
Bola.net - Timnas Futsal Indonesia membulatkan tekad berlaga di putaran final Piala Asia 2014 yang dihelat di di Ho Chi Minh City, Vietnam, 30 April-10 Mei mendatang.
Sebelum bertolak pada Selasa (22/4) petang, skuad arahan Andri Irawan tersebut menyambangi kantor Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) di Senayan, Jakarta, untuk memohon restu.
Di ajang ini, Indonesia berada di Grup B bersama Iran, Australia, dan China. Pertandingan lawan Iran berlangsung pada Rabu( 30/4), Australia pada Jumat (2/5) serta China pada Senin (4/5) mendatang.
"Kami mematok target realistis, yakni lolos dari fase grup. Sebab, lawan yang kami hadapi memiliki kualitas yang lebih baik. Namun, kami tetap optimis karena punya kelebihan di kecepatan pemain," ujar Penanggung Jawab Timnas Futsal, Efraim Ferdinand.
"Kami ingin membuat sejarah, sebab belum pernah mencapainya. Lawan China, kita punya track record kurang bagus. Karena itu, mudah-mudahan bisa menahan seri. Kemudian Iran, kita lepas karena jauh di atas. Sedangkan Australia, diharapkan bisa meraih kemenangan," sambungnya.
Catatan yang dimiliki Iran, memang cukup membuat lawan ketakutan. Yakni, 10 kali menjadi juara Piala Asia. Sementara Australia dan China, sekalipun belum pernah meraih gelar, sudah merasakan finis di empat besar.
Pencapaian tersebut, berbanding jauh dengan prestasi yang dimiliki Indonesia. Sebab, kerap terhenti di fase grup dalam delapan penampilannya di putaran final.
Terakhir, Indonesia menjadi tim juru kunci pada Grup D Piala Asia 2012. Indonesia bahkan menjadi bulan-bulanan Kuwait, Uzbekistan dan China.
Dilanjutkanya lagi, Jaelani Landjanibi dan kawan-kawan sudah menjalani pemustan latihan sejak 10 hingga 22 Maret di Keke Futsal, Ciawi, Bogor. Dari 21 pemain yang mengikuti seleksi, akhirnya harus dikerucutkan menjadi 14 pemain. (esa/pra)
Sebelum bertolak pada Selasa (22/4) petang, skuad arahan Andri Irawan tersebut menyambangi kantor Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) di Senayan, Jakarta, untuk memohon restu.
Di ajang ini, Indonesia berada di Grup B bersama Iran, Australia, dan China. Pertandingan lawan Iran berlangsung pada Rabu( 30/4), Australia pada Jumat (2/5) serta China pada Senin (4/5) mendatang.
"Kami mematok target realistis, yakni lolos dari fase grup. Sebab, lawan yang kami hadapi memiliki kualitas yang lebih baik. Namun, kami tetap optimis karena punya kelebihan di kecepatan pemain," ujar Penanggung Jawab Timnas Futsal, Efraim Ferdinand.
"Kami ingin membuat sejarah, sebab belum pernah mencapainya. Lawan China, kita punya track record kurang bagus. Karena itu, mudah-mudahan bisa menahan seri. Kemudian Iran, kita lepas karena jauh di atas. Sedangkan Australia, diharapkan bisa meraih kemenangan," sambungnya.
Catatan yang dimiliki Iran, memang cukup membuat lawan ketakutan. Yakni, 10 kali menjadi juara Piala Asia. Sementara Australia dan China, sekalipun belum pernah meraih gelar, sudah merasakan finis di empat besar.
Pencapaian tersebut, berbanding jauh dengan prestasi yang dimiliki Indonesia. Sebab, kerap terhenti di fase grup dalam delapan penampilannya di putaran final.
Terakhir, Indonesia menjadi tim juru kunci pada Grup D Piala Asia 2012. Indonesia bahkan menjadi bulan-bulanan Kuwait, Uzbekistan dan China.
Dilanjutkanya lagi, Jaelani Landjanibi dan kawan-kawan sudah menjalani pemustan latihan sejak 10 hingga 22 Maret di Keke Futsal, Ciawi, Bogor. Dari 21 pemain yang mengikuti seleksi, akhirnya harus dikerucutkan menjadi 14 pemain. (esa/pra)
Advertisement
Berita Terkait
LATEST UPDATE
-
Liga Inggris 7 Maret 2026 06:13 -
Liga Inggris 7 Maret 2026 05:16 -
Liga Spanyol 7 Maret 2026 05:15 -
Liga Inggris 7 Maret 2026 05:04 -
Bundesliga 7 Maret 2026 04:57 -
Liga Eropa Lain 7 Maret 2026 04:50
BERITA LAINNYA
-
tim nasional 6 Maret 2026 22:40 -
tim nasional 6 Maret 2026 21:33 -
tim nasional 6 Maret 2026 20:17 -
tim nasional 6 Maret 2026 19:47 -
tim nasional 6 Maret 2026 19:35 -
tim nasional 6 Maret 2026 17:00
MOST VIEWED
- Resmi! Daftar 28 Pemain Pilihan Nova Arianto ke Timnas Indonesia U-20 untuk Piala AFF U-19 2026 dan Kualifikasi Piala Asia U-20 2027
- Rapor 10 Eks Pemain Diaspora Timnas Indonesia di BRI Super League 2025/2026: Hanya 3 yang Bermain Reguler?
- Misi Senyap John Herdman: Timnas Indonesia Berpotensi Kedatangan 2 Pemain Diaspora dari Eropa
- Jay Idzes Ukir Rekor Baru, Resmi Jadi Pemain Termahal Indonesia dengan Nilai Rp230 Miliar
HIGHLIGHT
- 6 Pemain Arsenal yang Kontraknya Habis pada 2027, ...
- 5 Klub MLS yang Paling Mungkin Mendatangkan Casemi...
- 10 Kiper Terhebat dalam Sejarah Premier League Men...
- 6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: S...
- 5 Kekalahan Terburuk Real Madrid di Copa del Rey A...
- Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenio...
- 10 Pemain Premier League yang Berpotensi Pindah pa...

















:strip_icc()/kly-media-production/medias/5523436/original/088155600_1772816651-1001064690.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5523431/original/011866200_1772816106-260254.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5211473/original/020366100_1746581539-hansi.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5519603/original/021723700_1772587901-AP26062748359237.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5343404/original/006730000_1757415749-14689.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5523402/original/083790500_1772811975-IMG_2172.jpeg)

