Marshal Masita Blak-blakan soal Polemik Jersey Timnas Indonesia: PSSI Punya Banyak Catatan untuk Erspo

Bola.net - Direktur Utama PT Garuda Sepakbola Indonesia (PT GSI), Marshal Masita blak-blakan terkait polemik jersey Timnas Indonesia dan pertemuannya dengan pemilik Erspo, Muhammad Sadad pada Senin (1/4/2024).
PT GSI adalah perusahaan yang 95 persen sahamnya dimiliki PSSI yang didirikan untuk mengelola aset bisnis PSSI secara profesional, transparan, dan akuntabel atau sederhananya untuk komersialisasi PSSI.
"Pertemuan itu inisiasi PSSI atau GSI. Karena kami melihat apa yang terjadi di dunia maya ini sudah semakin ke mana-mana dengan tanpa ada arah yang jelas untuk masalahnya bisa beres," ujar Marshal.
"Buat kami, kami melihat mungkin apa yang dikatakan oleh orang tersebut atau orang yang menyatakan bahwa dia mewakili atau sebagai desainernya dari mitra kami Erspo, menurut kami kurang pantas ya, tidak bijak ya," katanya menambahkan.
Awal Mula
Kegaduhan seputar jersey Timnas Indonesia berawal dari sikap pendiri Makna Group, Ernanda Putra yang ditunjuk Erspo untuk mendesain seragam Skuad Garuda yang telah dilaunching pada 18 Maret 2024.
Ernanda Putra menunjukkan perilaku yang seolah anti-kritik terhadap desain jersey Timnas Indonesia. Alhasil, hastag boikot Erspo di X tidak terelakan lagi dan berdampak negatif kepada PSSI dan Erspo.
"Kita budaya timur, kita harus punya tutur kata yang tidak ofensif lah apalagi ini bulan puasa kan, apalagi ini kalau puasa, baru paskah, jadi momentumnya sangat tidak ini gitu," ucap Marshal.
"Jadi buat kami kalimatnya atau kata-katanyanya tidak tepat, jadi kami mencoba inisiasi pertemuan tersebut untuk meluruskan. PSSI sebenarnya punya catatan banyak ya, bukan satu dua, banyak sekali catatan terhadap Erspo," lanjutnya.
Catatan Panjang

"Namanya juga mitra baru, kita baru kawin, pasti kan ada penyesuaian, ada adaptasi dan lain-lain, itu normalah di semua hubungan kerja sama akan terjadi seperti itu. Di luar apa yang teman-teman ketahui,di luar mengenai desainnya, kami pun sebenarnya sudah punya catatan panjang terhadap Erspo," ungkap Marshal.
"Pertemuan kemarin bukan hanya soal desain sebenarnya, tetapi kami pun memanggil Erspo untuk dipertemukan dengan Justinus Lhaksana, satu untuk meluruskan masalahnya, dan untuk mempertegas juga bahwa kami selaku mitra kami support Erspo untuk memperbaiki."
"Banyak catatan catatan tadi, semua catatan apa saja ya enggak bisa kami buka ke publik, namanya juga hubungan kerja sama, kami based on contract, ya kami berharap Erspo bisa memperbaiki semua catatan-catatan itu agar kita bisa mempunyai kualitas apparel, bukan hanya jersey, Timnas Indonesia yang terbaik begitu," tambah Marshal.
Rilis Desain Baru?
Beredar kabar bahwa Erspo akan merilis desain jersey terbaru untuk Timnas Indonesia pada pertengahan tahun ini. Marshal angkat bicara dan melihatnya sebagai wacana yang tidak mudah.
"Prosesnya itu kalau di dunia fashion industri tidak segampang itu ya, setahu saya di dunia fashion industry itu kamu butuh lead time 3-6 bulan. Kenapa butuh lead time sepanjang itu karena dari pembelian bahan, kemudian celup bahan, kemudian jahit, kemudian QC dan lain-lain, itu butuh 3-6 bulan," jelas Marshal.
"Jadi tidak bisa serta merta ditarik. Hari ini barangnya pun bisa dilihat sudah ada di toko-toko, pastinya reseller-reseller atau distributor-distributor yang sudah berkontrak dengan Erspo pasti akan marah," lanjutnya.
Serahkan ke Erspo

"Jadi prosesnya kami serahkan ke Erspo, tapi tidak akan serta merta tarik, tidak segampang itu. Proses kami lagi tunggu sekarang proses untuk perbaikannya mau seperti apa karena kalau kita mau bikin desain baru dengan apapun yang baru ya itu butuh waktu enggak sebentar," tutur Marshal.
"Kami akan monitor, Kami akan jaga sama-sama, Kami dampingi Erspo, ya semoga aja kali ini prosesnya benar-benar bisa baik, kita mau melibatkan insan sepak bola yang dari awalpun sebenarnya mau lakukan itu ya, tapi kan hak untuk memilih desainer, hak untuk merekrut desainer itu sepenuhnya ranahnya Erspo, bukan ranahnya kami."
"Kami sebagai partner justru mendukung, karena Erspo ini adalah sponsor kami, mereka membayar sejumlah kewajiban kepada kami sebagai pemegang apparelnya Timnas Indonesia," imbuh Marshal.
(Fitri Apriani/Bola.net)
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Inggris 16 Juli 2026 18:12Resmi Gabung Millwall, Elkan Baggott Bidik Promosi ke Premier League
-
Bola Indonesia 16 Juli 2026 13:30Sandy Walsh Janjikan yang Terbaik untuk Persib
LATEST UPDATE
-
Piala Dunia 18 Juli 2026 10:00Joan Laporta: Lionel Messi adalah Masa Lalu, Lamine Yamal Masa Depan
-
Liga Inggris 18 Juli 2026 07:00Manchester United Hidupkan Minat Pada Jean-Philippe Mateta
BERITA LAINNYA
SOROT
-
Liputan6 18 Juli 2026 10:37Sopir Truk Penyebab Kecelakaan Maut di Sibolangit Diamankan
-
Liputan6 18 Juli 2026 09:51Anwar Ibrahim Ancam Usir Warga Israel dari Malaysia
-
Liputan6 18 Juli 2026 09:19Kronologi Penemuan Pria Tewas dengan Luka Tembak di Hotel Kuningan
-
Liputan6 18 Juli 2026 00:54Gempa M 7,4 Meksiko Picu Peringatan Tsunami, Air Laut Naik 0,5 Meter
HIGHLIGHT
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barc...
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di ...
Dari Pele hingga Gilberto Mora, Inilah 10 Pemain T...
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraol...
4 Bek Top yang Jadi Target Real Madrid pada Bursa ...
Man United atau Fenerbahce? 5 Klub yang Bisa Jadi ...
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya

















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3020667/original/078429400_1578929963-20200114-Pangkalan-AS-di-Irak-4.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3176861/original/059460500_1594460731-080457900_1594372867-20200710-Kereta-Jarak-Jauh-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9300124/original/030135500_1784294168-IMG_9236.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5291960/original/050115400_1753237541-Untitled.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/725476/original/ilustrasi_pistol.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3342296/original/095357800_1609984155-gempa.jpg)
