PSSI Sudah Peringatkan Jordi Amat: Lebih Bagus Bermain di Eropa

Asad Arifin | 29 Juni 2022 13:54
Trio naturalisasi Timnas Indonesia, Jordi Amat, Sandy Walsh, dan Shayne Pattynama (c) Bola.com/Adreanus Titus

Bola.net - Kabar calon pemain naturalisasi Timnas Indonesia, Jordi Amat, yang akan bergabung dengan Johor Darul Takzim (JDT) mendapat perhatian lebih. Sebab, Jordi Amat dinilai lebih baik bermain di Eropa daripada di Malaysia.

Namun, Jordi Amat telah menentukan pilihan. Bek berusia 30 tahun itu memutuskan untuk meninggalkan Eropa dan bergabung dengan klub kaya raya Malaysia, Johor Darul Ta'zim.

"Kami sudah mengingatkan ke Jordi Amat bahwa kamu lebih bagus bermain di Eropa dalam rangka masa depan kamu ketika sudah di Timnas Indonesia," jelas Sekjen PSSI, Yunus Nusi.

PSSI masih memproses naturalisasi Jordi Amat bersama dua pemain Eropa lainnya, Sandy Walsh dan Shayne Pattynama untuk bisa membela Timnas Indonesia. Simak ulasan lengkapnya di bawah ini ya Bolaneters.

1 dari 2 halaman

Jordi Amat Dipandang sebagai Pemain Kelas Eropa

Saat memulai proses naturalisasi Jordi Amat, PSSI bersama pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong dan Direktur Teknik PSSI, Indra Sjafri memandang Jordi Amat sebagai pemain dengan kelas Eropa.

"Sebagaimana pandangan Shin Tae-yong dan Indra Sjafri, termasuk PSSI, bahwa Jordi Amat bagus karena berada di Eropa," jelas Yunus Nusi.

"Namun, akan kami komunikasikan terus sampai ada kepastian, iya atau tidaknya Jordi Amat bermain di Malaysia," tutur Yunus Nusi.

2 dari 2 halaman

Menpora Ogah Ikut Campur

Menpora Zainuddin Amali (c) Bola.net/Fitri Apriani

Medio Maret 2022, Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Zainudin Amali mengatakan bahwa Shin Tae-yong hanya ingin menaturalisasi pemain keturunan yang berkancah di Eropa.

Namun, politikus Partai Golkar itu justru enggan banyak berkomentar terkait keputusan Jordi Amat bergabung dengan JDT.

"Itu urusan PSSI. Saya tidak mau masuk terlalu jauh kalau mengomentari itu. Itu tanya PSSI saja," ucap Amali.

Disadur dari Bola.com: Muhammad Adiyaksa/Wiwig Prayugi, 29 Juni 2022

Berita Terkait

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR