
Bola.net - Tampil dengan 10 orang membuat Pakistan susah untuk mengimbangi permainan Tim Nasional (Timnas) Indonesia. Hasilnya, pasukan Alfred Riedl menang telak 4-0. Pertandingan sendiri dilangsungkan di Stadion Gelora Delta Sidoarjo, Sabtu (21/6/2014) malam.
Timnas Indonesia sudah unggul 1-0 saat babak pertama baru berjalan tiga menit melalui penyerang andalan mereka, Cristian Gonzales. Bermula dari sepakan tendangan bebas Zulham Zamrun yang digagalkan tiang gawang, bola muntah membentur tubuh Gonzales dan masuk ke jala Pakistan.
Pakistan hampir menyamakan kedudukan melalui striker utamanya, Abdul Salam pada menit kelima. Akan tetapi penyerang nomor punggung 9 ini nampak kurang tenang. Sebab, meski tinggal berhadapan dengan kiper, sepakan Salam masih dapat diamankan oleh penjaga gawang Dian Agus Prasetyo.
Motor serangan Pakistan, Mansoor Khan membuat penonton berdebar saat ia melepaskan tendangan terarah dari luar kotak penalti pada menit ke-11. Meski sudah gagal ditepis kiper Dian Agus, namun bola ternyata membentur mistar gawang.
Hingga menit ke-15, Indonesia sebenarnya banyak menciptakan kesempatan melalui Ahmad Jufriyanto, tendangan bebas Bustomi, maupun Firman Utina. Tapi tak satupun peluang tersebut yang berujung gol. Indonesia mendapat keuntungan karena Pakistan harus bermain dengan 10 orang setelah Saddam Hussain menerima kartu merah di menit ke-27.
Sadam dianggap melakukan pelanggaran berat kepada kiper Dian Agus saat keduanya terlibat dalam perebutan bola. Unggul jumlah pemain ternyata tak mampu dimanfaatkan Timnas Indonesia. Serangan mereka melempem. Baru di masa injury time 45+3, Timnas mencetak gol kedua lewat Ahmad Jufriyanto.
Diawali free kick Bustomi yang menelurkan kemelut di muka gawang Pakistan, sepakan Jufriyanto meluncur ke gawang Pakistan. Indonesia unggul 2-0 di babak pertama. Mansoor Khan hampir membuat gol di menit ke-50. Namun, meski tinggal berhadapan dengan gawang kosong, tembakannya justru melebar tipis di kanan gawang.
Timnas Indonesia mendapat hadiah penalti setelah bek Mohsin Ali melakukan hands ball di kotak terlarang pada menit ke-59. Bermaksud menghalau bola Steven Imbiri, Mohsin justru menyentuhkan dengan tangan. Wasit pun menunjuk titik putih. Zulham Zamrun yang mengeksekusi bola, sukses menaklukkan Saqib Hanif. Indonesia unggul 3-0 di menit ke-61.
Timnas melakukan penyegaran dengan memasukkan sejumlah darah segar. Salah satunya adalah Samsul Arif. Masuknya Samsul diharapkan menjadi kunci untuk membangkitkan kebuasan Gonzales. Sayangnya upaya itu tak berdampak signifikan. Indonesia justru bermain lesu darah. Sangat minim peluang yang tercipta hingga 15 menit akhir babak pertama.
Salah satu pemain pengganti, Dedi Hartono menggenapkan kemenangan Indonesia menjadi 4-0 setelah tembakannya di menit ke-87, gagal ditepis kiper Saqib Hanif. Skor 4-0 bertahan hingga peluit panjang ditiup wasit Prasetyo Hadi.
Timnas Indonesia sudah unggul 1-0 saat babak pertama baru berjalan tiga menit melalui penyerang andalan mereka, Cristian Gonzales. Bermula dari sepakan tendangan bebas Zulham Zamrun yang digagalkan tiang gawang, bola muntah membentur tubuh Gonzales dan masuk ke jala Pakistan.
Pakistan hampir menyamakan kedudukan melalui striker utamanya, Abdul Salam pada menit kelima. Akan tetapi penyerang nomor punggung 9 ini nampak kurang tenang. Sebab, meski tinggal berhadapan dengan kiper, sepakan Salam masih dapat diamankan oleh penjaga gawang Dian Agus Prasetyo.
Motor serangan Pakistan, Mansoor Khan membuat penonton berdebar saat ia melepaskan tendangan terarah dari luar kotak penalti pada menit ke-11. Meski sudah gagal ditepis kiper Dian Agus, namun bola ternyata membentur mistar gawang.
Hingga menit ke-15, Indonesia sebenarnya banyak menciptakan kesempatan melalui Ahmad Jufriyanto, tendangan bebas Bustomi, maupun Firman Utina. Tapi tak satupun peluang tersebut yang berujung gol. Indonesia mendapat keuntungan karena Pakistan harus bermain dengan 10 orang setelah Saddam Hussain menerima kartu merah di menit ke-27.
