
Bola.net - Tottenham ternyata pernah menjuarai Liga Europa, bahkan dua kali! Final Liga Europa musim 2024/2025 akan jadi final keempat bagi Tottenham dan ada cerita tentang eks pelatih Timnas Indonesia di sana.
Tottenham akan berjumpa Manchester United di final Liga Europa musim 2024/2025. Laga Tottenham vs MU akan dimainkan di Stadion San Mame pada Kamis (21/5) mulai pukul 02.00 dini hari WIB, live di SCTV dan Vidio.
Tottenham memang cukup lama tidak meraih trofi juara. Berbagai upaya dilakukan untuk meraih gelar. Jose Mourinho dan Antonio Conte didatangkan untuk menunjukkan daya magis mereka. Namun, dua pelatih top itu gagal menyudahi dahaga gelar klub berjuluk The Lily White tersebut.
Harry Kane, yang pernah jadi ikon klub, harus berganti jersey untuk meraih trofi mayor. Harry Kane menyudahi kutukan tanpa trofi juara setelah memenangkan Bundesliga bersama Bayern Munchen pada musim 2024/2025.
Tottenham dan Trofi Liga Europa

Meskipun belakangan dikenal sebagai klub yang sulit meraih trofi, Tottenham punya sejarah panjang dan era gemilang. Pada musim 1960/61, Tottenham memenangkan gelar First Division yang kini dikenal dengan nama Premier League.
Bukan hanya pada level domestik, Tottenham juga punya gelar pada level Eropa. Klub yang berasal dari London Utara itu jadi juara UEFA Winners Cup (1962/63) dan UEFA Cup (1971–72 dan 1983–84).
Nah, UEFA Cup adalah nama lama dari Liga Europa atau UEFA Europa League. Jadi, Tottenham punya dua gelar Liga Europa adalah fakta. Hanya saja, ketika mereka juara, turnamen ini masih memakai nama dan format lama.
Tottenham, Final Liga Europa, dan Eks Pelatih Timnas Indonesia

Sepanjang sejarah, termasuk pada format dan nama lama, Tottenham tercatat tiga kali masuk final. Selain dua momen juara di atas, Tottenham juga pernah masuk final pada edisi 1973/74 yang lalu. Saat itu, mereka berjumpa Feyenoord di final.
Laga final dimainkan dengan sistem dua leg. Tottenham bermain imbang 2-2 pada leg pertama di White Hart Lane. Sedangkan, pada leg kedua, Tottenham kalah 0-2. Salah satu gol yang masuk ke gawang Tottenham pada leg kedua dicetak Wim Rijsbergen, eks pelatih Timnas Indonesia.
Pada final edisi 1972, Tottenham menang 3-2 secara agregat atas Wolverhampton. Sedangkan, pada edisi 1984, Tottenham menjadi juara lewat babak adu penalti setelah bermain imbang 2-2 secara agregat melawan Anderlecht.
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Inggris 20 April 2026 05:17Hasil Lengkap, Klasemen, Jadwal dan Top Skor Premier League 2025/2026
-
Liga Inggris 19 April 2026 16:38Jadwal Liga Inggris Pekan Ini Live di SCTV dan Vidio, 18-21 April 2026
-
Liga Inggris 19 April 2026 10:37Bruno Fernandes Bongkar Rasa Puasnya Usai duel Chelsea vs Man Utd
LATEST UPDATE
-
Lain Lain 20 April 2026 08:00 -
Liga Inggris 20 April 2026 07:00 -
Liga Inggris 20 April 2026 05:17 -
Liga Inggris 20 April 2026 04:52 -
Liga Inggris 20 April 2026 04:40 -
Liga Eropa Lain 20 April 2026 04:25
HIGHLIGHT
- Italia Cari Pelatih Baru: 7 Kandidat Pengganti Gen...
- 3 Bintang Manchester United yang Absen di Piala Du...
- Starting XI Pemain Termahal yang Absen di Piala Du...
- Bukan Cuma Lewandowski, Ini Deretan Bintang Top ya...
- Tanpa Italia hingga Nigeria, Ini Tim Besar yang Ab...
- 3 Alternatif Murah Julian Alvarez untuk Barcelona ...
- 5 Pencapaian Luar Biasa Mohamed Salah di Liverpool...

















:strip_icc()/kly-media-production/medias/2872441/original/051482100_1564935670-KERETA_API-Muhamad_Ridlo.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5559113/original/001398500_1776517033-IMG_2112.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5559802/original/076108700_1776642162-WhatsApp_Image_2026-04-20_at_06.08.55.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5003462/original/003045000_1731476528-1.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5559784/original/001111300_1776637975-IMG_20260419_192305.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5559646/original/028282400_1776603398-Prabowo_Magelang.jpg)
