FOLLOW US:


Timnas Indonesia U-23 Bisa Belajar Dari Malaysia Ketika Lawan UEA, Kok Bisa?

23-08-2018 14:30
Timnas Indonesia U-23 Bisa Belajar Dari Malaysia Ketika Lawan UEA, Kok Bisa?
Stefano Lilipaly (tengah) merayakan golnya untuk Timnas U-23 © Inasgoc/Antara

Bola.net - Timnas Indonesia U-23 akan memulai perjuangan mereka di babak 16 besar cabor sepakbola Asian Games 2018 melawan Uni Emirat Arab. Pertandingan ini akan digelar di Stadion Wibawa Mukti, Cikarang, Jumat (24/8) besok sore.

Sebelum bentrokan terjadi, sekadar pengingat perihal tim lawan. UEA sejatinya "tak masuk" kontestan cabor Asian Games 2018. Hal itu jika mengacu pada drawing pertama yang dilakukan Panpel Asian Games 2018 (INASGOC) beserta OCA dan AFC pada 5 Juli 2018.

Ketika itu, UEA dan Palestina tak masuk daftar. Namun, dua negara itu protes, menyatakan sudah mendaftar namun tak ikut diundi. Mereka protes. Protes diterima, undian ulang dilakukan pada 25 Juli 2018 di Kuala Lumpur, Malaysia.

UEA dan Palestina masuk daftar kontestan. Palestina masuk di Grup A bersama Timnas Indonesia U-23 sedangkan UEA masuk Grup E bersama Malaysia, Kirgizstan, Bahrain, dan Korea Selatan.

Namun, setelah Irak menyatakan mundur, UEA pindah ke Grup C, mengisi slot Irak yang mengundurkan diri, bersama China, Timor Leste, dan Suriah.

Di fase penyisihan Grup C, UEA menduduki peringkat ketiga dengan perolehan poin tiga, hasil tiga pertandingan, dengan memasukkan lima gol dan kebobolan empat gol.

Tim asuhan pelatih Magiet Skorza itu melaju ke fase gugur dari jalur satu di antara empat tim berperingkat ketiga terbaik.

Hal lain, sebelum bertolak ke Indonesia dan terjun di Asian Games 2018, UEA melakukan uji coba melawan Malaysia, yang juga disiapkan untuk Asian Games 2018.

Uji coba melawan Malaysia digelar di Stadion Shah Alam, Selangor, 10 Agustus 2018. Hasilnya, UEA kalah 0-2.

Namun, bukan kekalahan yang jadi sorotan melainkan insiden keributan massal yang terjadi dalam uji coba terakhir kedua tim jelang Asian Games 2018 itu.