Sadam dianggap melakukan pelanggaran berat kepada kiper Dian Agus saat keduanya terlibat dalam perebutan bola. Unggul jumlah pemain ternyata tak mampu dimanfaatkan Timnas Indonesia. Serangan mereka melempem. Baru di masa injury time 45+3, Timnas mencetak gol kedua lewat Ahmad Jufriyanto.
Diawali free kick Bustomi yang menelurkan kemelut di muka gawang Pakistan, sepakan Jufriyanto meluncur ke gawang Pakistan. Indonesia unggul 2-0 di babak pertama. Mansoor Khan hampir membuat gol di menit ke-50. Namun, meski tinggal berhadapan dengan gawang kosong, tembakannya justru melebar tipis di kanan gawang.
Timnas Indonesia mendapat hadiah penalti setelah bek Mohsin Ali melakukan hands ball di kotak terlarang pada menit ke-59. Bermaksud menghalau bola Steven Imbiri, Mohsin justru menyentuhkan dengan tangan. Wasit pun menunjuk titik putih. Zulham Zamrun yang mengeksekusi bola, sukses menaklukkan Saqib Hanif. Indonesia unggul 3-0 di menit ke-61.
Timnas melakukan penyegaran dengan memasukkan sejumlah darah segar. Salah satunya adalah Samsul Arif. Masuknya Samsul diharapkan menjadi kunci untuk membangkitkan kebuasan Gonzales. Sayangnya upaya itu tak berdampak signifikan. Indonesia justru bermain lesu darah. Sangat minim peluang yang tercipta hingga 15 menit akhir babak pertama.
Salah satu pemain pengganti, Dedi Hartono menggenapkan kemenangan Indonesia menjadi 4-0 setelah tembakannya di menit ke-87, gagal ditepis kiper Saqib Hanif. Skor 4-0 bertahan hingga peluit panjang ditiup wasit Prasetyo Hadi.
(faw/fjr)
Advertisement
Berita Terkait
-
Tim Nasional 20 Mei 2026 21:55Jadwal Lengkap Piala Asia U-17 2026
LATEST UPDATE
-
Liga Inggris 21 Mei 2026 19:55Luke Shaw Jalani Musim Terbaiknya Bersama Manchester United
-
Liga Inggris 21 Mei 2026 19:00West Ham Siap Jual Bintangnya ke MU, Tapi...
BERITA LAINNYA
-
tim nasional 20 Mei 2026 21:55Jadwal Lengkap Piala Asia U-17 2026
SOROT
-
Liputan6 21 Mei 2026 20:00Penyebab IHSG Anjlok 3,54% Hari Ini 21 Mei 2026
-
Liputan6 21 Mei 2026 17:33PlayStation 5 Pro Masuk Indonesia, Harganya Bikin Mikir Dua Kali
MOST VIEWED
Calvin Verdonk dan Lille Lolos Liga Champions Musim 2026/2027, Unggul dari Lyon!
Tidak Pantau Pemain 28-36 Tahun, John Herdman Tegaskan Timnas Indonesia Akan Lebih Banyak Andalkan Generasi Muda
John Herdman Blak-blakan, Pantau 6 Pemain Diaspora Baru untuk Timnas Indonesia: Butuh Lebih Banyak Pesepak Bola di Liga Top Dunia
Jadwal Timnas Indonesia vs Oman dan Mozambik pada FIFA Matchday Juni 2026
HIGHLIGHT
Inter Salip MU dan Liverpool! Ini Daftar Klub deng...
4 Pemain yang Bisa Dibeli Kembali Real Madrid Musi...
Trio Ganas Bayern Munchen Tembus 100 Gol, Ini 10 L...
7 Kandidat Pengganti Casemiro di Manchester United...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
9 Kandidat Pengganti Alvaro Arbeloa di Real Madrid...
Jika Barcelona Mundur: 6 Destinasi Potensial Marcu...

















:strip_icc()/kly-media-production/medias/5755717/original/040386500_1778657615-4.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4941541/original/001537900_1726010946-PS5_Pro_02.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/thumbnails/6502900/original/028534500_1779359525-prabowo-depan-puan-di-dpr-pilu-hati-saya-kadang-pdip-kritiknya-keras-banget-79f35c.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/thumbnails/6502722/original/068145200_1779359227-perintah-prabowo-ke-purbaya-ganti-pemimpin-bea-cukai-jika-tak-becus-kerja-fe7937.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/6502550/original/036716900_1779359035-Screenshot_2026-05-21_at_16.12.14.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/6498325/original/087643000_1779354947-WhatsApp_Image_2026-05-21_at_16.11.40.jpeg)
