadi debutan setelah sebelumnya memperkuat Timnas U-23, seperti Aung Naing Win, Soe Aarkar, Kaung Htet Soe, dan Nay Moe Naing.
Selain itu juga ada pemain senior yang akan berpotensi mendapatkan debutnya bersama Myanmar, antara lain Myo Ko Tun dan Pyae Lyan Aung. Bek senior berusia 33 tahun, David Htan, masih akan mendapatkan kepercayaan untuk membimbing adik-adiknya beradaptasi di Timnas Myanmar, mengingat bek senior itu sudah 67 kali membela Asian Lions.
Namun melihat jam terbangnya bersama Timnas Myanmar dengan sudah bekerja selama tiga tahun, membuat Antoine Hey paham betul kekuatan timnya. Sekaligus menjadi kekuatan tersendiri bagi Hey dalam meramu taktik dan strategi yang tepat, demi mematangkan persiapan menuju Piala AFF 2020.
Jadwal Pertandingan
Jadwal Timnas Indonesia Vs Myanmar
Kamis, 25 November 2021
Stadion Gloria Sports Arena, Antalya, Turki
Kick-off: 20.00 WIB
Disadur dari: Bola.com (Aryo Atmaja; 23/11/21)
JANGAN LEWATKAN INI BOLANETERS
- PSSI Ingin Naturalisasi Pemain Lagi untuk Memperkuat Timnas Indonesia, Bagaimana Reaksi Netizen?
- Kabar Terbaru dari Para Pemain Calon Naturalisasi Timnas Indonesia: Sandy Walsh Oke Nih!
- Shin Tae-yong Kantongi Nama Pemain Penting di Timnas Indonesia U-18
- Pemain Timnas U-18 Dipukul Lawan Saat Uji Coba di Turki, Apa Kata Shin Tae-yong?
- Jelang Piala AFF: Ranking FIFA Timnas Indonesia di Bawah Myanmar, Unggul dari 4 Negara
Advertisement
Berita Terkait
LATEST UPDATE
-
Liga Inggris 7 Maret 2026 06:13 -
Liga Inggris 7 Maret 2026 05:16 -
Liga Spanyol 7 Maret 2026 05:15 -
Liga Inggris 7 Maret 2026 05:04 -
Bundesliga 7 Maret 2026 04:57 -
Liga Eropa Lain 7 Maret 2026 04:50
BERITA LAINNYA
-
tim nasional 6 Maret 2026 22:40 -
tim nasional 6 Maret 2026 21:33 -
tim nasional 6 Maret 2026 20:17 -
tim nasional 6 Maret 2026 19:47 -
tim nasional 6 Maret 2026 19:35 -
tim nasional 6 Maret 2026 17:00
MOST VIEWED
- Resmi! Daftar 28 Pemain Pilihan Nova Arianto ke Timnas Indonesia U-20 untuk Piala AFF U-19 2026 dan Kualifikasi Piala Asia U-20 2027
- Rapor 10 Eks Pemain Diaspora Timnas Indonesia di BRI Super League 2025/2026: Hanya 3 yang Bermain Reguler?
- Misi Senyap John Herdman: Timnas Indonesia Berpotensi Kedatangan 2 Pemain Diaspora dari Eropa
- Jay Idzes Ukir Rekor Baru, Resmi Jadi Pemain Termahal Indonesia dengan Nilai Rp230 Miliar
HIGHLIGHT
- 6 Pemain Arsenal yang Kontraknya Habis pada 2027, ...
- 5 Klub MLS yang Paling Mungkin Mendatangkan Casemi...
- 10 Kiper Terhebat dalam Sejarah Premier League Men...
- 6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: S...
- 5 Kekalahan Terburuk Real Madrid di Copa del Rey A...
- Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenio...
- 10 Pemain Premier League yang Berpotensi Pindah pa...

















:strip_icc()/kly-media-production/medias/5523436/original/088155600_1772816651-1001064690.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5523431/original/011866200_1772816106-260254.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5211473/original/020366100_1746581539-hansi.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5519603/original/021723700_1772587901-AP26062748359237.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5343404/original/006730000_1757415749-14689.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5523402/original/083790500_1772811975-IMG_2172.jpeg)

