
Bola.net - Sekjen PSSI Hadiyandra, tidak ingin mempersoalkan keabsahan Rahmad Darmawan dan Jacksen F Tiago sebagai pelatih tim nasional Indonesia di ajang Pra Piala Asia 2015.
Hal tersebut, menyusul pro-kontra keduanya karena tidak memiliki Surat Keterangan (SK) dari Badan Tim Nasional (SK) sebagai pelatih Timnas. Apalagi, RD- sapaan Rahmad Darmawan- dan Jacksen tidak mendapatkan restu dari Ketua Umum PSSI Djohar Arifin Husin serta Ketua Badan Tim Nasional (BTN) Isran Noor.
"Pokoknya, kita fokus saja pada pertandingan lawan Arab Saudi. Negara luar saja tidak mempersoalkan SK pengangkatan RD dan Jacksen. Karena itu, kita juga tidak perlu memikirkannya," kata Hadiyandra.
RD dan Jacksen ditunjuk secara sepihak oleh Wakil Ketua BTN, Harbiansyah Hanafiah untuk menangani Timnas lawan Arab Saudi, dalam lanjutan Pra Piala Asia 2015, di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta, Sabtu (23/3).
Harbiansyah Hanafiah, mengakui jika penunjukan RD dan Jacksen F Tiago tidak melewati prosedur seperti melalui SK. Penentuan dua pelatih besar di kompetisi Indonesia Super League (ISL) tersebut, disebabkan unsur persaudaraan dan niat membangun Timnas yang solid.
Kini, dari 57 pemain yang mengikuti pemusatan latihan/training centre (TC), RD dan Jacksen sudah mengerucutkannya menjadi 28 pemain. Sedangkan kerangka utama Timnas, diakui keduanya baru bisa dilakukan pada H-1 jelang pertandingan. (esa/dzi)
Hal tersebut, menyusul pro-kontra keduanya karena tidak memiliki Surat Keterangan (SK) dari Badan Tim Nasional (SK) sebagai pelatih Timnas. Apalagi, RD- sapaan Rahmad Darmawan- dan Jacksen tidak mendapatkan restu dari Ketua Umum PSSI Djohar Arifin Husin serta Ketua Badan Tim Nasional (BTN) Isran Noor.
"Pokoknya, kita fokus saja pada pertandingan lawan Arab Saudi. Negara luar saja tidak mempersoalkan SK pengangkatan RD dan Jacksen. Karena itu, kita juga tidak perlu memikirkannya," kata Hadiyandra.
RD dan Jacksen ditunjuk secara sepihak oleh Wakil Ketua BTN, Harbiansyah Hanafiah untuk menangani Timnas lawan Arab Saudi, dalam lanjutan Pra Piala Asia 2015, di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta, Sabtu (23/3).
Harbiansyah Hanafiah, mengakui jika penunjukan RD dan Jacksen F Tiago tidak melewati prosedur seperti melalui SK. Penentuan dua pelatih besar di kompetisi Indonesia Super League (ISL) tersebut, disebabkan unsur persaudaraan dan niat membangun Timnas yang solid.
Kini, dari 57 pemain yang mengikuti pemusatan latihan/training centre (TC), RD dan Jacksen sudah mengerucutkannya menjadi 28 pemain. Sedangkan kerangka utama Timnas, diakui keduanya baru bisa dilakukan pada H-1 jelang pertandingan. (esa/dzi)
Advertisement
Berita Terkait
LATEST UPDATE
-
Liga Inggris 7 Juni 2026 07:30Michael Carrick Patah Hati! Mantan Anak Asunya Ogah Gabung MU!
BERITA LAINNYA
-
tim nasional 7 Juni 2026 07:00Prediksi Timnas Indonesia U-19 vs Vietnam U-19 7 Juni 2026
SOROT
-
Liputan6 6 Juni 2026 20:10CFD Rasuna Said Kembali Hadir Besok, Simak Keseruannya
-
Liputan6 6 Juni 2026 16:47DPO Anak Punk yang Tusuk Pedagang di Lampung Akhirnya Ditangkap
-
Liputan6 6 Juni 2026 15:31Kementerian ATR/BPN Kejar Sertifikasi 100 Persen Tanah Wakaf di 2028
MOST VIEWED
Nonton Live Streaming FIFA Matchday 2026: Indonesia vs Oman
Link Live Streaming Timnas Indonesia vs Oman di FIFA Matchday
Nonton Live Streaming Timnas Indonesia vs Oman di SCTV dan Indosiar - FIFA Matchday
Jadwal Timnas Indonesia U-19 di Piala AFF U-19 2026, Siaran Langsung Indosiar dan SCTV, Live Streaming Vidio
HIGHLIGHT
Chelsea Era Baru: 5 Bintang yang Bisa Bersinar di ...
Masa Depan Marcus Rashford Menggantung! 5 Klub Ini...
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tingga...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...














:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7423398/original/034099100_1780200717-CFD_Rasuna_Said.jpeg)
![[Kolom Pakar] Prof Tjandra Yoga Aditama: Gunakan Momentum untuk Penilaian Dampak Kesehatan MBG [Kolom Pakar] Prof Tjandra Yoga Aditama: Gunakan Momentum untuk Penilaian Dampak Kesehatan MBG](https://cdn0-production-images-kly.akamaized.net/tITdedV3H-UtIN8YQVCvyxd8MBc=/673x379/smart/filters:quality(75):strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5084734/original/085391600_1736341642-20250108-Tjandra_Yoga_Aditama-ANG_6.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/826784/original/062893300_1426130957-illustration111.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7908606/original/011431000_1780739237-1001334760.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7906760/original/020408400_1780737353-Tenda_jemaah_haji_di_dekat_Jamarat__Mina__Makkah__Arab_Saudi.__Asnida_Riani_Liputan6.com_Media_Center_Haji_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5185504/original/083767400_1744433482-WhatsApp_Image_2025-04-12_at_09.58.00.jpeg)

