
Bola.net - Aksi boikot yang dilakukan oleh beberapa kelompok suporter ditanggapi dingin oleh manajemen Timnas Indonesia. Mereka mengaku tidak akan mempermasalahkan tindakan sebagian kelompok suporter tersebut.
Melalui akun jejaring sosial Twitter mereka, manajemen Timnas senior menyatakan tidak akan ikut campur terhadap aksi boikot beberapa suporter tersebut, Mereka juga menyatakan harapannya agar permasalahan yang terjadi pada klub kelompok suporter itu segera selesai dan para kelompok suporter ini bisa kembali bergabung untuk mendukung perjuangan Timnas Indonesia di Fase Grup Putaran Ketiga Kualifikasi Piala Dunia Zona Asia tersebut.
"Kami tidak akan ikut campur soal boikot. Semoga kisruh klub bisa segera berakhir dan kita bisa bersatu di GBK pada laga versus Iran nanti," tulis manajemen Timnas melalui akun resmi mereka, @skuadgaruda, pukul 17.23, Selasa (11/10) hari ini.
Sebelumnya, dalam laga menjamu Timnas Qatar ini, Skuadra Garuda Merah Putih dipastikan tidak akan mendapat dukungan dari The Jakmania. Kelompok suporter Persija Jakarta ini menyatakan akan memboikot untuk mendukung perjuangan anak asuh Pelatih Wim Rijsbergen itu. Keputusan ini diambil sebagai sikap protes mereka terhadap buruknya kinerja Komite Eksekutif PSSI. Salah satu bentuk buruknya kinerja tersebut, menurut Sekretaris Umum The Jakmania, Richard Ahmad Supriyanto, adalah belum jelasnya sikap PSSI terkait konflik di internal Persija.
"Ini merupakan bentuk sikap kami terhadap buruknya kinerja Komite Eksekutif PSSI. Mereka mengubah jumlah peserta kompetisi musim depan dari 18 menjadi 24 klub," ungkap Richard pada Bola.net.
"Selain itu, mereka juga belum memberikan kepastian terkait permasalahan yang ada di Persija maupun keikutsertaan klub ini di kompetisi mendatang," tegasnya. (bola/den)
Melalui akun jejaring sosial Twitter mereka, manajemen Timnas senior menyatakan tidak akan ikut campur terhadap aksi boikot beberapa suporter tersebut, Mereka juga menyatakan harapannya agar permasalahan yang terjadi pada klub kelompok suporter itu segera selesai dan para kelompok suporter ini bisa kembali bergabung untuk mendukung perjuangan Timnas Indonesia di Fase Grup Putaran Ketiga Kualifikasi Piala Dunia Zona Asia tersebut.
"Kami tidak akan ikut campur soal boikot. Semoga kisruh klub bisa segera berakhir dan kita bisa bersatu di GBK pada laga versus Iran nanti," tulis manajemen Timnas melalui akun resmi mereka, @skuadgaruda, pukul 17.23, Selasa (11/10) hari ini.
Sebelumnya, dalam laga menjamu Timnas Qatar ini, Skuadra Garuda Merah Putih dipastikan tidak akan mendapat dukungan dari The Jakmania. Kelompok suporter Persija Jakarta ini menyatakan akan memboikot untuk mendukung perjuangan anak asuh Pelatih Wim Rijsbergen itu. Keputusan ini diambil sebagai sikap protes mereka terhadap buruknya kinerja Komite Eksekutif PSSI. Salah satu bentuk buruknya kinerja tersebut, menurut Sekretaris Umum The Jakmania, Richard Ahmad Supriyanto, adalah belum jelasnya sikap PSSI terkait konflik di internal Persija.
"Ini merupakan bentuk sikap kami terhadap buruknya kinerja Komite Eksekutif PSSI. Mereka mengubah jumlah peserta kompetisi musim depan dari 18 menjadi 24 klub," ungkap Richard pada Bola.net.
"Selain itu, mereka juga belum memberikan kepastian terkait permasalahan yang ada di Persija maupun keikutsertaan klub ini di kompetisi mendatang," tegasnya. (bola/den)
Advertisement
Berita Terkait
LATEST UPDATE
-
Otomotif 30 Mei 2026 22:43Klasemen Pembalap Red Bull Rookies Cup 2026
-
Liga Italia 30 Mei 2026 22:27Arne Slot Langsung Diburu AC Milan Setelah Dipecat Liverpool
BERITA LAINNYA
-
tim nasional 29 Mei 2026 22:48Resmi! Nova Arianto Panggil 23 Pemain untuk Piala AFF U-19 2026
SOROT
-
Liputan6 30 Mei 2026 20:00Link Live Streaming Final Liga Champions PSG vs Arsenal di Vidio
-
Liputan6 30 Mei 2026 19:00Tempat Menonton PSG vs Arsenal, Sabtu 30 Mei 2026 Pukul 23.00 WIB
MOST VIEWED
Jelang Terjun ke Piala AFF U-19 2026, Nova Arianto Coret 3 Pemain dari Timnas Indonesia U-19
Jadwal Lengkap Piala AFF U-19 2026, Siaran Langsung Indosiar dan SCTV, Live Streaming Vidio
Vietnam Mulai Cemas dengan Kekuatan Timnas Indonesia Jelang Piala AFF 2026
Mengapa Luke Vickery dan Mitchell Baker Belum Bisa Perkuat Timnas Indonesia di FIFA Matchday?
HIGHLIGHT
6 Pemain yang Punya Gelar La Liga Lebih Banyak dar...
Xabi Alonso ke Chelsea? Ini 5 Bintang Real Madrid ...
5 Duel El Clasico Paling Gila: Dari Hattrick Bocah...
7 Kandidat Pengganti Casemiro di Manchester United...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
9 Kandidat Pengganti Alvaro Arbeloa di Real Madrid...
Jika Barcelona Mundur: 6 Destinasi Potensial Marcu...












:strip_icc()/kly-media-production/medias/5212739/original/051133800_1746656674-PSG_ARSENAL_1.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5238447/original/092890900_1748720316-AP25151698766567.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5203484/original/096368300_1745965426-ARSENAL_PSG_1.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5203485/original/044469100_1745965501-ARSENAL_PSG_2.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5212742/original/078332400_1746656788-PSG_ARSENAL_3.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/7354325/original/017267700_1780135518-Screenshot_2026-05-30_165842.jpg)

