
Bola.net - Timnas Indonesia pesta gol. Melawan Kirgistan di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Jumat (01/11) malam, Indonesia menang dengan skor telak 4-0.
Indonesia yang menurunkan formasi berbeda pada laga tersebut mampu tampil apik di babak pertama. Selain formasi di lini tengah yang berubah, duet Samsul Arif dan Zulham Zamrun di lini depan juga terbukti padu dalam membongkar pertahanan Kirgistan.
Kolaborasi kedua pemain tersebut menjadi kunci dua gol yang diciptakan Indonesia di babak pertama. Gol pertama Garuda datang pada menit ke-28 setelah Zulham Zamrun memaksimalkan umpan Samsul Arif yang menerobos sisi kanan pertahanan Kirgistan.
Seakan ingin memberikan bukti, kembali kolaborasi keduanya berbuah gol untuk Indonesia. Umpan tik-tak kedua pemain tersebut pada menit ke-39 mampu membelah pertahanan Kirgistan sebelum diselesaikan dengan cantik oleh Zulham Zamrun dengan mengecoh kiper Kirgistan, Pavel Matiash.
Setelah unggul dua gol di babak pertama, Indonesia tak mengendurkan serangannya di babak kedua. Tak ada perubahan yang dilakukan oleh Indonesia, sementara Kirgistan melakukan pergantian di posisi penjaga gawang.
Sepuluh menit babak kedua berjalan, Indonesia memiliki peluang emas melalui sundulan Raphael Maitimo setelah menerima umpan dari Hasyim Kipuw. Sayang, peluang tersebut tak mampu dimaksimalkan menjadi gol oleh Maitimo.
Satu jam pertandingan berjalan, pelatih Jacksen F Tiago melakukan pergantian di lini depan. Duet Samsul Arif-Zulham Zamrun digantikan oleh Titus Bonai dan Boaz Solossa.
Pergantian tersebut langsung memberikan efek. Pada menit ke-66, Titus Bonai mencatatkan namanya di papan skor setelah tendangan akuratnya tak mampu dijangkau oleh kiper Kirgistan yang baru masuk di babak kedua, Ruslav Amirov.
Unggul tiga gol tak membuat intensitas serangan Indonesia menurun. Tiga menit usai gol Titus Bonai, Indonesia kembali menambah skor. Kali ini giliran Ahmad Jufriyanto yang mampu menjebol gawang Kirgistan melalui sebuah sontekan setelah meneruskan sundulan Raphael Maitimo. Indonesia unggul telak 4-0.
Di sisa jalannya pertandingan, skuad Merah Putih terus mencoba untuk menambah gol. Indikasi tersebut bisa dilihat dari pergantian yang dilakukan Jacksen Tiago yang mengganti gelandang Ahmad Bustomi dengan penyerang, yakni Tantan.
Namun usaha Indonesia untuk mencetak gol gagal terwujud. Hingga wasit Mohd Nafeez Bin Abdul Wahab meniup peluit tanda berakhirnya pertandingan, skor 4-0 untuk keunggulan Indonesia tak mengalami perubahan.
Kemenangan ini menjadi modal bagus jelang uji coba kedua Indonesia melawan Korea Utara Selection, di Pyongyang, Korea Utara, 9 November mendatang sebelum melawan China di lanjutan Kualifikasi Piala Asia 2015 pada 15 November 2013.
Susunan Pemain.
Indonesia : I Made Wirawan (pg), Victor Igbonefo, Raphael Maitimo, Taufiq, Achmad Jufriyanto (Juan Revi 80'), Ruben Sanadi, Hasyim Kipuw, Muhammad Roby (Fachrudin 78'), Ahmad Bustomi (Tantan 85'), Zulham Zamrun (Boaz Solossa 58'), Samsul Arif (Titus Bonai 58').
Kyrgyzstan : Pavel Matiash (Ruslav Amirov 45') (pg), Takhir Avchiev, Khurshit Lutfullaev, Elijah Aryee, Mirlan Murzaev, Ivan Filatov (Kairat Uulu 61'), Akhlidin Israilov, Ildar Amirov, Vadim Kharchenko (k), Faruh Abitov, Artur Muladzhanov. (bola/dzi)
Indonesia yang menurunkan formasi berbeda pada laga tersebut mampu tampil apik di babak pertama. Selain formasi di lini tengah yang berubah, duet Samsul Arif dan Zulham Zamrun di lini depan juga terbukti padu dalam membongkar pertahanan Kirgistan.
Kolaborasi kedua pemain tersebut menjadi kunci dua gol yang diciptakan Indonesia di babak pertama. Gol pertama Garuda datang pada menit ke-28 setelah Zulham Zamrun memaksimalkan umpan Samsul Arif yang menerobos sisi kanan pertahanan Kirgistan.
