
Bola.net - Awal perjuangan cabang olahraga (cabor) sepak bola Grup C diajang Asian Youth Games (AYG), Nanjing, Tiongkok, pada 16-24 Agustus 2013, mendapatkan rintangan serius.
Skuad arahan Zaenal Abidin itu kalah dari Iran dengan skor 0-4, Selasa (13/8) malam. Pada laga selanjutnya, Muhammad Raihan dan kawan-kawan akan meladeni Arab Saudi, Kamis (15/8).
"Harus kita akui kemampuan lawan yang bermain bagus. Meski begitu, kemenangan yang mereka raih, tidak mudah. Sebab, anak-anak tampil sangat apik sekali baik saat menyerang ataupun bertahan," kata Zapello.
Disayangkannya, hal tersebut tidak bisa bertahan sampai babak pertama habis. Pada menit ke-26, terjadi kesalahan di lini tengah Indonesia. Umpan Luthfi, berhasil dipotong pemain lawan yang langsung mengirimkan bola ke barisan depan.
"Striker lawan yang tinggal berhadapan dengan Fardhan, maka terjadi duel menarik. Namun, lawan cukup cerdik saat penjaga gawang Rafly maju, langsung dicongkel yang akhirnya membuat gol terjadi," sambungnya.
Sedangkan gol lainnya, dilanjutkan Zapello, akibat kelengahan pemain belakang yang tidak melakukan penjagaan ketat. Alhasil, lawan pun seolah leluasa menambah pundi-pundi golnya.
"Kita pun memiliki beberapa peluang bagus. Sayangnya, tidak berhasil menjadi gol. Apalagi, dua pemain kita cidera, yaitu Hafizh dan Zendi. Hal tersebut, semakin membuat pertahanan kita melemah," imbuhnya.
"Selain itu, kita kekurangan waktu adaptasi suhu udara yang mencapai 45 derajat. Ini sungguh hal yang luar biasa. Anak-anak sudah berusaha maksimal, namun memang Iran lebih tenang, memiliki waktu adaptasi yang cukup, serta lebih baik penampilannya dari kita," pungkasnya. (esa/rdt)
Skuad arahan Zaenal Abidin itu kalah dari Iran dengan skor 0-4, Selasa (13/8) malam. Pada laga selanjutnya, Muhammad Raihan dan kawan-kawan akan meladeni Arab Saudi, Kamis (15/8).
"Harus kita akui kemampuan lawan yang bermain bagus. Meski begitu, kemenangan yang mereka raih, tidak mudah. Sebab, anak-anak tampil sangat apik sekali baik saat menyerang ataupun bertahan," kata Zapello.
Disayangkannya, hal tersebut tidak bisa bertahan sampai babak pertama habis. Pada menit ke-26, terjadi kesalahan di lini tengah Indonesia. Umpan Luthfi, berhasil dipotong pemain lawan yang langsung mengirimkan bola ke barisan depan.
"Striker lawan yang tinggal berhadapan dengan Fardhan, maka terjadi duel menarik. Namun, lawan cukup cerdik saat penjaga gawang Rafly maju, langsung dicongkel yang akhirnya membuat gol terjadi," sambungnya.
Sedangkan gol lainnya, dilanjutkan Zapello, akibat kelengahan pemain belakang yang tidak melakukan penjagaan ketat. Alhasil, lawan pun seolah leluasa menambah pundi-pundi golnya.
"Kita pun memiliki beberapa peluang bagus. Sayangnya, tidak berhasil menjadi gol. Apalagi, dua pemain kita cidera, yaitu Hafizh dan Zendi. Hal tersebut, semakin membuat pertahanan kita melemah," imbuhnya.
"Selain itu, kita kekurangan waktu adaptasi suhu udara yang mencapai 45 derajat. Ini sungguh hal yang luar biasa. Anak-anak sudah berusaha maksimal, namun memang Iran lebih tenang, memiliki waktu adaptasi yang cukup, serta lebih baik penampilannya dari kita," pungkasnya. (esa/rdt)
Advertisement
Berita Terkait
-
Piala Dunia 15 Oktober 2025 09:41Arab Saudi dan Qatar Lolos Langsung Piala Dunia 2026, Kontroversi pun Dilupakan
-
Piala Dunia 15 Oktober 2025 05:32Arab Saudi Lolos ke Piala Dunia 2026 Usai Tahan Imbang Irak 0-0 di Jeddah
LATEST UPDATE
-
Liga Eropa UEFA 23 Januari 2026 07:01 -
Liga Champions 23 Januari 2026 04:59 -
Liga Inggris 23 Januari 2026 04:15 -
Liga Inggris 23 Januari 2026 04:09 -
Liga Champions 23 Januari 2026 03:29 -
Liga Italia 23 Januari 2026 02:59
BERITA LAINNYA
-
tim nasional 22 Januari 2026 19:39 -
tim nasional 22 Januari 2026 19:10 -
tim nasional 22 Januari 2026 18:41 -
tim nasional 22 Januari 2026 18:30 -
tim nasional 22 Januari 2026 11:21 -
tim nasional 22 Januari 2026 10:00
MOST VIEWED
- Cerita Jayden Oosterwolde, Dihubungi Ibunya Setiap Bulan untuk Bertanya soal Kans Membela Timnas Indonesia
- Bayangan Starting XI Timnas Indonesia di FIFA Series 2026: Ujian Awal John Herdman
- Mengenal St Kitts and Nevis: Negara Keith Kayamba yang Jadi Lawan Timnas Indonesia di FIFA Series 2026
- Mengenal Timnas Bulgaria Lawan Timnas Indonesia di FIFA Series 2026: Pelatihnya Pernah Membela Persipura
HIGHLIGHT
- 8 Mantan Anak Buah Ole Gunnar Solskjaer yang Masih...
- 8 Pemain Strasbourg yang Wajib Dipertimbangkan Che...
- Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir ...
- 4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelat...
- 4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester Unit...
- Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenio...
- 10 Pemain Premier League yang Berpotensi Pindah pa...

















:strip_icc()/kly-media-production/medias/5481371/original/037143900_1769091608-Presiden_Prabowo_Subianto_di_WEF-3.png)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5481376/original/075507400_1769092696-WhatsApp_Image_2026-01-22_at_21.15.44.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5212278/original/085926800_1746607936-Inter_Milan_vs_Barcelona-5.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5478810/original/094393800_1768927580-1.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5456859/original/027443500_1766978470-Bahlil_Lahadalia.jpeg)
