
Bola.net - Target juara langsung dipasang Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) untuk Tim Nasional Indonesia yang akan berlaga di AFC U-14 Festival of Football di Kinabalu, Malaysia, 30 Mei sampai 3 Juni mendatang.
Karena itu, tim pelatih U-14 diminta tidak kehilangan satu poin pun dalam setiap pertandingan agar bisa memenuhi target tersebut. Selain itu, para pemain yang diterjunkan dituntut bermain disiplin dan maksimal, serta menyiapkan mental yang tinggi untuk bisa bermain secara optimal.
“Para pemain harus mampu menjaga dan meningkatkan konsentrasi selama pertandingan. Setiap pertandingan harus diskenariokan sebagai laga krusial atau final. Karena itu, diperlukan kerja keras dan kemauan yang tinggi dari para pemain," ungkap Ketua Umum PSSI, Djohar Arifin Husin, kepada Bola.net.
"Kita memiliki potensi yang bagus untuk para pemain muda dengan banyaknya kejuaraan yang akan diikuti ke depannya. Intinya, para pemain harus bisa mengeluarkan kemampuan terbaiknya. Apalagi, mereka juga berpeluang besar untuk memperkuat Timnas U-18, U-22, atau senior," sambungnya.
"Itu tidak lepas dari metode berjenjang Timnas yang dilakukan PSSI. Sehingga, pada masa mendatang, Timnas mampu tampil solid dan memberikan prestasi," tutupnya. (esa/dzi)
Karena itu, tim pelatih U-14 diminta tidak kehilangan satu poin pun dalam setiap pertandingan agar bisa memenuhi target tersebut. Selain itu, para pemain yang diterjunkan dituntut bermain disiplin dan maksimal, serta menyiapkan mental yang tinggi untuk bisa bermain secara optimal.
“Para pemain harus mampu menjaga dan meningkatkan konsentrasi selama pertandingan. Setiap pertandingan harus diskenariokan sebagai laga krusial atau final. Karena itu, diperlukan kerja keras dan kemauan yang tinggi dari para pemain," ungkap Ketua Umum PSSI, Djohar Arifin Husin, kepada Bola.net.
"Kita memiliki potensi yang bagus untuk para pemain muda dengan banyaknya kejuaraan yang akan diikuti ke depannya. Intinya, para pemain harus bisa mengeluarkan kemampuan terbaiknya. Apalagi, mereka juga berpeluang besar untuk memperkuat Timnas U-18, U-22, atau senior," sambungnya.
"Itu tidak lepas dari metode berjenjang Timnas yang dilakukan PSSI. Sehingga, pada masa mendatang, Timnas mampu tampil solid dan memberikan prestasi," tutupnya. (esa/dzi)
Advertisement
Berita Terkait
-
Bola Indonesia 23 November 2017 09:23Daftar Calon Kepala Daerah setelah Menjabat Ketua Umum PSSI
-
Bola Indonesia 8 Januari 2017 14:28
PSSI Cabut Sanksi Djohar Arifin dkk
-
Bola Indonesia 10 November 2016 17:50Didiskualifikasi, Djohar Arifin: Ini Bentuk Balas Dendam
-
Bola Indonesia 10 November 2016 13:47Ditolak Voters, Djohar Arifin Dkk 'Diusir' Dari Kongres PSSI
-
Bola Indonesia 10 September 2016 17:10Calon Ketua Umum PSSI Mulai Mengerucut
LATEST UPDATE
BERITA LAINNYA
-
tim nasional 7 Juni 2026 07:00Prediksi Timnas Indonesia U-19 vs Vietnam U-19 7 Juni 2026
SOROT
-
Liputan6 6 Juni 2026 20:10CFD Rasuna Said Kembali Hadir Besok, Simak Keseruannya
-
Liputan6 6 Juni 2026 16:47DPO Anak Punk yang Tusuk Pedagang di Lampung Akhirnya Ditangkap
-
Liputan6 6 Juni 2026 15:31Kementerian ATR/BPN Kejar Sertifikasi 100 Persen Tanah Wakaf di 2028
MOST VIEWED
Nonton Live Streaming FIFA Matchday 2026: Indonesia vs Oman
Link Live Streaming Timnas Indonesia vs Oman di FIFA Matchday
Nonton Live Streaming Timnas Indonesia vs Oman di SCTV dan Indosiar - FIFA Matchday
Jadwal Timnas Indonesia U-19 di Piala AFF U-19 2026, Siaran Langsung Indosiar dan SCTV, Live Streaming Vidio
HIGHLIGHT
Chelsea Era Baru: 5 Bintang yang Bisa Bersinar di ...
Masa Depan Marcus Rashford Menggantung! 5 Klub Ini...
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tingga...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...














:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7423398/original/034099100_1780200717-CFD_Rasuna_Said.jpeg)
![[Kolom Pakar] Prof Tjandra Yoga Aditama: Gunakan Momentum untuk Penilaian Dampak Kesehatan MBG [Kolom Pakar] Prof Tjandra Yoga Aditama: Gunakan Momentum untuk Penilaian Dampak Kesehatan MBG](https://cdn0-production-images-kly.akamaized.net/tITdedV3H-UtIN8YQVCvyxd8MBc=/673x379/smart/filters:quality(75):strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5084734/original/085391600_1736341642-20250108-Tjandra_Yoga_Aditama-ANG_6.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/826784/original/062893300_1426130957-illustration111.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7908606/original/011431000_1780739237-1001334760.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7906760/original/020408400_1780737353-Tenda_jemaah_haji_di_dekat_Jamarat__Mina__Makkah__Arab_Saudi.__Asnida_Riani_Liputan6.com_Media_Center_Haji_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5185504/original/083767400_1744433482-WhatsApp_Image_2025-04-12_at_09.58.00.jpeg)

