
Bola.net - Timnas Indonesia tengah bersiap untuk pertarungan melawan Australia dalam laga krusial Grup C Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia. Pertandingan di Allianz Stadium, Sydney, pada Kamis (20/3/2025) ini menjadi ujian bagi kedua pelatih.
Australia datang dengan keunggulan sebagai tuan rumah dan bertengger di posisi kedua klasemen. Sementara itu, Indonesia berusaha mencuri poin demi menjaga asa lolos ke babak selanjutnya.
Di balik laga ini, duel strategi antara Tony Popovic dan Patrick Kluivert menjadi bumbu utama. Kedua juru taktik memiliki pendekatan berbeda yang bisa menentukan hasil akhir pertandingan.
Popovic dan Pragmatisme Socceroos
Tony Popovic resmi menakhodai Timnas Australia sejak 23 September 2024. Dia menggantikan Graham Arnold yang mundur setelah hasil buruk di dua laga awal kualifikasi.
Empat pertandingan telah dijalani Popovic bersama Socceroos dengan hasil satu kemenangan dan tiga imbang. Australia mengandalkan soliditas pertahanan dengan skema dasar 4-2-3-1 yang bisa bertransformasi menjadi 4-3-3 saat menyerang.
Meski begitu, Popovic awalnya tetap mempertahankan formasi tiga bek yang menjadi pakem Australia. Dengan pendekatan pragmatisnya, dia mengutamakan lini belakang yang kokoh serta serangan balik cepat.
Dilema Popovic, Tantangan Kluivert
Jelang laga kontra Indonesia, Popovic harus kehilangan beberapa pemain pilar akibat cedera. Nama-nama seperti Harry Souttar, Alessandro Circatti, dan Jordan Bos dipastikan absen.
Di sisi lain, Patrick Kluivert menghadapi tantangan berbeda. Dia baru saja menangani Timnas Indonesia dan memiliki waktu persiapan yang terbatas sebelum duel melawan Australia.
Meski demikian, Kluivert dikenal sebagai pelatih yang menyukai sepak bola menyerang. Dia kerap menggunakan skema 4-3-3 atau 4-2-3-1, mirip dengan pola yang diterapkan Popovic.
Filosofi Kluivert: Menyerang dengan Kendali
Dalam sesi perkenalan di Hotel Mulia Senayan, Jakarta (12/1/2025), Kluivert mengungkapkan visinya terhadap permainan Timnas Indonesia. Dia menekankan pentingnya menguasai bola dan menyerang dengan terorganisir.
"Yang paling penting adalah saya suka permainan menyerang dan menguasai permainan. Saya familiar dengan sistem tersebut," ujar Kluivert.
"Pada 2014, saya menjabat sebagai asisten pelatih Louis van Gaal dan kami menerapkan taktik yang sama. Biasanya, saya suka bermain dengan taktik 4-3-3, tetapi itu tergantung pada kenyamanan pemain."
"Ketika bermain sepak bola, strategi akan berubah dan 4-3-3 atau 3-5-2. Yang terpenting adalah pemain mengerti apa yang harus dilakukan dan itu bisa membuat perubahan," lanjutnya.
Bentrokan Dua Filosofi Sepak Bola
Dengan kedua pelatih mengusung pendekatan berbeda, laga di Sydney bakal menjadi ajang adu strategi. Popovic mengandalkan disiplin dan ketahanan timnya, sementara Kluivert membawa semangat menyerang Tim Garuda.
Akankah Australia, dengan nama besarnya, mampu mempertahankan reputasi mereka di kandang? Atau justru Indonesia yang bisa menciptakan kejutan?
Jawabannya akan terungkap setelah peluit panjang dibunyikan.
Disadur dari: Bola.com/Ana Dewy/Benediktus Gerendo Pradigdo, 19 Maret 2025
Baca Artikel-artikel Menarik Lainnya:
- Satu Negeri, Satu Mimpi: Piala Dunia!
- Pertempuran di Jantung Lapangan: Lini Tengah Jadi Kunci Australia vs Indonesia
- Medan Pertempuran di Pos Bek Kiri Timnas Indonesia
- Garuda Mengasah Cakar, Socceroos Diwajibkan Siaga
- Misi Sulit di Tanah Australia: Duel Krusial Timnas Indonesia demi Piala Dunia 2026
- Timnas Indonesia yang Menggugah Rasa Hormat
- Benteng Terakhir Garuda: Persaingan Panas di Bawah Mistar Timnas Indonesia
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Spanyol 5 Maret 2026 23:53Bagaimana Nasib Rodrygo di Real Madrid usai Cedera Lutut Serius?
LATEST UPDATE
-
Otomotif 6 Maret 2026 12:04 -
Liga Inggris 6 Maret 2026 11:45 -
Bola Indonesia 6 Maret 2026 11:37 -
Liga Inggris 6 Maret 2026 11:25 -
Liga Spanyol 6 Maret 2026 11:15 -
Otomotif 6 Maret 2026 11:10
BERITA LAINNYA
-
tim nasional 5 Maret 2026 21:43 -
tim nasional 5 Maret 2026 20:49 -
tim nasional 5 Maret 2026 20:39 -
tim nasional 5 Maret 2026 20:22 -
tim nasional 4 Maret 2026 15:20 -
tim nasional 4 Maret 2026 09:32
MOST VIEWED
- Resmi! Daftar 28 Pemain Pilihan Nova Arianto ke Timnas Indonesia U-20 untuk Piala AFF U-19 2026 dan Kualifikasi Piala Asia U-20 2027
- AFC Umumkan Agenda Resmi Piala Asia 2027: Digelar di 3 Kota dan 8 Stadion, Terapkan Team Base Camp, Target Timnas Indonesia Perempat Final
- Rapor Mewah 2 Pemain Timnas Indonesia di Serie A: Emil Audero Raja Save, Jay Idzes 10 Besar Tekel Terbanyak
- Nasib Buruk 3 Andalan Timnas Indonesia Era Shin Tae-yong: Asnawi, Marselino, dan Arhan Kompak Naik Meja Operasi
HIGHLIGHT
- 6 Pemain Arsenal yang Kontraknya Habis pada 2027, ...
- 5 Klub MLS yang Paling Mungkin Mendatangkan Casemi...
- 10 Kiper Terhebat dalam Sejarah Premier League Men...
- 6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: S...
- 5 Kekalahan Terburuk Real Madrid di Copa del Rey A...
- Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenio...
- 10 Pemain Premier League yang Berpotensi Pindah pa...

















:strip_icc()/kly-media-production/medias/5360814/original/069450900_1758765244-alvarez_2.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5521459/original/081365100_1772690548-bde4837f-f216-4971-9188-1fb54f1af9f4.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5522200/original/038772400_1772725445-IMG-20260305-WA0063.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5522619/original/008439700_1772770817-97e5ac98-0dbd-49ab-af87-337b5e7e5732.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5522592/original/086641300_1772769941-1001716059.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5521977/original/034309300_1772705177-Jadwal_One_Way.jpeg)
