Timnas Indonesia Punya Banyak Darah Muda, Herdman Tak Kehabisan Opsi untuk FIFA Series 2026

Timnas Indonesia Punya Banyak Darah Muda, Herdman Tak Kehabisan Opsi untuk FIFA Series 2026
Pemain Timnas Indonesia, Ole Romeny dan Marselino Ferdinan, melakukan selebrasi setelah mencetak gol ke gawang Bahrain. (c) Bola.net/Bagaskara Lazuardi

Bola.net - Timnas Indonesia memasuki fase menarik jelang FIFA Series 2026 dengan komposisi skuad yang diisi banyak pemain muda potensial. Situasi ini memberi keuntungan besar bagi pelatih John Herdman dalam meracik tim yang kompetitif.

Dari 41 nama yang masuk daftar sementara, kombinasi pemain senior dan muda terlihat seimbang. Namun, kekuatan utama justru terletak pada deretan pemain berusia di bawah 25 tahun yang tersebar di semua lini.

Rerata usia 25,8 tahun menunjukkan Timnas Indonesia berada di fase emas untuk berkembang. Hal ini membuka peluang besar untuk membentuk fondasi tim jangka panjang yang solid.

Kiper Muda Siap Tantang Senior

Kiper Muda Siap Tantang Senior

Risto Mitrevski (kiri) dan Ernando Ari ketika Persebaya Surabaya melawan PSIM Yogyakarta di BRI Super League 2025/2026 di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Jumat (8/8/2025) (c) Bola.com/Abdul Aziz

Di sektor penjaga gawang, Herdman memasukkan Ernando Ari dan Cahya Supriadi yang tampil konsisten di level klub. Keduanya menjadi representasi regenerasi yang berjalan cukup baik.

Namun, posisi utama tetap mengarah pada Emil Audero dan Maarten Paes yang memiliki pengalaman di kompetisi Eropa. Persaingan ini membuat kualitas di bawah mistar semakin kompetitif.

Menariknya, Cyrus Margono tidak masuk dalam daftar meski memiliki pengalaman di luar negeri. Keputusan ini menunjukkan Herdman lebih memprioritaskan performa terkini.

Bek Muda, Kombinasi Fisik dan Jam Terbang

Bek Muda, Kombinasi Fisik dan Jam Terbang

Aksi Elkan Baggott bersama Timnas Indonesia (c) Bola.net/Bagaskara Lazuardi

Kembalinya Elkan Baggott menjadi salah satu kejutan dalam daftar sementara. Bek berusia 23 tahun itu kembali membuka peluang memperkuat lini pertahanan.

Ia akan bersaing dengan Justin Hubner yang tampil reguler di Belanda serta Rizki Ridho yang terus berkembang. Kolaborasi dengan Jay Idzes dan Kevin Diks membuat lini belakang semakin solid.

Dengan kedalaman ini, Herdman memiliki banyak opsi untuk menentukan formasi terbaik. Variasi gaya bermain juga bisa diterapkan sesuai kebutuhan pertandingan.

Lini Tengah Penuh Energi Baru

Lini Tengah Penuh Energi Baru

Para pemain Timnas Indonesia melakukan pemanasan dalam latihan di Jakarta menjelang Putaran Ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 (c) Bola.com/Bagaskara Lazuardi

Nama Tim Geypens menjadi salah satu wajah baru yang menarik perhatian. Pemain berusia 20 tahun itu mencatat performa cukup baik bersama FC Emmen.

Selain itu, Nathan Tjoe-A-On dan Ivar Jenner turut menghadirkan persaingan ketat di lini tengah. Kombinasi ini memberi fleksibilitas dalam membangun permainan.

Kehadiran pemain muda di sektor ini membuat Timnas Indonesia lebih dinamis. Transisi dari bertahan ke menyerang bisa berjalan lebih cepat.

Persaingan Sengit di Lini Depan

Persaingan Sengit di Lini Depan

Aksi Eliano Reijnders bersama Persib Bandung di BRI Super League 2025/26 (c) ileague.id

Di sektor sayap, Herdman memiliki banyak pilihan pemain muda dengan kecepatan dan kreativitas tinggi. Eliano Reijnders, Witan Sulaeman, Doni Tri Pamungkas, dan Beckham Putra siap bersaing.

Egy Maulana Vikri, Victor Dethan, dan Adrian Wibowo juga menawarkan kualitas yang tak kalah menjanjikan. Kompetisi internal ini akan meningkatkan standar performa tim.

Untuk posisi striker, Ole Romeny mendapat tantangan serius dari Ramadhan Sananta, Hokky Caraka, dan Jens Raven. Persaingan ketat ini memastikan tidak ada pemain yang berada di zona nyaman.

Dengan stok melimpah di semua lini, Herdman memiliki ruang eksplorasi yang luas. FIFA Series 2026 bisa menjadi panggung awal untuk melihat potensi penuh Timnas Indonesia.

Disadur dari: Bola.com/Gatot Sumitro/Yus Mei Sawitri, 18 Maret 2026