
Bola.net - Deputi Sekjen PSSI Bidang Kompetisi, Saleh Ismail Mukadar meminta agar permasalahan timnas diserahkan sepenuhnya kepada PSSI. Sebab menurut Mukadar, PSSI merupakan lembaga resmi yang ditunjuk oleh federasi sepak bola dunia atau FIFA.
"Saya sudah sarankan kepada Menpora agar berhati-hati dalam mengambil keputusan, termasuk mengenai pembentukan Badan Tim Nasional (BTN), sebab FIFA sangat sensitif terhadap intervensi pemerintah," kata Saleh ketika ditemui dalam kegiatan Asosiasi Jasa Konstruksi di Kantor Pemkab Gresik seperti dilansir Antara.
Ia menjelaskan, pembentukan BTN oleh pemerintah akan berjalan sia-sia, sebab secara yuridiksi atau hukum, FIFA tetap akan menerima pemain yang disodorkan oleh lembaga resmi, yakni PSSI. Oleh karena itu, Saleh meminta agar pemerintah tegas dalam mengambil kebijakan terkait masalah timnas dengan mengacu pada Undang Undang Sistem Keolahragaan Nasional (SKN) No 3/2005 serta Peraturan Pemerintah (PP) No 16.
Dalam SKN itu disebutkan, jika penyelenggara kejuaraan olahraga yang mendatangkan langsung massa penonton, wajib mendapatkan rekomendasi dari induk organisasi cabang olahraga yang bersangkutan dan memenuhi peraturan perundang-undangan.
Sementara sebagai solusinya, Saleh meminta kepada pemerintah untuk melakukan inventarisir sejumlah nama-nama yang berkompeten dalam menangani timnas, kemudian menyodorkan ke Exco PSSI.
"Kalau melalui Exco, pemerintah tidak akan menyalahi aturan, sebab tetap berada dibawa PSSI sebagai lembaga resmi yang ditunjuk FIFA," katanya.
Ia menyebutkan, langkah pemerintah membentuk BTN yang rencananya mengakomodir pemain dari Indonesia Super League (ISL) dan Indonesian Premier League (IPL) akan sangat mubazir.
Sebab, setelah timnas terbentuk dari BTN, maka FIFA tidak akan menerimanya, karena hanya akan menerima tim atau pemain dari pembentukan organisasi resmi, yakni PSSI. "Pemerintah hanya butuh menegakkan aturan sesuai UU yang ada, dan apabila sudah ditegakkan, maka masalah timnas akan selesai," pungkasnya. (ant/mac)
"Saya sudah sarankan kepada Menpora agar berhati-hati dalam mengambil keputusan, termasuk mengenai pembentukan Badan Tim Nasional (BTN), sebab FIFA sangat sensitif terhadap intervensi pemerintah," kata Saleh ketika ditemui dalam kegiatan Asosiasi Jasa Konstruksi di Kantor Pemkab Gresik seperti dilansir Antara.
Ia menjelaskan, pembentukan BTN oleh pemerintah akan berjalan sia-sia, sebab secara yuridiksi atau hukum, FIFA tetap akan menerima pemain yang disodorkan oleh lembaga resmi, yakni PSSI. Oleh karena itu, Saleh meminta agar pemerintah tegas dalam mengambil kebijakan terkait masalah timnas dengan mengacu pada Undang Undang Sistem Keolahragaan Nasional (SKN) No 3/2005 serta Peraturan Pemerintah (PP) No 16.
Dalam SKN itu disebutkan, jika penyelenggara kejuaraan olahraga yang mendatangkan langsung massa penonton, wajib mendapatkan rekomendasi dari induk organisasi cabang olahraga yang bersangkutan dan memenuhi peraturan perundang-undangan.
Sementara sebagai solusinya, Saleh meminta kepada pemerintah untuk melakukan inventarisir sejumlah nama-nama yang berkompeten dalam menangani timnas, kemudian menyodorkan ke Exco PSSI.
"Kalau melalui Exco, pemerintah tidak akan menyalahi aturan, sebab tetap berada dibawa PSSI sebagai lembaga resmi yang ditunjuk FIFA," katanya.
Ia menyebutkan, langkah pemerintah membentuk BTN yang rencananya mengakomodir pemain dari Indonesia Super League (ISL) dan Indonesian Premier League (IPL) akan sangat mubazir.
Sebab, setelah timnas terbentuk dari BTN, maka FIFA tidak akan menerimanya, karena hanya akan menerima tim atau pemain dari pembentukan organisasi resmi, yakni PSSI. "Pemerintah hanya butuh menegakkan aturan sesuai UU yang ada, dan apabila sudah ditegakkan, maka masalah timnas akan selesai," pungkasnya. (ant/mac)
Advertisement
Berita Terkait
-
Bola Indonesia 28 Oktober 2026 19:143 Hal yang Bisa Ditawarkan Taisei Marukawa untuk Timnas Indonesia
LATEST UPDATE
-
Liga Italia 29 Oktober 2026 04:03Hasil Venezia vs Inter: Dua Gol Bunuh Diri Bawa Nerazzurri ke Puncak Serie A
-
Liga Inggris 28 Oktober 2026 23:59Tempat Menonton Liverpool vs Chelsea di Carabao Cup, 29 Oktober 2026
BERITA LAINNYA
-
tim nasional 22 Oktober 2026 22:21Jadwal Lengkap Timnas Indonesia di Piala Asia 2027
SOROT
-
Liputan6 28 Oktober 2026 19:25Momen Menlu Singapura Temui Prabowo di Hambalang
-
Liputan6 28 Oktober 2026 18:31Mendagri Dorong Percepatan Pembentukan Satgas MBG di Daerah
-
Liputan6 28 Oktober 2026 17:09DPR Ajak Rawat Persatuan lewat Kerja Nyata di Hari Sumpah Pemuda
-
Liputan6 28 Oktober 2026 16:34Mendagri Terbitkan SE, Pemda Diperkuat Awasi Program MBG
-
Liputan6 28 Oktober 2026 16:03Kedubes Korsel Gelar Lomba Menulis untuk Mahasiswa, Hadiah Puluhan Juta Rupiah
-
Liputan6 28 Oktober 2026 13:41Pesan Mensesneg untuk Generasi Muda di Hari Sumpah Pemuda
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
Chelsea Rebut Morgan Rogers, Ini 5 Pemain yang Bis...
Gagal Dapat Michael Olise? Ini 5 Galactico Alterna...
7 Pemain Manchester United yang Wajib Bersinar di ...
8 Pemain Arsenal yang Berpotensi Dilepas untuk Dan...
5 Alternatif Lebih Murah dari Bradley Barcola yang...
Gagal Dapat Vinicius Junior? Ini 5 Winger yang Bis...
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United...
















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9384902/original/065831300_1793190238-Screenshot_20261028_184744_YouTube.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9384874/original/022200100_1793187052-568a86b5-36bf-4d30-8d84-6efe87dc9df2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9384822/original/084645000_1793182193-514944ab-87ec-4840-a7dd-65d011621da7.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9384724/original/054388800_1793180074-dfb65872-4c61-4a2e-bc8c-7f949bc60ec9.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5543346/original/069128200_1775022582-3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7767979/original/011455400_1780578714-IMG_3908__1_.jpeg)
