Budgeting Cap Klub Akan Kembali Dinaikkan

Budgeting Cap Klub Akan Kembali Dinaikkan
Widjajanto (c) Ligaprimer.co.id
- Banyaknya klub yang menolak rencana adanya budgeting cap atau kebutuhan belanja pemain dan kebutuhan lain setiap klub pada Liga Super, membuat PSSI melakukan revisi.

Sebelumnya, PSSI melalui PT Liga Prima Indonesia (LPI), memberlakukan batasan belanja klub dalam satu musim yakni sebesar Rp15 miliar, namun hal tersebut dinilai tidak sesuai, karena selama ini klub-klub mengeluarkan dana lebih dari itu.

"Budgeting cap sebetulnya sangat melindungi klub. Dengan sistem ini kemampuan klub akan sama rata. Tidak ada yang kaya sekali dan tidak ada yang miskin sekali," ujar CEO PT Liga Prima Indonesia, .

Menurutnya, jika dilihat dari jumlah klub yang akan turun pada kompetisi profesional level satu yang telah ditetapkan PSSI yaitu 24 klub, maka budgeting cap akan dinaikkan antara Rp18-20 miliar untuk masing-masing klub.

"Intinya setiap klub harus memakai hukum bisnis. Semua pengeluaran dan pemasukan harus dikontrol dengan baik," katanya menambahkan.

Sementara itu, mengenai draf regulasi liga atau lebih dikenal dengan manual liga, Widjajanto mengungkapkan bahwa saat ini telah siap dan hanya menunggu keputusan pengesahan dari Komite Eksekutif PSSI.

"Semuanya sudah ada, tinggal menunggu pengesahan saja. Selain regulasi kami juga telah mengajukan draf jadwal pertandingan," katanya menegaskan.

"Kami siapkan jadwal pertandingan untuk 18 klub, 20 klub, 22 klub dan 24 klub. Semuanya telah disesuaikan termasuk dengan kegiatan FIFA, AFC, SEA Games maupun puasa," tandasnya.

Jika tetap kompetisi tertinggi tetap 24 klub, kata dia, maka akan ada 552 pertandingan. Jika kick off 15 Oktober maka kompetisi musim ini diperkirakan berakhir 20 atau 24 November 2012. (ant/end)

Berita Terkait