
Bola.net - Pemain PSM Makassar sudah hampir dua pekan mogok latihan. Hal ini dilakukan sebagai bentuk kekecewaan karena gaji mereka terus menunggak. Sekarang, sudah dua bulan lebih gaji Andi Oddang dkk belum jua dibayarkan.
Makanya, meski manajemen PT Pagolona Sulawesi Mandiri (PSM) sudah membujuk dan berjanji akan segera membayar gaji, tapi mereka tetap bergeming. Karena itulah, pemain ingin bertemu dengan Ketua Umum PSM Makassar, Sadikin Aksa, dan CEO PT PSM, Rully Habibie.
Ternyata, selain masalah tertunggaknya gaji, ada kekhawatiran tersendiri pada pemain yang membuat mereka masih mogok latihan. Hal ini juga yang ingin ditanyakan langsung oleh pemain kepada Sadikin dan Rully.
Media Officer PSM, Andi Widya Syadzwina, mengungkapkan bahwa bukan hanya keterlambatan gaji yang menjadi alasan utama pemain mogok latihan. Tapi, ketakutan akan adanya determinasi gaji.
"Mereka ingin mendengar langsung dari Pak Sadikin dan Pak Rully bahwa tidak ada lagi diterminasi gaji. Jangan sampai gaji terlambat berlarut-larut dan ujung-ujungnya diberlakukan determinasi gaji," kata Wina.
"Inilah maksud pemain ingin bertemu Pak Sadikin dan Pak Rully secara bersamaan. Mereka ingin memastikan hal itu," lanjutnya.
Para pemain memang masih trauma dengan jalan diterminasi gaji yang dialami musim lalu. Pemain akhirnya harus menerima diterminasi gaji sebagai penyelesaian masalah gaji yang sempat tertunggak empat bulan.
Sebelumnya, Andi Oddang menyatakan tidak ingin masalah diterminasi gaji kembali terulang. Karena itu, mogok latihan adalah jawaban atas kekecewaan mereka.
"Kami akan terus mogok latihan sampai ada kejelasan gaji. Kami sudah trauma kejadian musim lalu. Gaji kami menunggak dan ujung-ujungnya determinasi. Kami tidak ingin hal itu terulang lagi, keluarga kami butuh yang," ujar Andi Oddang. (nda/mac)
Makanya, meski manajemen PT Pagolona Sulawesi Mandiri (PSM) sudah membujuk dan berjanji akan segera membayar gaji, tapi mereka tetap bergeming. Karena itulah, pemain ingin bertemu dengan Ketua Umum PSM Makassar, Sadikin Aksa, dan CEO PT PSM, Rully Habibie.
Ternyata, selain masalah tertunggaknya gaji, ada kekhawatiran tersendiri pada pemain yang membuat mereka masih mogok latihan. Hal ini juga yang ingin ditanyakan langsung oleh pemain kepada Sadikin dan Rully.
Media Officer PSM, Andi Widya Syadzwina, mengungkapkan bahwa bukan hanya keterlambatan gaji yang menjadi alasan utama pemain mogok latihan. Tapi, ketakutan akan adanya determinasi gaji.
"Mereka ingin mendengar langsung dari Pak Sadikin dan Pak Rully bahwa tidak ada lagi diterminasi gaji. Jangan sampai gaji terlambat berlarut-larut dan ujung-ujungnya diberlakukan determinasi gaji," kata Wina.
"Inilah maksud pemain ingin bertemu Pak Sadikin dan Pak Rully secara bersamaan. Mereka ingin memastikan hal itu," lanjutnya.
Para pemain memang masih trauma dengan jalan diterminasi gaji yang dialami musim lalu. Pemain akhirnya harus menerima diterminasi gaji sebagai penyelesaian masalah gaji yang sempat tertunggak empat bulan.
Sebelumnya, Andi Oddang menyatakan tidak ingin masalah diterminasi gaji kembali terulang. Karena itu, mogok latihan adalah jawaban atas kekecewaan mereka.
"Kami akan terus mogok latihan sampai ada kejelasan gaji. Kami sudah trauma kejadian musim lalu. Gaji kami menunggak dan ujung-ujungnya determinasi. Kami tidak ingin hal itu terulang lagi, keluarga kami butuh yang," ujar Andi Oddang. (nda/mac)
Advertisement
Berita Terkait
-
Bola Indonesia 29 Juni 2015 10:55Asprov PSSI Jateng: Oknum LPI Dalang Kisruh Sepakbola Nasional
-
Bola Indonesia 11 Juni 2014 14:35Menpora Dorong PSSI Berikan Jalan Keluar Bagi Litvinov
-
Bola Indonesia 9 Juni 2014 10:48Tiga Bulan Tak Digaji, Pemain Rusia Ini Jualan Jus di Solo
LATEST UPDATE
-
Liga Spanyol 27 Juli 2026 05:37Real Madrid Sepakat Rekrut Yan Diomande, Tinggal Tunggu Tes Medis
-
Liga Spanyol 27 Juli 2026 02:32Dilema Real Madrid Menentukan Nasib Gonzalo Garcia
BERITA LAINNYA
-
indonesia 26 Juli 2026 18:29Debut Igor Tolic, Rasa Bojan Hodak
SOROT
-
Liputan6 26 Juli 2026 21:01
Pecatan TNI di Makassar Curi Ventilator Rumah Sakit
-
Liputan6 26 Juli 2026 20:56Enam Dapur MBG di Lampung Disetop, Dua Diduga Terkait Siswa Keracunan
-
Liputan6 26 Juli 2026 20:43Prajurit TNI Gugur Tertembak saat Bantu Polisi Tangkap Bandar Narkoba
-
Liputan6 26 Juli 2026 19:37Polisi Selidiki Kematian Pria Bernama Sutrimo di Kebayoran Baru
-
Liputan6 26 Juli 2026 19:06Dua Kubu Keraton Surakarta Respons Petisi Tes DNA
MOST VIEWED
Prediksi Piala Presiden 2026: Persib vs Arema FC 25 Juli 2026
Kabar Duka! Legenda PSS dan PSIM, Fajar Listiyantara Berpulang ke Sang Pencipta
Perjalanan Sofie Imam Faizal Bawa Timnas U-17 Indonesia ke Piala Dunia: Membangun Generasi Emas dengan Pendekatan Ilmiah
Prediksi Piala Presiden 2026: Persebaya vs Persija 26 Juli 2026
HIGHLIGHT
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barc...
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di ...
Dari Pele hingga Gilberto Mora, Inilah 10 Pemain T...
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraol...
4 Bek Top yang Jadi Target Real Madrid pada Bursa ...
Man United atau Fenerbahce? 5 Klub yang Bisa Jadi ...
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9306859/original/050885800_1784909804-WhatsApp_Image_2026-07-24_at_23.09.49.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9307772/original/023712800_1785073446-joko-bidhumas-preskon-pom.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9307760/original/057476700_1785070672-1001074966.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4377042/original/022257900_1680153407-ilustrasi_mayat.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5413293/original/034381100_1763120241-Keraton_Surakarta.jpeg)

