Dear AC Milan, Kamu Harusnya Malu Dengan Dirimu Sendiri

Dear AC Milan, Kamu Harusnya Malu Dengan Dirimu Sendiri
Skuad AC Milan merayakan gol ke gawang Rennes di leg 2 playoff fase gugur Liga Europa 2023/24 di Roazhon Park, Jumat (23/02/2024). (c) AP Photo/Mathieu Pattier

Bola.net - AC Milan memang sukses melaju ke babak 16 besar Liga Europa 2023/2024 tapi hasil itu tak membuat fans mereka bisa tersenyum lebar.

Milan berduel lawan Rennes di leg kedua playoff fase gugur Liga Europa 2023/2024 di Roazhon Park, Jumat (23/02/2024) dini hari WIB. Rossoneri bertamu ke Prancis dengan keunggulan 3-0 di leg pertama di San Siro.

Milan memang bermain serius. Tapi mereka tetap dikejutkan oleh perlawanan Rennes.

Rennes sempat unggul dua kali. Tapi dua kali Milan bisa menyamakan skor. Tapi pada akhirnya sang tuan rumah bisa menang dengan skor 3-2.

Milan memang kalah. Tapi mereka tetap bisa lolos ke babak berikutnya dengan agregat 5-3 atas Rennes.

Hasil itu ternyata tak membuat fans Milan puas. Mereka lantas mengecam Rossoneri. Simak saja ketikan-ketikan mereka di bawah ini Bolaneters.

Ada yang Muji Ternyata

"Bagus AC Milan!"

Jalan ke Dublin

Minimal Malu lah

"Malu pada dirimu sendiri!!"

Benerin Lini Pertahanan

"Tapi kemudian Anda juga harus memenangkannya. Semoga. Dengan memperbaiki kesenjangan pertahanan."

Memalukan

"Pertandingan yang memalukan."

Gatau Malu

"Pendirian yang gatau malu."

Sama Klub Kecil Aja Kerepotan

"sangat menyedihkan menyaksikan milan bermain untuk 2 pertandingan terakhir, 2 klub kecil benar-benar mengungguli kami…."

Selebrasi Ikonik

"Sebuah selebrasi ikonik untuk menunjukkan betapa hebatnya panutan telah berdampak pada kehidupannya sebagai pemain."

Selamat!

"Selamat!! Semoga sukses untuk putaran selanjutnya dan sisa kompetisi."

Dah Cukup

"Sayang sekali ini adalah kinerja yang memalukan. Pioli harus dipecat bulan ini, sudah cukup!"

Alasan Pecat Pioli

"Kalah dari Rennes sudah cukup untuk memecat Pioli."

Menjijikkan

"7 gol dalam 4 hari dari 2 tim yang tujuan musimannya adalah keselamatan. Kalian menjijikkan, kalian semua. Klub, pelatih, dan ayah-ayah bodoh di lapangan."

"Hanya warna Milan yang tersisa, atau lebih tepatnya tidak akan ada lagi dalam waktu dekat"