
Bola.net - Ponaryo Astaman angkat bicara soal tekanan yang melanda para penggawa Timnas Indonesia, menyusul hasil buruk mereka pada laga Kualifikasi Piala Dunia 2022 Grup G Zona Asia. Eks penggawa Timnas Indonesia ini menyebut tekanan yang dirasakan Andritany Ardhiyasa dan kawan-kawan tersebut adalah hal yang sangat wajar.
"Tekanan di level tim nasional memang tak main-main," ucap Ponaryo.
"Hanya pemain yang juga siap secara mental yang bisa bermain baik di tim nasional," sambungnya.
Sebelumnya, tekanan berat melanda para penggawa Timnas Indonesia menyusul raihan buruk mereka di Kualifikasi Piala Dunia 2022 Grup G Zona Asia. Dalam dua laga perdana mereka, Timnas Indonesia selalu menelan kekalahan.
Pada laga kontra Timnas Malaysia, Timnas Indonesia yang sempat unggul dulu akhirnya harus menelan kekalahan 2-3. Sementara, pada laga kontra Thailand, mereka harus menelan kekalahan tiga gol tanpa balas.
Saat ini, Indonesia masih terdampar di dasar klasemen sementara Grup G.
Timnas Indonesia akan menghadapi Uni Emirat Arab pada laga ketiga mereka di ajang Kualifikasi Piala Dunia 2022 Grup G Zona Asia. Pertandingan ini akan dihelat di Rashid Al-Maktoum Stadium, Kamis (10/10).
Bagaimana Ponaryo membandingkan tekanan yang diterima para penggawa Timnas Indonesia saat ini dibandingkan yang diterimanya beberapa waktu lalu? Simak di bawah ini.
Faktor Media Sosial
Menurut Ponaryo, tekanan yang harus dirasakan para penggawa Timnas saat ini berbeda dengan yang dihadapinya beberapa waktu lalu. Pria berusia 39 tahun tersebut mengaku bahwa saat ini tekanan bisa datang dari mana saja, termasuk media sosial.
"Ini harus siap mereka hadapi. Kemungkinan besar, media sosial inilah faktor terbesarnya," tutur Ponaryo.
"Ini tantangannya. Inilah sepak bola saat ini. Kita tak bisa lepas dari hal ini. Yang penting adalah bagaimana pemain bisa tetap fokus dan berani menghadapi tantangan tersebut," sambungnya.
Tekanan Masih Wajar
Lebih lanjut, Ponaryo menyebut bahwa tekanan suporter pada para penggawa Timnas Indonesia saat ini masih dalam taraf wajar. Menurutnya, semua tergantung dari cara si pemain untuk menyikapi hal tersebut.
"Kalau mereka memang 'bandel', saya rasa biasa saja," kata Ponaryo.
"Namun, kalau memang terlalu dipikirkan tentu akan mengganggu. Yang pasti, pemain tidak bisa mengontrol suporter," ia menandaskan.
(Bola.net/Dendy Gandakusumah)
Advertisement
Berita Terkait
LATEST UPDATE
-
Liga Italia 21 Januari 2026 08:48 -
Liga Champions 21 Januari 2026 08:43 -
Liga Champions 21 Januari 2026 08:36 -
Liga Champions 21 Januari 2026 08:30 -
Liga Champions 21 Januari 2026 08:19 -
Liga Inggris 21 Januari 2026 08:13
BERITA LAINNYA
-
tim nasional 20 Januari 2026 22:26 -
tim nasional 20 Januari 2026 16:39 -
tim nasional 20 Januari 2026 14:49 -
tim nasional 20 Januari 2026 09:13 -
tim nasional 20 Januari 2026 09:10 -
tim nasional 20 Januari 2026 09:09
MOST VIEWED
- Bek Premier League Blak-blakan soal Kans Membela Timnas Indonesia: Sangat Senang Mereka Ingin Saya, tapi...
- Yang Unik dari Piala AFF 2026: Durasi Turnamen Rasa Piala Dunia, Padahal Cuma 10 Tim
- Kabar 4 Pemain Timnas Indonesia di Thailand: Asnawi Mangkualam Kena Kartu Merah Lagi, Pratama Arhan Comeback
- Ajax Pastikan Jordi Cruyff Tetap Jadi Penasihat Teknis di PSSI Walau Sudah Teken Kontrak Sebagai Direktur Teknik
HIGHLIGHT
- 8 Mantan Anak Buah Ole Gunnar Solskjaer yang Masih...
- 8 Pemain Strasbourg yang Wajib Dipertimbangkan Che...
- Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir ...
- 4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelat...
- 4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester Unit...
- Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenio...
- 10 Pemain Premier League yang Berpotensi Pindah pa...

















:strip_icc()/kly-media-production/medias/5478881/original/082736200_1768958519-PHOTO-2026-01-20-18-28-27.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5478870/original/037289600_1768956979-1000521273.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/thumbnails/5478868/original/049824700_1768956658-momen-unik-saat-presiden-prabowo-bertemu-pm-starmer-di-london-0a9cf1.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5478865/original/037928200_1768955017-PHOTO-2026-01-20-18-28-26.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5478863/original/039458700_1768954137-1000521557.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5478808/original/008534300_1768926875-korupsi.jpg)
