Prancis

09-06-2010 18:01

Bola.net - Prancis lolos ke putaran final Piala Dunia 2010 melalui jalur playoff. Karena itu di Afrika Selatan nantinya mereka harus membuktikan kalau mereka memang pantas berlaga di putaran final.

Leg kedua playoff kualifikasi Zona Eropa antara Prancis melawan Republik Irlandia (18/11) bakal diingat sebagai salah satu skandal terburuk Piala Dunia. Publik sepak bola dunia tidak bisa memaafkan Prancis dan Thierry Henry. Gol William Gallas dari assist Henry yang jelas-jelas handball mengundang kecaman luas. Negeri anggur itu dianggap tidak layak lolos ke Afrika Selatan.

Publik menyangsikan kekuatan juara Piala Dunia 1998 tersebut. Rekor kualifikasi mereka sangat buruk, hanya menang 1-0 atas Kepulauan Faroe dan berkali-kali ditahan imbang oleh tim harusnya bisa mereka tundukkan.

Prancis sekarang dianggap mengalami lost generation. Era generasi emas 1998 sudah berlalu. Mundurnya Zidane, Fabient Barthez, Laurent Blanc dan Lilian Thruman dari timnas tidak bisa diteruskan dengan baik oleh Henry dan rekan-rekannya sekarang. Padahal mereka menjadi bintang di klub masing-masing. Bersama mereka, Prancis mencapai titik terendah pada Euro 2008, saat tidak mampu lolos dari fase grup.

Harapan sempat muncul dengan munculnya Franck Ribery. Dia menjadi penghubung antara lini tengah dan depan. Tidak hanya itu Ribery seringkali menjadi pemersatu di ruang ganti. Tapi akibatnya Prancis jadi terlalu tergantung padanya. Prancis menjadi kalang-kabut saat ditinggal sang bintang.

Kekuatan Prancis dianggap belum banyak berubah dari Piala 2008. Tim Ayam Jantan ini memang masih diperkirakan akan lolos ke 16 besar, namun semakin sedikit yang mengunggulkannya menjadi juara. Butuh inovasi baru dari Raymond Domenech, agar bisa menembus lebih dari perempat final. (bola/dod)


Update Terbaru