
Bola.net - Fiorentina berhasil meraih kemenangan meyakinkan 3-0 saat menghadapi Polissya Zhytomyr vs Fiorentina di leg pertama babak play-off Liga Konferensi Eropa, Jumat (22/8/2025) dini hari WIB. Hasil ini menjadi modal berharga bagi La Viola untuk melangkah ke babak selanjutnya dengan penuh percaya diri.
Meskipun Polissya Zhytomyr bertindak sebagai tuan rumah, laga ini tetap berjalan menarik dengan dominasi tim tamu yang terlihat jelas sejak awal pertandingan.
Tiga gol kemenangan Fiorentina dicetak oleh Moise Kean, Robin Gosens, dan Albert Gudmundsson. Namun, jalannya pertandingan juga diwarnai insiden kartu merah yang diterima oleh Moise Kean, menambah drama di lapangan yang tidak terduga.
Kean diusir lapangan di akhir babak pertama, membuat Fiorentina harus bermain dengan sepuluh pemain. Meski begitu, La Viola tetap mampu tampil solid dan mempertahankan keunggulan mereka hingga peluit panjang dibunyikan, menunjukkan ketangguhan mental tim.
Dominasi Awal dan Gol Cepat La Viola
Skuad asuhan Stefano Pioli tidak membuang waktu dan langsung menunjukkan intensitas tinggi sejak awal pertandingan. Mereka berhasil membuka keunggulan cepat melalui penyerang andalan, Moise Kean, yang tampil tajam di lini depan.
Gol Moise Kean tercipta pada menit ke-8, memberikan awal yang sempurna bagi La Viola di kandang lawan. Keunggulan ini sontak membuat para pemain Fiorentina semakin percaya diri dalam melancarkan setiap serangan mereka ke pertahanan lawan.
Tak lama berselang, Robin Gosens berhasil menggandakan keunggulan Fiorentina di menit ke-32. Gol kedua ini semakin mempertegas dominasi tim tamu di paruh pertama, membuat Polissya Zhytomyr kesulitan mengembangkan permainan dan tertekan di wilayah sendiri.
Serangan Fiorentina terus mengancam pertahanan Polissya Zhytomyr sepanjang babak pertama. Mereka mampu menciptakan banyak peluang berbahaya, memaksa kiper lawan bekerja keras mengamankan gawangnya dari kebobolan lebih lanjut.
Insiden Kartu Merah dan Ketangguhan Sepuluh Pemain
Menjelang akhir babak pertama, sebuah insiden mengejutkan terjadi yang mengubah dinamika pertandingan secara drastis. Penyerang Fiorentina, Moise Kean, harus diusir wasit dari lapangan setelah terlibat insiden dengan pemain lawan.
Kean diganjar kartu merah langsung setelah menyikut lawan, meskipun ia sempat merasa frustrasi karena ditarik dan rambutnya dijambak. Keputusan ini membuat Fiorentina harus bermain dengan sepuluh pemain sepanjang babak kedua, sebuah tantangan besar yang harus mereka hadapi dengan strategi baru.
Banyak pihak yang mengira Fiorentina akan kesulitan mempertahankan keunggulan dengan kekurangan satu pemain di lapangan. Namun, La Viola justru mampu menambah satu gol lagi melalui Albert Gudmundsson pada menit ke-69.
Gol ketiga tersebut membuktikan ketangguhan mental dan taktik skuad Fiorentina di bawah tekanan yang luar biasa. Mereka berhasil mempertahankan keunggulan 3-0 hingga akhir pertandingan.
Kemenangan telak 3-0 ini memberikan Fiorentina keuntungan agregat yang sangat besar menjelang leg kedua. Mereka kini memiliki posisi yang sangat nyaman untuk memastikan tiket ke babak selanjutnya di kompetisi Eropa ini, terutama karena leg kedua akan dimainkan di kandang sendiri.
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Italia 1 Juni 2026 13:30Alisson Gagal, Juventus Kejar Mantan Kiper Manchester United Ini
-
Liga Italia 18 Mei 2026 08:46Mental Juventus Lembek, dan Layak Disoraki Suporter Sendiri
LATEST UPDATE
BERITA LAINNYA
SOROT
-
Liputan6 5 Juni 2026 23:59Razia di Alexa Suites and Lounge, Polisi Sita Ratusan Vape Etomidate
-
Liputan6 5 Juni 2026 22:03Timnas Indonesia Sikat Oman, 4 Pemain Curi Perhatian
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
Chelsea Era Baru: 5 Bintang yang Bisa Bersinar di ...
Masa Depan Marcus Rashford Menggantung! 5 Klub Ini...
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tingga...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...
















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7858391/original/037437500_1780682716-def4b704-7d56-4bfc-b6ae-001232c7bb58.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5405689/original/016785800_1762495362-daa8e71a-aea2-4d67-b5fa-242e6c7467b5.jpg)
:strip_icc():format(webp):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,573,20,0)/kly-media-production/medias/7845662/original/097107000_1780668046-20260605BL_Timnas_Indonesia_Vs_Oman_FIFA_Matchday_2026-03.jpg.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7851333/original/088695500_1780674474-352358.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/826788/original/068129800_1538825965-002716100_1426131106-1842092shutterstock-175158260780x390__1_.jpg)
:strip_icc():format(webp):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,573,20,0)/kly-media-production/medias/7847078/original/022355100_1780669520-20260605AA_Timnas_Indonesia_vs_Oman-04.JPG)
