
Bola.net - Tidak sepertinya biasanya, Liverpool tidak menunjukkan performanya secara maksimal pada musim ini. Hal ini membuat mereka harus keluar dari zona empat besar Premier League.
The Reds kali ini berada di posisi peringkat lima klasemen Premier League. Musim ini, pasukan Jurgen Klopp mengalami 19 kemenangan, sembilan seri, dan sembilan kekalahan.
Dari 36 pertandingan, Liverpool hanya mampu mengumpulkan 66 poin saja. Hanya terpaut empat poin dari Newcastle yang juga mendapat 19 kemenangan, namun berada di posisi keempat.
Tentu hal ini sangat disayangkan karena The Reds tidak akan mengikuti ajang Liga Champions. Padahal pada musim 2018/2019 lalu, Liverpool mampu membawa pulang trofi Kuping Besar itu.
Kini, The Reds harus fokus ke ajang lainnya, Liga Europa. Lalu bagaimana 4 musim Liverpool ketika tampil di Liga Europa? Yuk simak selengkapnya di bawah ini.
2010/2011: Babak 16 Besar
Pada musim 2009/2010, Liverpool finish di peringkat tujuh yang membuat mereka bermain di Liga Europa. The Reds memenangkan fase grup bersama Napoli.
Mereka melaju ke babak 16 besar setelah mengalahkan Sparta Prague di leg kedua yang sebelumnya seri di leg pertama. Namun perjalanan Liverpool di Liga Europa harus berhenti karena kalah 1-0 dari klub Portugal, Braga. Hingga leg kedua, The Reds belum bisa membalikkan keadaan.
2012/2013: Babak 32 Besar

Setelah memenangkan Piala Liga 2011/2012, Liverpool resmi bermain di Liga Europa. Mereka secara mudah lolos dari babak kualifikasi ketiga.
Pada fase grup, pasukan dari Anfield ini juga menjadi juara grup A. Hingga babak 32 besar, The Reds harus pamit setelah kalah dari klub Rusia, Zenit Saint Petersburg.
Liverpool tertinggal 2-0 di leg pertama dan mendapat agregat 3-3 ketika bermain leg kedua di Anfield.
Babak 2014/2015: Babak 32 Besar

Musim 2014/2015 ini Liverpool bermain di Liga Champions dan Liga Europa. Ini memang bukan musim yang baik di Anfield.
Setelah tersingkir dari fase grup Liga Champions, The Reds juga langsung tersingkir dari babak 32 besar Liga Europa. Mereka sempat unggul di leg pertama dari klub asal Turki, Besiktas. Namun seri agregat di leg kedua dan kalah dalam penalti.
Musim ini juga menjadi musim terakhir bersama kapten dan top skor mereka, Steven Gerrard.
2015/2016: Final

Liverpool memulai Liga Europa musim ini dengan menjuarai fase grup. Kemudian di fase babak 32 besar, The Reds mengalahkan klub Jerman, FC Augsburg dengan bermodal satu gol pada leg kedua.
Pada 16 besar, bertemu sesama wakil Inggris, Manchester United dan memenangkan agregat 3-1. Kemudian bertemu Borussia Dortmund di perempat final dan menang dengan agregat 5-4.
Selanjutnya Liverpool bertemu wakil Spanyol, Villareal yang sempat unggul di leg pertama, namun mampu dikalahkan dengan tiga gol di leg kedua. Hingga final, The Red bertemu wakil Spanyol lainnya yang menjadi juara bertahan, Sevilla, sayangnya mereka kalah dengan skor 1-3.
Sumber: liverpoolfc.com, wikipedia
Penulis: Etza Niki Thalita (Peserta Magang Merdeka 2023)
Baca Ini Juga ya Bolaneters:
- Pernah Jadi Andalan Liverpool, Ini yang Paling Dikagumi Klopp dari Firmino
- Jadwal Lengkap Premier League 2022/2023 di SCTV dan Vidio
- Lolos Liga Champions Musim Depan, Bruno Fernandes Sebut MU Belum Puas!
- MU Lolos ke UCL dan Liverpool Tidak, Bruno Fernandes Full Senyum
- Update Klasemen Premier League 2022/2023
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Inggris 25 Maret 2026 14:04 -
Editorial 25 Maret 2026 13:37 -
Liga Inggris 25 Maret 2026 13:28Bek Masa Depan Timnas Jerman Ini Jadi Pengganti Luke Shaw di MU?
LATEST UPDATE
-
Liga Spanyol 25 Maret 2026 14:43 -
Liga Spanyol 25 Maret 2026 14:31 -
Liga Italia 25 Maret 2026 14:20 -
Liga Inggris 25 Maret 2026 14:08 -
Liga Inggris 25 Maret 2026 14:04 -
Liga Eropa Lain 25 Maret 2026 13:57
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
- Michael Carrick Buka Sinyal Transfer, Ini 8 Winger...
- Rodrygo Masuk Daftar, Ini Starting XI Pemain yang ...
- Chelsea Terancam Jual Superstar, 5 Nama Besar yang...
- 7 Bintang Dunia yang Bisa Gabung MLS di 2026, Term...
- 5 Perebutan Transfer Panas Man Utd vs Man City: Si...
- Juara Bukan Jaminan Aman: 5 Manajer yang Dipecat S...
- 3 Alasan Malick Diouf Layak Jadi Target MU di 2026...

















:strip_icc()/kly-media-production/medias/5513586/original/021251700_1772026737-IMG-20260225-WA0089.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5473355/original/050528300_1768432614-000_92QQ6UW.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5537330/original/010483800_1774420484-1001114660.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5537219/original/043132100_1774414343-learnmore_jonasi.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5537275/original/021428400_1774416921-12985bd8-d561-4509-8013-68163a963381__1_.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5537191/original/000141900_1774413571-Update_iOS_26_4_01.jpg)