Seakan ingin memberikan bukti, kembali kolaborasi keduanya berbuah gol untuk Indonesia. Umpan tik-tak kedua pemain tersebut pada menit ke-39 mampu membelah pertahanan Kirgistan sebelum diselesaikan dengan cantik oleh Zulham Zamrun dengan mengecoh kiper Kirgistan, Pavel Matiash.
Setelah unggul dua gol di babak pertama, Indonesia tak mengendurkan serangannya di babak kedua. Tak ada perubahan yang dilakukan oleh Indonesia, sementara Kirgistan melakukan pergantian di posisi penjaga gawang.
Sepuluh menit babak kedua berjalan, Indonesia memiliki peluang emas melalui sundulan Raphael Maitimo setelah menerima umpan dari Hasyim Kipuw. Sayang, peluang tersebut tak mampu dimaksimalkan menjadi gol oleh Maitimo.
Satu jam pertandingan berjalan, pelatih Jacksen F Tiago melakukan pergantian di lini depan. Duet Samsul Arif-Zulham Zamrun digantikan oleh Titus Bonai dan Boaz Solossa.
Pergantian tersebut langsung memberikan efek. Pada menit ke-66, Titus Bonai mencatatkan namanya di papan skor setelah tendangan akuratnya tak mampu dijangkau oleh kiper Kirgistan yang baru masuk di babak kedua, Ruslav Amirov.
Unggul tiga gol tak membuat intensitas serangan Indonesia menurun. Tiga menit usai gol Titus Bonai, Indonesia kembali menambah skor. Kali ini giliran Ahmad Jufriyanto yang mampu menjebol gawang Kirgistan melalui sebuah sontekan setelah meneruskan sundulan Raphael Maitimo. Indonesia unggul telak 4-0.
Di sisa jalannya pertandingan, skuad Merah Putih terus mencoba untuk menambah gol. Indikasi tersebut bisa dilihat dari pergantian yang dilakukan Jacksen Tiago yang mengganti gelandang Ahmad Bustomi dengan penyerang, yakni Tantan.
Namun usaha Indonesia untuk mencetak gol gagal terwujud. Hingga wasit Mohd Nafeez Bin Abdul Wahab meniup peluit tanda berakhirnya pertandingan, skor 4-0 untuk keunggulan Indonesia tak mengalami perubahan.
Kemenangan ini menjadi modal bagus jelang uji coba kedua Indonesia melawan Korea Utara Selection, di Pyongyang, Korea Utara, 9 November mendatang sebelum melawan China di lanjutan Kualifikasi Piala Asia 2015 pada 15 November 2013.
Susunan Pemain.
Indonesia : I Made Wirawan (pg), Victor Igbonefo, Raphael Maitimo, Taufiq, Achmad Jufriyanto (Juan Revi 80'), Ruben Sanadi, Hasyim Kipuw, Muhammad Roby (Fachrudin 78'), Ahmad Bustomi (Tantan 85'), Zulham Zamrun (Boaz Solossa 58'), Samsul Arif (Titus Bonai 58').
Kyrgyzstan : Pavel Matiash (Ruslav Amirov 45') (pg), Takhir Avchiev, Khurshit Lutfullaev, Elijah Aryee, Mirlan Murzaev, Ivan Filatov (Kairat Uulu 61'), Akhlidin Israilov, Ildar Amirov, Vadim Kharchenko (k), Faruh Abitov, Artur Muladzhanov. (bola/dzi)
Advertisement
Berita Terkait
LATEST UPDATE
-
Piala Dunia 21 Juli 2026 19:40Piala Dunia 64 Tim Berpotensi Ubah Peta Ekonomi Sepak Bola Global
BERITA LAINNYA
SOROT
-
Liputan6 21 Juli 2026 19:23Keluarga Dokter Icha Minta Jaminan Perlindungan LPSK
-
Liputan6 21 Juli 2026 19:02Istana Beri Sinyal Anggaran MBG Dipangkas
-
Liputan6 21 Juli 2026 18:39Motif dan Cara Sadis Pelaku Aniaya Kekasih di Bekasi
-
Liputan6 21 Juli 2026 18:12Begini Awal Mula Penganiayaan dan Penyekapan Kekasih di Bekasi
-
Liputan6 21 Juli 2026 18:00Febrie Adriansyah Belum Ditahan, DPR Ingatkan Hukum Tak Tebang Pilih
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barc...
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di ...
Dari Pele hingga Gilberto Mora, Inilah 10 Pemain T...
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraol...
4 Bek Top yang Jadi Target Real Madrid pada Bursa ...
Man United atau Fenerbahce? 5 Klub yang Bisa Jadi ...
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya

















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9303479/original/076653200_1784636631-175941.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9303356/original/032748400_1784627628-IMG_5798.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5550839/original/029409500_1775710216-foto2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/527394/original/aniaya-ilustrasi-131207b.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/938053/original/002913100_1437993639-PIC-6.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5479718/original/000932800_1768987416-saan_mustopa.jpg)
